Sunday, January 11, 2026

54641. MAKNA SYIAR ALLAH DI QURAN

 


MAKNANYA SYIAR ALLAH DI QURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Tafsir Al-Qur’an tentang Syi’ar Allah

 

A.       Makna Syi’ar Allah

 

1)        Syi’ar (شعائر)

2)        Berasal dari kata “sya‘ara”

 

3)        Berarti

 

a.        Tanda.

b.        Simbol.

c.        Sesuatu yang tampak.

 

4)        Syi’ar Allah

5)        Berarti tanda-tanda agama Allah.

 

6)        Mengingatkan manusia pada-Nya.

7)        Dan taat pada-Nya.

 

 QS. Al-Haj (22:32)


ذَٰلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ

 

Demikian (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, maka sesungguhnya timbul dari takwa hati.

 

Catatan.

1)        “Dan barang siapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu berasal dari ketakwaan hati.”

 

2)        Menghormati dan menjaga syi’ar Allah adalah bukti takwa.

 

3)        Tak sekadar ritual lahiriah.

 

 

B.       Contoh Syi’ar Allah dalam Al-Qur’an

 

 

Tafsir Ibnu Kasir, Qurthubi, Thabari.

Syi’ar Allah mencakup:

 

1)        Ibadah Haji dan Umrah

2)        Hewan Kurban

 

3)        Waktu dan Tempat Suci

4)        Amalan Ibadah yang Tampak

 

1.        Ibadah Haji dan Umrah

 

 

1)        Kakbah.

2)        Safa–Marwah

 

QS. Al-Baqarah (2:158)


۞ إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا ۚ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ

 

Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebagian dari syi'ar Allah. Maka barangsiapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sai antara keduanya. Dan barangsiapa mengerjakan suatu kebajikan dengan rela hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.

 

 

o     

2.        Hewan Kurban

 

QS. Al-Haj (22:36)


وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ ۖ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

 

Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagian dari syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebut olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makan sebagiannya dan beri makan orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikian Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur.

Catatan.

1)        “Dan unta-unta itu Kami jadikan untuk kalian sebagai syi’ar Allah.”

 

 

3.        Waktu dan Tempat Suci

 

1)        Bulan Haram.

2)        Tanah Haram (Mekah)

 

4.        Amalan Ibadah yang Tampak

 

1)        Salat berjamaah

2)        Adzan

3)        Puasa Ramadan

 

Semua itu menjadi pengingat public.

Kehadiran dan hukum Allah.

 

C.       Tafsir Tematik:

Syi’ar Allah tak hanya Formalitas

 

1)        Al-Qur’an tegaskan bahwa:

 

a.        Syi’ar tak sekadar simbol luar

b.        Nilainya pada takwa hati

 

QS. Al-Haj (22:37)


لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

 

Daging-daging unta dan darahnya sekali-kali tidak dapat mencapai (rida) Allah, tapi ketakwaan dari kamu yang dapat mencapainya. Demikian Allah telah menundukkan untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan beri kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

 

Catatan.

1)        “Daging dan darah kurban itu tidak akan sampai kepada Allah.

 

2)        Tapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.”

 

 

3)        Pesan penting:

4)        Ritual tanpa iman dan akhlak.

5)        Tak bernilai di sisi Allah.

 

D.       Hikmah Syi’ar Allah

 

1)                Menjaga identitas Islam

2)                Menghidupkan iman di ruang public

 

3)                Media dakwah tanpa kata

4)                Menyatukan umat

 

Akhlak mulia juga syi’ar Allah

Akhlak cermin nilai Islam secara nyata.

 

Ringkasan

 

1)        Syi’ar Allah adalah tanda agama yang menghidupkan iman.

 

2)        Mengagungkannya tanda hati yang bertakwa.

 

3)        Tak sekadar ritual.

4)        Tapi ketaatan yang hidup.

 

Syi’ar Allah dalam Kehidupan Siswa

1)                Shalat tepat waktu

2)                Bersikap jujur dan sopan

 

3)                Menghormati guru dan orang tua

4)                Berpakaian sopan

 

5)                Menjaga adab di sekolah

6)                Akhlak baik adalah syi’ar Allah yang paling mudah terlihat.

 

Kesimpulan

1)        Syi’ar Allah Adalah tanda agama Allah.

2)        Menghormatinya berarti menunjukkan ketakwaan hati.

 

3)        Bagi siswa.

4)        Syi’ar Allah tampak dalam ibadah dan akhlak sehari-hari.

 

Tafsir Modern

 

Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, Quraish Shihab

 

1)        Syi’ar Allah tak hanya ritual ibadah.

 

2)        Tapi juga:

a.        Nilai-nilai Islam

b.        Identitas moral umat

 

3)        Mengagungkan syi’ar Allah

4)        Berarti:

 

a.        Menjadikan Islam tampak indah dan bermakna dalam hidup social

 

b.        Menunjukkan akhlak mulia, adil, dan jujur

5)        Ritual tanpa akhlak kehilangan makna spiritual

 

Quraish Shihab:

1)        Syi’ar Allah adalah segala hal yang mengantarkan manusia ingat pada Allah.

 

2)        Berupa ibadah dan nilai kehidupan.

 

Persamaan Tafsir Klasik & Modern

 

1)                Sama-sama tekankan takwa hati

2)                Sama-sama menolak ibadah yang hanya formalitas

 

3)                Sama-sama tegaskan syi’ar sebagai pengingat kepada Allah


Kesimpulan

 

1)        Tafsir klasik

Menjaga murni ibadah.

 

2)        Tafsir modern

Memperluas makna dalam kehidupan.


Keduanya saling melengkapi

Untuk memahami syi’ar Allah

Secara utuh.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

7)        Meta AI

 

 

 

0 comments:

Post a Comment