Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, March 21, 2022

12909. RASULULLAH HANCURKAN RATUSAN BERHALA DI KAKBAH

 



 

 

RASULULLAH HANCURKAN RATUSAN BERHALA DI KAKBAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

Pada tahun ke-8 HijrIah.

 

 Rasulullah umur 61 tahun.

 

Nabi dan 10.000 tentara Islam.

Berangkat dari Madinah ke Mekah.

 

 

Kota Madinah dipimpin Abu Ruhm Ghifari.

 

Pasukan tiba di DzuTuwa.

 

Rasululah membagi pasukan Islam dalam 3 kelompok.

 

1.      Sayap kanan.

Dipimpin Khalid bin Walid.

 

Bersama Bani Aslam, Sulaim, Ghifari, Muzainah, Juhinah.

Dan lainnya.

 

Mereka masuk Mekah.

Lewat dataran rendah.

 

Rasulullah bersabda,

 

”JIka ada orang Quraisy menghalangi.

Maka perangi mereka.

 

Dan tunggu aku di bukit Safa.”

 

 

2.      Sayap kiri.

Dipimpin   Zubair bi Awwan.

 

Membawa bendera Rasulullah.

 

Bertulisan “Lailahaillallah Muhammad Rasulullah”.

 

Mereka masuk Mekah.

Lewati dataran tinggi.

Dari arah Kada.

 

 Rasulullah bersabda,

 

”Tancapkan bendera ini di Al-Hajun.

 

Dan jangan meninggalkan tempat itu.

Sampai aku tiba di sana.”

 

3.      Sayap tengah.

Dipimpin    Abu Ubaidah.

 

Pasukan tanpa senjata perang.

 

Masuk Mekah.

Lewat tengah lembah.

 

Mereka berada di depan Rasulullah.

 

 

RASULULLAH MASUK MEKAH

 

Rasulullah dan pasukan Islam.

Berhasil menguasai kota Mekah.

 

Dengan damai.

Tanpa perlawanan berarti. 

 

Rasulullah memcium Hajar Aswad.

Tawaf keliling Kakbah.

 

Sambil memegang sebuah busur panah.

 

Rasulullah tawaf menunggang unta.

Dan tidak memakai kain ihram.

 

Rasulullah menunjuk dengan busur panahnya.

Ke arah 360 berhala.

 

Sambil mengucapkan ayat-ayat Al-Quran.

 

 

Al-Quran  surah Al-Isra (surah ke-17) ayat 81.

 

وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۚ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا

 

      Dan katakan: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil adalah sesuatu yang pasti lenyap.

 

 

 Al-Quran  surah Saba (surah ke-34) ayat 49

 

قُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَمَا يُبْدِئُ الْبَاطِلُ وَمَا يُعِيدُ

     

      Katakan: "Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi".

 

 

Seketika itu.

Semua berhala di sekitar Kakbah.

Berjatuhan di depan  Rasulullah.

 

 

 Rasulullah memerintahkan Usman bin Talhah.

 

Untuk membuka pintu Kakbah.

 

 

 Rasulullah masuk dalam Kakbah.

 

 Terlihat berbagai gambar.

 

Seperti gambar Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

 

Yang sedang membagi undian.

 

Rasulullah bersabda,

 

”Demi Allah.

Nabi Ibrahim tidak pernah mengundi.

Dengan anak panah seperti itu.”

 

 

Rasulullah memerintahkan para sahabat.

 

Untuk  menyingkirkan semua gambar.

 

Yang berada dalam Kakbah.

 

 

Setelah pembebasan kota Mekah.

 

Rasulullah dan para sahabat berangkat  dari Hunain.

 

 Lewat Nakhlah (13 km dari Masjidil Haram).

 

Qarnul Manazil.

Dan mendirikan kemah di Thaif.

 

 

Sewaktu di Nakhlah.

 

Khalid bin Walid dan 30 orang.

Diperintah oleh Rasulullah.

 

Untuk menghancurkan berhala terbesar.

 

 Yaitu berhala Uzza.

Milik Quraisy dan Bani Kinanah.

 

 

Khalid melakukan tugasnya.

 

Dan melaporkan hasilnya kepada Rasulullah.

 

Rasulullah bersabda,

 

”Apakah kamu melihat sesuatu?”

 

 Khalid bin Walid menjawab,

”Tidak”.

 

Jika begitu.

Kamu belum memusnahkannya.

 

Rasulullah bersabda,

 

 “Kembalilah.

Dan hancurkan berhala Uzza”.

 

Khalid bin Walid kembali menghunus pedangnya.

 

Dia ketemu wanita berkulit hitam telanjang.

Dan berkepala ular.

 

Khalid bin Walid membunuhnya.

 

 

Khalid bin Walid kembali melaporkan hasilnya kepada Rasulullah.

 

Rasulullah bersabda,

 

”Bagus, itulah berhala Uzza.

 

Aku membuatnya untuk tidak disembah.

Di negeri kalian selamanya,.”

 

 

 

Daftar Pustaka

 

1.      Syekh Syafiyurrahman Al-Mubarakfury.

 

Juara pertama.

Lomba Sirah Nabawi.

Penerbit Al-Kautsar 2006.

 

 

12908. PARADOKS PAWANG HUJAN BUSANA MODERN ALAT KUNO

 



 

 

PARADOKS PAWANG HUJAN BUSANA MODERN TAPI ALAT KUNO

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 


Untuk mengendalikan hujan dan panas.

 

Dalam ajang MotoGP Mandalika 2022.

Di Sirkuit Mandalika.

Seorang pawang hujan didatangkan.

 

 Namanya Raden Roro Istiati Wulandari.


Kawasan Kuta.

Lombok Tengah.

Di lokasi Sirkuit Mandalika.

 

Turun hujan cukup deras.

Jumat (18/3) pagi.

 

Dari tenda putih ukuran 5x6 meter.

 

Seorang wanita berkaos hitam.

Dengan rambut terikat.

Tampak sedang berkhidmat.

 

Sejak pukul 05.00 pagi.

Dia berada di tenda.

 

Yang tak jauh.

Dari pintu masuk utama.

Sirkuit Mandalika.

 

Dia bermunajat kepada yang Kuasa.



Sekitar pukul 08.00 pagi.

Hujan reda.

 

Cahaya matahari mulai bertakhta.

 

Dan 1 jam berikutnya.

Deru mesin motor.

 

Yang dipacu kencang.

Terdengar mendesing.

 

Sesi tes praktis.

Atau FP1 Asian Talent Cup.

Dimulai tepat waktu.



Saat itu.

Beberapa dupa besar.

Sudah disulut.

 

Yang 1 dalam tenda, 1 di depan tenda, dan 2 di kubangan air kecil.

Yang sengaja dibuat.

 

Juga sejumlah sesajen.

 

Beberapa dupa kecil.

Juga dinyalakan.



"Saya sendirian di sini.

Sempat akan ada pawang hujan lain.

Tapi saya menolaknya.

Saya tidak mau.

 

Akhirnya disetujui.

 

Saya mau bantu MotoGP Mandalika.

Demi nama baik Indonesia," kata Rara.

 


Wanita yang lahir di Papua.

 

Dan mengaku penganut kepercayaan kejawen.

 

Sudah di Lombok sejak 3 Maret 2020.

 

Dia ikut mengawal proses pengaspalan Sirkuit Mandalika.

 

Seperti diminta Dorna.



Sekitar pukul 10.00.

 

Saat berlangsung F1 Moto2.

 

Telepon genggam Rara berbunyi.

 

"Ada arahan baru," katanya.

 

"Jangan panas, tapi mendung."


dia bergegas melakukan ritual kembali.

 

Segenggam dupa ia nyalakan.

Dan ditancapkan di 4 titik.

 

Kayu bakar yang sudah nyala.

 

Dalam jarak 5 meter dari tenda.

Ditambah arang.


Sejurus kemudian 2 orang lelaki datang.

 

Satu paruh baya dan pemuda,

 

Yaitu Haji Lalu Rama dan Daang.

 

Mereka asisten.

 

Yang membantu Rara.

Memenuhi segala kebutuhannya.


mislanya.

Daang diminta menyalakan rokok.

Dan ditancapkan di 3 titik.

 

Sebelumnya.

Pemuda  yang saat World Superbike (WSBK).

 

Bertugas menjadi marshal.

 

Diminta membaca surah:

 

1.      Al-Fatihah 3 kali.

2.      Al-Falak 1 kali.

3.      Al-Ikhlas 3 kali.

 


Belum genap 30 menit.

 

Telepon Rara berdengung lagi.

Diangkat dan dengan agak tergesa.

Melakukan  ritual baru.

 

Api unggun dimatikan.

 

Ternyata ada permintaan.

Agar cuaca tidak panas.

Tapi  hanya gerimis.



Tak lama setelah itu.

 

 Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Priandhi Satria datang ke tenda Rara.

 

Dia ditemani 2 asisten dan supir.

 

Sekitar 10 menit Priandhi berbincang.

 

Setelah menerima telepon.

 

Priandhi pergi kembali ke sirkuit.


Paradoks pawang hujan

 

Memakai busana modern.

Tapi alatnya kuno.

 

 

Musim hujan di lndonesia.

 

Bulan Oktober - Maret.

 

 

Musim kemarau

Bulan April - September.

 

MotoGP Mandalika 2022.

 

Diadakan bulan Maret 2022.

 

Musim hujan terakhir.

Tapi belum musim kemarau.

 

 

(Dari berbagai sumber)

 





 

12902. HASIL PIALA FA 2022