Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, August 18, 2025

43069. ALFURQAN 63 UCAPAN JAHIL DIBALAS AKHLAK BAIK

 

 





AL FURQAN 63 UCAPAN JAHIL DIBALAS AKHLAK BAIK

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Al-Quran surah Al-Furqān (surah ke-25) ayat 63.


وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

 

Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan jika orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang memuat) keselamatan.

 

Makna Umum

 

 

1)        Ayat ini gambarkan sifat mulia hamba Allah Yang Maha Pengasih.

 

2)        Ayat 63 jadi pembuka rangkaian sifat.

3)        Disebutkan sampai ayat 77.

 

4)        Sifat pertama yaitu tawāḍu‘ (rendah hati) dan lapang dada.

 

5)        Menghadapi kebodohan orang lain.

 

Tafsir Klasik

Tafsir Ibnu Katsir.

 

1)        Berjalan tenang, santun, tak sombong, dan tak angkuh.

 

2)        Tak berarti berjalan dengan lemah gemulai atau berpura-pura.

 

3)        Tapi maksudnya berakhlak mulia dan tak arogan.

 

4)        Jika orang jahil mencaci atau berbuat kasar.

 

5)        Maka tak membalas dengan kasar.

6)        Tapi berkata baik.

 

7)        Mendoakan keselamatan.

8)        Berpaling dengan terhormat.

 

Tafsir Ṭabari.

 

1)        "Hawnan" berarti sikap sederhana, penuh wibawa, dan tak mencari perhatian.

 

2)        Jika ketemu ucapan orang bodoh.

3)        Maka memilih ucapan yang baik.

4)        Tak membalas hinaan.

 

Tafsir Qurṭubi

 

1)        Kata "Salāman" bisa berarti ucapan  penuh kebaikan atau diam meninggalkan keburukan.

 

2)        Tak hanya berkata "salam".

3)        Tapi pilih jawaban menjaga kehormatan diri.

 

4)        Tak menambah permusuhan.

 

Tafsir Kontemporer

 

1)        Ayat ini ajarkan etiket social.

2)        Berjalan rendah hati.

3)        Tak sombong.

 

4)        Jika ketemu provokator atau menghina.

5)        Maka tak terseret emosi.

 

6)        Tetapi menjaga lisan.

7)        Bahkan ucapkan kata  menenangkan.

 

8)        Relevan hidup modern.

9)        Sering muncul konflik verbal.

10)  Debat di media sosial, atau ejekan.

 

11)  Umat lslam dituntut hadapi dengan bijak.

 

Pelajaran.

 

1)        Tawadu identitas hamba Allah.

2)        Tak sombong dalam berjalan.

3)        Tak sombong bersikap.

 

4)        Menahan emosi .

5)        Membalas orang jahil dengan kata yang baik.

6)        Tak membalas mencaci-maki.

 

7)        Akhlak lebih tinggi daripada kepintaran.

8)        Yang disebut sifat perilaku.

9)        Tak hanya ibadah ritual.

 

10)  Hamba Allah sejati.

11)  Yaitu rendah hati.

 

12)  Santun pada orang bodoh.

13)  Menjaga akhlak baik dalam masyarakat.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

 

 

43060. PEMIMPIN RUSAK BANGSA HANCUR AL ISRA 16

 





 

TAFSIR AL ISRA 16 PEMIMPIN RUSAK BANGSA HANCUR

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

A.       Arti Zalim

 

Secara bahasa (Arab: ظلم / ẓulm):

Zalim artinya:

1.        Meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya.

 

2.        Lawan dari ‘adl (adil).

 

3.        Contoh zalim:

 

1)        Mengambil hak orang lain.

2)        Menindas.

 

3)        Memperlakukan sesuatu tak sesuai kedudukannya.

 

Dalam Islam:

A.       Zalim pada Allah.

Yaitu menyekutukan Allah.

Atau berbuat syirik.

 

Al-Quran surah Lukman (surah ke-31) ayat 13.


وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

 

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, jangan kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) benar-benar kezaliman besar".

 

B.       Zalim pada manusia.

Yaitu:

1)        Menindas.

2)        Merampas hak.

 

3)        Korupsi.

4)        Menipu.

5)        Sewenang-wenang.

 

C.       Zalim pada diri sendiri.

Yaitu:

 

1)        Berbuat maksiat.

2)        Meninggalkan ibadah.

3)        Dosa merugikan diri sendiri.

 

D.       Jenis-Jenis Zalim.

 

1)        Zalim Besar.

Syirik, menyekutukan Allah.

 

2)        Zalim pada sesama.

Mengambil hak orang lain, menindas, tidak adil.

 

3)        Zalim pada diri sendiri.

Meninggalkan kewajiban, ikut hawa nafsu, berbuat dosa.

 

Zalim.

Yaitu segala bentuk tidak adil.

Kepada Allah, manusia, maupun diri sendiri.


Islam melarang perbuatan zalim.

 

Al-Quran surah Al-Isra (surah ke-17) ayat 16.

 

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا

 

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tapi mereka durhaka dalam negeri itu, maka sudah pantas berlaku padanya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.

 

Tafsir Ayat

A.       Makna Umum

 

1)        Sunatullah (hukum Allah) pada suatu bangsa atau negeri.

 

2)        Kebinasaan suatu negeri berawal dari rusak moral pemimpinnya dan orang kaya bergelimang nikmat tetapi enggan taat pada Allah.

 

3)        Ketika mereka menolak kebenaran, berbuat zalim, dan fasik, maka azab Allah pun diturunkan.

 

B.       Kata “أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا”

 

1)        Kami perintahkan orang yang hidup mewah di negeri itu untuk taat pada Allah.

 

2)        Tapi mereka menentang, fasik, dan zalim.

 

3)        Sebagian ulama tafsirkan.

Bahwa “perintah” di sini.

Yaitu membiarkan dengan nikmat dan kekuasaan.

Tapi malah sombong dan disalahgunakan.

 

Pesan Penting

 

1)        Kerusakan sebuah negeri.

Mulai dari elit: pemimpin, pejabat, penguasa, orang kaya.

Yang hidup berlebihan.

 

Jika pemimpin rusak, maka rakyat ikut terjerumus.

 

2)        Allah tak binasakan sebuah negeri.

Sebelum diberi peringatan dan kesempatan.

Jika tetap ingkar, maka azab turun.

 

3)        Ayat ini ingatkan.

Bahwa mewah tanpa iman.

Timbul kefasikan.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.