Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, August 12, 2024

35722. ISYARAT ALQURAN UMUR BISA DIPERPANJANG

 



ISYARAT ALQURAN UMUR MANUSIA BISA DIPERPANJANG

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

Kata “umur”.

Punya akar kata sama.

Dengan “makmur”.

 

Kata “umur” dan “makmur”.

Gambarkan makmur, bahagia, serta sejahtera jasmani dan rohani.

 

Aktivitas manusia sangat berkait.

Dengan umurnya.

Termasuk panjang dan pendek usianya.

 

Banyak orang salah paham.

”Jika ajal telah datang.

Maka usia tak dapat ditunda.

Dan tidak pula dapat dipercepat”.

 

 

Al-Quran surah Al-A’raf (surah ke-7) ayat 34.

 

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

 

      Tiap-tiap umat punya batas waktu; maka jika telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya.

 

Timbul salah paham.

Menolak usaha.

 

Memperpanjang umur.

Salahkan redaksi.

 

”Pemerintah berhasil menekan angka kematian.

Dan memperpanjang harapan hidup.”

 

Umat Islam harus yakin.

Usia ditentukan Allah.

 

Tapi bukan berarti.

Usaha memperpanjang usia.

Tak akan berhasil.

 

Usaha manusia akan berhasil.

Jika direstui Allah.

 

Hal itu disebut sunatullah.

Hukum Allah yang berlaku.

Di alam semesta.

 

Usaha manusia.

Dalam bidang apa pun.

 

Dan cara apa pun.

Asalkan sejalan sunatullah.

 

Pasti berbuah.

Termasuk usaha memperpanjang usia.

 

Nabi Muhammad bersabda,

 

”Siapa ingin memperpanjang usia.

Dan memperluas rezekinya.

 

Hendaklah hubungkan silaturahmi”.

 

Hadis Nabi ini.

Sejalan anjuran ahli kesehatan.

Dan pengusaha.

 

“Hindari stres dan jalin hubungan akrab.

Niscaya rezeki datang melimpah.

 

Hidup jadi tenang.

Usia dapat bertambah”.

 

Al-Quran tak tuliskan redaksinya.

Dalam satu kalimat pun.

Dapat diterjemahkan.

 

“Aku (Allah) memanjangkan usia”.

Tapi redaksi AI-Quran.

 ”Kami memanjangkan usia”.

 

Al-Quran surah Fathir (surah ke-35) ayat 37.

 

وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ ۚ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ ۖ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ نَصِيرٍ

 

       Dan mereka berteriak dalam neraka itu: "Ya Tuhan kami, keluarkan kami niscaya kami akan mengerjakan amal saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan". Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang pada kamu pemberi peringatan? maka rasakan (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang zalim seorang penolong pun.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 96.

 

وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَىٰ حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا ۚ يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَنْ يُعَمَّرَ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ

 

      Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur 1.000 tahun, padahal umur panjang sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

 

Al-Quran surah Ya Sin (surah ke-36)ayat 68.

 

وَمَنْ نُعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ

 

      Dan barang siapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian (nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?

 

Al-Quran surah Fathir (surah ke-35) ayat 11.

 

وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا ۚ وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَىٰ وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ ۚ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

 

      Dan Allah menciptakanmu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikanmu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuan pun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lohmahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.

 

Redaksi  Al-Quran.

Beri kesan.

 

Manusia dapat terlibat.

Dalam usaha memperpanjang.

Atau mempendek umurnya.

 

Nabi Muhammad bersabda,

 

”Ikatlah lebih dulu untamu.

Setelah kamu berusaha.

Lalu berserah diri pada Allah”.

 

Sebaiknya semua manusia.

Berusaha memperpanjang umurnya.

 

Dan mengisi umurnya.

Dengan berbuat baik.

 

Bermanfaat bagi sesame makhluk Allah.

Di seluruh alam semesta.

 

 

DaftarPustaka

1.                Shihab, M.Quraish. LenteraHati. KisahdanHikmahKehidupan. PenerbitMizan, 1994.   

2.                Shihab, M. QuraishShihab. Wawasan Al-Quran. TafsirMaudhuiatasPerbagaiPersoalanUmat. PenerbitMizan, 2009.

3.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.                Tafsirq.com online

 

35721. SIFAT ORANG KAFIR DI ALQURAN (4)

 




SIFAT ORANG KAFIR DALAM ALQURAN (4)

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 76.

 

الَّذِينَ آمَنُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ الطَّاغُوتِ فَقَاتِلُوا أَوْلِيَاءَ الشَّيْطَانِ ۖ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

     

Orang-orang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang kafir berperang di jalan “thaghut”, sebab itu perangi kawan-kawan setan itu, karena sesungguhnya tipu daya setan  adalah lemah.

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 102.

 

وَإِذَا كُنْتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ الصَّلَاةَ فَلْتَقُمْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ مَعَكَ وَلْيَأْخُذُوا أَسْلِحَتَهُمْ فَإِذَا سَجَدُوا فَلْيَكُونُوا مِنْ وَرَائِكُمْ وَلْتَأْتِ طَائِفَةٌ أُخْرَىٰ لَمْ يُصَلُّوا فَلْيُصَلُّوا مَعَكَ وَلْيَأْخُذُوا حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ ۗ وَدَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُمْ مَيْلَةً وَاحِدَةً ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِنْ كَانَ بِكُمْ أَذًى مِنْ مَطَرٍ أَوْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَنْ تَضَعُوا أَسْلِحَتَكُمْ ۖ وَخُذُوا حِذْرَكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ أَعَدَّ لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا مُهِينًا

  

    

Dan apabila kamu berada di tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan salat bersama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian apabila mereka (yang salat besertamu) sujud (telah menyempurnakan serakaat), maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum bersalat, lalu bersalatlah mereka denganmu, dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir ingin agar kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus. Dan tidak ada dosa atasmu meletakkan senjatamu, jika kamu mendapat sesuatu kesusahan karena hujan atau karena kamu memang sakit; dan bersiaplah kamu. Sesungguhnya Allah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir.

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 137.

 

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا ثُمَّ آمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا ثُمَّ ازْدَادُوا كُفْرًا لَمْ يَكُنِ اللَّهُ لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا لِيَهْدِيَهُمْ سَبِيلًا

  

      

Sesungguhnya orang-orang beriman lalu kafir, lalu beriman lagi, kemudian kafir lagi, dan bertambah kekafirannya, maka  Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus.

 

 

Al-Quran surah An-Nisa’ (surah ke-4) ayat 150.

 

إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيُرِيدُونَ أَنْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ اللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيَقُولُونَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيدُونَ أَنْ يَتَّخِذُوا بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا

 

 

      Sesungguhnya orang-orang kafir kepada Allah dan rasul-Nya, dan bermaksud membedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-Nya, dengan mengatakan, “Kami beriman kepada yang sebagian dan kami kafir terhadap sebagian (yang lain)”, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir).

 

 

Al-Quran surah An-Nisa’ (surah ke-4) ayat 151.

 

أُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ حَقًّا ۚ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا مُهِينًا

  

    

Mereka orang kafir yang sebenarnya. Kami menyiapkan untuk orang-orang kafir siksaan yang menghinakan.

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 173.

 

فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدُهُمْ مِنْ فَضْلِهِ ۖ وَأَمَّا الَّذِينَ اسْتَنْكَفُوا وَاسْتَكْبَرُوا فَيُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَلَا يَجِدُونَ لَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا

   

      

Adapun orang-orang beriman dan berbuat amal saleh, maka Allah akan menyempurnakan pahala mereka dan menambah karunia-Nya. Adapun orang-orang yang enggan dan menyombongkan diri, maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih, dan mereka tidak akan memperoleh pelindung dan penolong selain dari Allah.

 

 

Daftar Pustaka

1.        Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.        Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.        Tafsirq.com online.

 

 

 

 

35720. SIFAT ORANG KAFIR DI ALQURAN (3)

 



SIFAT ORANG KAFIR DALAM ALQURAN (3)

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 19.

 

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

    

Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanya Islam. Tidak berselisih orang-orang yang telah diberi Al- Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa kafir terhadap ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.

 

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 32.

 

قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ ۖ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

     

     

Katakan: “Taati Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir”.

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 56.

 

فَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَأُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ

     

 

Adapun orang-orang kafir, maka akan Aku siksa mereka dengan siksa sangat keras di dunia dan akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.

 

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 149.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا الَّذِينَ كَفَرُوا يَرُدُّوكُمْ عَلَىٰ أَعْقَابِكُمْ فَتَنْقَلِبُوا خَاسِرِينَ

 

    

Hai orang-orang beriman, jika kamu menaati orang-orang kafir, niscaya mereka mengembalikanmu ke belakang (pada kekafiran), lalu kamu menjadi orang rugi.

 

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 151.

 

سَنُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُوا الرُّعْبَ بِمَا أَشْرَكُوا بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا ۖ وَمَأْوَاهُمُ النَّارُ ۚ وَبِئْسَ مَثْوَى الظَّالِمِينَ

   

      Akan Kami masukkan dalam hati orang-orang kafir rasa takut, sebab mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka adalah neraka, dan seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang zalim.

 

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 18.

 

وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ وَلَا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ ۚ أُولَٰئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

 

       Dan tidaklah tobat diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal pada seseorang di antara mereka, (baru) dia mengatakan, “Sesungguhnya saya bertobat sekarang”. Dan tidak (pula diterima tobat) orang-orang yang mati  dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa pedih.

 

Al-Quran surah An-Nisa’ (surah ke-4) ayat 42.

 

يَوْمَئِذٍ يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَعَصَوُا الرَّسُولَ لَوْ تُسَوَّىٰ بِهِمُ الْأَرْضُ وَلَا يَكْتُمُونَ اللَّهَ حَدِيثًا

 

     Pada hari itu orang-orang kafir dan orang-orang mendurhakai rasul, ingin agar diratakan dengan tanah, dan mereka tidak dapat menyembunyikan (dari Allah) sesuatu kejadian pun.

 

 

Al-Quran surah An-Nisa’ (surah ke-4) ayat 56.

 

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا

 

     Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit lain, agar mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.        Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.        Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.        Tafsirq.com online.

 

 

 

Sunday, August 11, 2024

35713. SIFAT ORANG KAFIR DI ALQURAN (2)

 


SIFAT ORANG KAFIR DALAM ALQURAN (2)

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 121.

 

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَتْلُونَهُ حَقَّ تِلَاوَتِهِ أُولَٰئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

     

Orang-orang yang telah Kami berikan Kitab padanya, mereka membacanya dengan bacaan sebenarnya, mereka beriman padanya. Dan barang siapa ingkar padanya, maka mereka orang rugi.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 126.

 

 

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُمْ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ قَالَ وَمَنْ كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُ قَلِيلًا ثُمَّ أَضْطَرُّهُ إِلَىٰ عَذَابِ النَّارِ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

    

 Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikan negeri ini negeri aman sentosa, dan berikan rezeki buah-buahan pada penduduknya yang beriman pada Allah dan hari kemudian”. Allah berfirman: “Dan kepada orang kafir pun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa dia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.”

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 171.

 

وَمَثَلُ الَّذِينَ كَفَرُوا كَمَثَلِ الَّذِي يَنْعِقُ بِمَا لَا يَسْمَعُ إِلَّا دُعَاءً وَنِدَاءً ۚ صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَعْقِلُونَ

     

  

Dan perumpamaan (orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja. Mereka tuli, bisu dan buta, maka (oleh sebab itu) mereka tidak mengerti.

 

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 210.

 

هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا أَنْ يَأْتِيَهُمُ اللَّهُ فِي ظُلَلٍ مِنَ الْغَمَامِ وَالْمَلَائِكَةُ وَقُضِيَ الْأَمْرُ ۚ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ

    

       Tidak ada yang mereka nantikan melainkan datangnya Allah dan malaikat (pada hari kiamat) dalam naungan awan, dan diputuskan perkaranya. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 217.

 

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الشَّهْرِ الْحَرَامِ قِتَالٍ فِيهِ ۖ قُلْ قِتَالٌ فِيهِ كَبِيرٌ ۖ وَصَدٌّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَكُفْرٌ بِهِ وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَإِخْرَاجُ أَهْلِهِ مِنْهُ أَكْبَرُ عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَالْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ ۗ وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّىٰ يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا ۚ وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۖ وَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

     

        Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakan, “ Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar, tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidil-Haram dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak berhenti memerangimu sampai mereka (dapat) mengembalikanmu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antaramu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka sia-sia amalannya di dunia dan akhirat, dan mereka penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 257.

 

اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ ۗ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

     

Allah Pelindung orang-orang yang beriman, Allah mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya adalah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka adalah penghuni neraka dan kekal di dalamnya.

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 4.

 

مِنْ قَبْلُ هُدًى لِلنَّاسِ وَأَنْزَلَ الْفُرْقَانَ ۗ إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ ذُو انْتِقَامٍ

 

     

Sebelum (Al-Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Allah menurunkan Al-Furqan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat, dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa).

 

 

Daftar Pustaka

1.        Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.        Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.        Tafsirq.com online.

 

 

 

35712. SIFAT ORANG KAFIR DI ALQURAN (1)

 


SIFAT ORANG KAFIR DALAM ALQURAN (1)

Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Kafir (menurut KBBI V).

Yaitu orang tak percaya.

Pada Allah dan Rasul-Nya.

 

Kafir harbi.

Yaitu orang kafir mengganggu.

 

Dan mengacau keselamatan Islam.

Sehingga wajib diperangi.

 

Kafir muahid.

Yaitu orang kafir berjanji dengan umat Islam.

Tak menyerang atau bermusuhan dengan umat Islam.

Selama perjanjian berlaku.

 

Kafir zimi.

Yaitu orang kafir tunduk.

Pada pemerintahan Islam.

 

Wajib bayar pajak bagi yang mampu.

Mendapat perlindungan pemerintah Islam.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 6.

 

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

 

    

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 7.

 

 

خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

 

     

Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 26.

 

۞ إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ ۖ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًا ۘ يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا ۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ

    

 Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau lebih rendah daripada itu. Ada pun orang beriman, maka mereka yakin perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tapi mereka yang kafir mengatakan, “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?” Dengan perumpamaan itu banyak orang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada disesatkan Allah kecuali orang fasik.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 39.

 

وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

 

Adapun orang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 98.

 

مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ

 

      Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 114.

 

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ مَنَعَ مَسَاجِدَ اللَّهِ أَنْ يُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ وَسَعَىٰ فِي خَرَابِهَا ۚ أُولَٰئِكَ مَا كَانَ لَهُمْ أَنْ يَدْخُلُوهَا إِلَّا خَائِفِينَ ۚ لَهُمْ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

     

 Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalangi menyebut nama Allah dalam masjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka  tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (masjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa berat.

 

 

Daftar Pustaka

1.        Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.        Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.        Tafsirq.com online.