DEBAT ISRA MIKRAJ NYATA ATAU HANYA MIMPI
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
POSISI 1:
Isra Mikraj NYATA (Mayoritas Ulama & Ahli Sunah)
1️⃣ Dalil Al-Qur’an (jelas & tegas)
QS Al-Isrā’ (17:1)
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى
الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ
إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Maha Suci Allah, yang
telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil
Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya
sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar
lagi Maha Mengetahui.
Catatan
1)
“Maha Suci Allah yang telah
memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam…”
Kata kunci penting:
1)
“ʿAbdihi (hamba-Nya)” → hamba = jasad
+ ruh
2)
Jika mimpi, Al-Qur’an cukup menyebut
“ru’ya” (penglihatan mimpi)
3)
Kesimpulan: Al-Qur’an menyatakan
peristiwa nyata.
2️⃣ Reaksi Kaum Quraisy
1)
Kaum Quraisy menertawakan dan mengejek
Nabi
2)
Abu Bakar berkata:
“Jika Muhammad mengatakannya, maka itu
benar”
3)
Sejak itu beliau diberi gelar As-Shiddiq
Logika penting:
1)
Jika hanya mimpi, maka kaum Quraisy
tidak heboh
2)
Mimpi tidak dianggap mustahil atau tak
memalukan
3️⃣ Nabi Muhammad Menjelaskan Detail Fisik
1)
Nabi Muhammad jelaskan ciri-ciri
Baitul Maqdis
2)
Nabi sebut rombongan dagang Quraisy
yang dilihat dalam perjalanan
3)
Semua terbukti benar
4)
Mimpi tak menghasilkan detail faktual
yang terverifikasi
4️⃣ Hadis Sahih
1)
Nabi Muhammad bersabda,
“Didatangkan kepadaku Buraq…”
(HR. Bukhari & Muslim)
2)
Buraq = kendaraan
3)
Kendaraan untuk perjalanan fisik.
4)
Bukan mimpi
5️⃣ Hikmah Syariat
1)
Perintah salat 5 waktu
2)
Hasil Isra Mikraj
3)
Syariat besar.
4)
Lewat kejadian nyata.
5)
Bukan mimpi biasa
POSISI 2:
Isra Mikraj HANYA MIMPI
(Pendapat Minoritas)
Argumen mereka:
1️⃣ QS Al-Isrā’ (17:60)
وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ ۚ وَمَا جَعَلْنَا
الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلَّا فِتْنَةً لِلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ
الْمَلْعُونَةَ فِي الْقُرْآنِ ۚ وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا
طُغْيَانًا كَبِيرًا
Dan (ingatlah), ketika
Kami wahyukan kepadamu: "Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala
manusia". Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan
kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu
yang terkutuk dalam Al Quran. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tapi yang
demikian hanya menambah besar durhaka mereka.
Catatan.
1)
“Dan tidak Kami jadikan ru’ya
(penglihatan) itu kecuali sebagai ujian…”
2)
Mereka tafsirkan ru’ya = mimpi
2️⃣ Logika sains:
1)
Perjalanan jauh.
2)
Dalam 1 malam.
3)
Dianggap mustahil
BANTAHAN TERHADAP “HANYA MIMPI”
1.
Kata ru’ya tidak selalu berarti mimpi
1)
Contoh:
2)
Nabi Ibrahim “melihat” menyembelih
Ismail (QS As-Saffat).
3)
Perintah nyata
4)
Ru’ya bisa berarti penglihatan sadar
2.
Mustahil menurut sains, tapi tak mustahil
bagi Allah
QS Al-Baqarah (2:117)
بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَإِذَا قَضَىٰ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ
لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak
(untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukup) Dia hanya mengatakan kepadanya:
"Jadilah!" Lalu jadilah ia.
Catatan.
1)
“Jika Allah menghendaki sesuatu, Dia
hanya berkata: Jadilah!”
2)
Isra Mikraj = mukjizat.
3)
Bukan eksperimen laboratorium
3.
Ulama Sepakat Mayoritas: Nyata
1)
Imam Nawawi
2)
Ibnu Katsir
3)
Imam Qurthubi
4)
Bahwa Isra Mikraj: jasad dan ruh
KESIMPULAN DEBAT
|
|
|
|
|
|
|
|
|
✅ Pendapat terkuat:
1)
Isra Mikraj peristiwa NYATA.
2)
Dengan jasad dan ruh Nabi Muhamad.
PENUTUP
1)
Jika Isra Mikraj hanya mimpi, maka
kaum Quraisy tak mengejek.
2)
Jika hanya mimpi, maka tak lahir
kewajiban salat.
3)
Allah Maha Kuasa.
4)
Mustahil bagi manusia.
5)
Sangat mudah bagi Allah.
Isra Mikraj: Nyata atau Hanya Mimpi?
(Versi Siswa)
1)
Apa itu Isra Mikraj?
2)
Isra Mikraj adalah perjalanan Nabi
Muhammad ﷺ:
3)
Isra: dari Masjidil Haram (Mekah) ke
Masjidil Aqsa (Palestina)
4)
Mikraj: naik ke langit sampai Sidratul
Muntaha
5)
Terjadi dalam 1 malam.
Pendapat 1: Isra Mikraj NYATA
(Pendapat kebanyakan ulama Islam)
1️⃣ Dalil Al-Qur’an
QS Al-Isrā’ : 1
“Maha Suci Allah yang telah
memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam…”
1)
Kata “hamba”
2)
Artinya manusia dengan tubuh dan jiwa.
3)
Kalau mimpi, tubuh Nabi tidak ikut.
2️⃣ Reaksi kaum Quraisy
1)
Orang Quraisy mengejek dan
menertawakan Nabi
2)
Abu Bakar percaya dan berkata:
“Jika Nabi Muhammad yang mengatakan,
pasti benar.”
3)
Kalau hanya mimpi, tidak mungkin orang
Quraisy marah dan mengejek.
3️⃣ Nabi Memberi Bukti
1)
Nabi menjelaskan ciri Masjidil Aqha
2)
Nabi sebut rombongan dagang Quraisy
yang dilihatnya.
3)
Semua terbukti benar
4)
Mimpi tak bisa memberi bukti nyata
4️⃣ Perintah Salat
1)
Saat Isra Mikraj.
2)
Allah mewajibkan salat 5 waktu
3)
Perintah penting seperti salat.
4)
Tak datang dari mimpi biasa
Pendapat 2: Isra Mikraj Hanya Mimpi
(Pendapat sedikit orang)
1)
Alasan mereka:
2)
Jarak Mekah–Palestina sangat jauh
3)
Menurut logika manusia.
4)
Tak mungkin ditempuh 1 malam
5)
Ada ayat sebut kata “ru’ya”
(penglihatan)
Jawaban
1.
Tidak semua “ru’ya” artinya mimpi
2.
Dalam Al-Qur’an.
3.
Ru’ya bisa berarti penglihatan nyata.
4.
Bukan tidur.
2. Mukjizat tak bisa diukur logika biasa
1)
Allah Maha Kuasa melakukan apa saja.
2)
QS Al-Baqarah : 117
“Jika Allah menghendaki sesuatu, cukup
berkata: Jadilah!”
Kesimpulan Siswa
1)
Isra Mikraj peristiwa NYATA
2)
Nabi Muhammad ﷺ pergi dengan tubuh dan
jiwa.
3)
Bukan mimpi.
Kalimat Penutup
1)
Jika Isra Mikraj hanya mimpi.
2)
Maka kaum Quraisy tak mengejek Nabi.
3)
Allah Maha Kuasa.
4)
Perjalanan sejauh apa pun.
5)
Tak mustahil.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI

.jpg)



0 comments:
Post a Comment