BAGI BANSOS PRA-PEMILU HARGA
BERAS NAIK USAI PEMILU
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M
Harga beras merangkak
naik.
Makin memberatkan rakyat.
Ironisnya.
Harga beras terus naik.
Usai pemilu 2024.
Sebelum pemilu 2024.
Pemerintah gencar bagi bansos.
Berupa beras.
Demi dapat beras murah.
Rakyat antre berjam-jam.
Saat operasi pasar.
Di beberapa daerah.
Tapi sayang.
1)
Bansos pangan beras.
2)
Operasi pasar.
Gagal turunkan harga
beras.
Telanjur bergerak liar.
Pemerintah sibuk membela
diri.
Bahwa bansos beras dan
operasi pasar.
Bantu kendalikan harga
beras.
Tapi faktanya.
Tak demikian.
Said Didu sebut.
Menkeu Sri Mulyani.
Harus ikut tanggung
jawab.
Atas kecurangan Pemilu.
Sebab pembagian bansos.
1)
Peningkatan dan
pengalihan dana lain menjadi dana Bansos tanpa persetujuan DPR.
2)
Bansos dicairkan bukan
pada waktunya.
3)
Tak melibatkan Menteri Sosial
(Mensos) sebagai Pengguna Anggaran.
Kamis, 22 Februari 2024.
“Kalau penegak hukum berfungsi.
1)
BPK.
2)
KPK.
Mestinya salah gunakan
wewenang.
Seperti ini.
Kategori untungkan
beberapa pihak.
Bisa diadili.
Menurut pedagang besar.
Sejak November 2023.
Bisnis mereka berhenti.
1)
Tak ada beras.
2)
Beras impor untuk Bansos.
3)
Banyak gagal panen.
4)
Pupuk petani yang mahal.
5)
Pupuk mahal.
“Stik beras kurang.
Maka harga terus naik,”
ujarnya.
Warga susah cari beras.
Kualitas IR 3 di pasar.
Harganya di atas Rp
18.000 per kilogram.
Beras jadi komoditas
pangan.
Tapi juga jadi buruan.
Kampanye Pemilu 2024.
Pemerintah bingung.
Menutupnya dari mana.
Konsumsi rerata nasional.
Tak berkurang.
Tapi produksi pertanian
minim.
Jika tak diatasi.
Ramadan dan Idul Fitri.
Harga terus terbang.
Solusi jangka pendek.
Pemerintah impor beras.
Tambah pasokan pasar.
Tapi memukul harga beras
petani.
Petani hilang pendapatan.
Sekretaris Jenderal
Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi)
Reynaldi Sarijowan
Desak pemerintah terbuka.
1)
Data beras bansos.
2)
Data stok beras.
3)
Perbaiki distribusi
beras.
4)
Data beras di pasar.
5)
Cek kenapa harga masih
tinggi.
Harga beras di pasar.
Saat ini di atas HET.
Atau Harga Eceran
Tertinggi.
Peraturan Badan Pangan
Nasional Nomor 7 Tahun 2023.
HET beras medium.
Sekitar Rp10.900-14.800
per kg.
HET beras premium.
Sekitar Rp13.900-14.800
per kg.
Tergantung zona.
Presiden Jokowi.
Rajin membagi bansos.
Sebelum pemilu 2024.
(Sumber kba)
0 comments:
Post a Comment