SAHABAT BUTA SEMBUH TAWASUL NABI
MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Hadis Nabi.
1)
Kisah sahabat matanya buta
2)
Datang kepada Nabi Muhammad
3)
Meminta didoakan
4)
Agar sembuh.
Hadis ini
1)
Dijadikan dalil tentang tawassul
2)
Berdoa pada Allah
3)
Dengan perantara doa Nabi.
A.
Kisah Singkatnya
1)
Seorang sahabat buta
2)
Datang pada Rasulullah
3)
Dia berkata:
“Wahai Rasulullah, doakan kepada Allah
agar Dia menyembuhkan penglihatanku.”
4)
Nabi menjawab:
“Jika kamu mau, aku doakan.
Tapi jika kamu mau bersabar
Maka itu lebih baik bagimu.”
5)
Orang itu berkata:
“Doakan saja.”
6)
Nabi ï·º mengajarkan doa khusus.
7)
Tak hanya mendoakan langsung.
B.
Doa yang Diajarkan Nabi
Nabi menyuruhnya:
1)
Berwudu dengan baik
2)
Salat 2 rakaat
3)
Membaca doa ini:
“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu dan
bertawassul kepada-Mu dengan Nabi-Mu Muhammad, Nabi pembawa rahmat.
Wahai Muhammad, sesungguhnya aku bertawassul denganmu kepada Tuhanku dalam
hajatku ini agar dikabulkan.
Ya Allah, jadikan beliau pemberi syafaat bagiku.”
(Hadis riwayat Tirmidzi, Ahmad, dan
lainnya – dinilai sahih oleh banyak ulama)
1)
Setelah melakukan itu.
2)
Sahabat itu sembuh
3)
Bisa melihat kembali.
C.
Apa Tawassul dalam Hadis Ini?
1)
Tawassul = berdoa pada Allah
2)
Dengan menyebut perantara
3)
Yang dicintai Allah
4)
Tak minta kepada perantara itu.
Dalam hadis ini:
1)
Yang diminta tetap Allah
2)
Nabi dijadikan perantara doa
3)
Sebab kedudukannya mulia
4)
Di sisi Allah
1)
Jadi BUKAN:“Ya Muhammad sembuhkan aku”
2)
Tapi
✅ “Ya Allah, aku
memohon kepada-Mu dengan perantara Nabi-Mu”
Pelajaran
1️⃣ Tawassul diajarkan Nabi
1)
Yaitu dengan doa.
2)
Bukan menyembah
3)
Orang buta tetap berdoa kepada Allah.
4)
Tak berdoa pada Nabi.
2️⃣ Nabi mengajarkan cara
Tak hanya mendoakan langsung
1)
Bukti cara ini boleh diamalkan.
2)
Bukan kejadian khusus.
3️⃣ Sumber tawassulnya
Kedudukan Nabi di sisi Allah
1)
Karena Nabi adalah:
a.
Rahmat bagi semesta alam
b.
Kekasih Allah
c.
Doanya mustajab
D.
Kenapa Ada Perbedaan Pendapat Ulama?
1)
Ulama beda memahami:
a.
Apakah tawassul seperti ini
b.
Hanya saat Nabi masih hidup?
c.
Atau boleh juga
d.
Setelah Nabi wafat?
2)
Semua sepakat:
a.
Wajib berdoa langsung pada Allah
b.
Tak boleh minta pada selain Allah
3)
Perbedaan pada cara tawassulnya.
Bukan pada tauhidnya.
Versi Sederhana
1)
Seorang buta minta sembuh.
2)
Nabi ajarkan dia doa pada Allah
3)
Sambil menyebut Nabi
4)
Sebagai perantara doa.
5)
Lalu orang buta itu sembuh.
Artinya:
1)
Boleh berdoa kepada Allah
2)
Dengan menyebut hamba-Nya yang saleh
3)
Sebagai perantara
4)
Tapi tetap yakin Allah yang
mengabulkan.
VERSI SISWA
Hadis Tawassul Orang Buta
1)
Ada sahabat buta datang pada Nabi
Muhammad ï·º.
2)
Dia bilang:
“Ya Rasulullah, doakan aku supaya bisa melihat.”
3)
Nabi menjawab:
“Kalau kamu mau, aku doakan. Tapi kalau kamu sabar, itu lebih baik
buatmu.”
4)
Orang buta berkata:
“Doakan saja ya Rasulullah.”
5)
Tapi Nabi tidak langsung mendoakan.
6)
Nabi ajarkan sebuah doa.
Apa yang Disuruh Nabi?
Nabi menyuruh orang buta itu:
1)
Berwudu dengan baik
2)
Salat 2 rakaat
3)
Berdoa dengan doa ini:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dan
bertawassul kepada-Mu dengan Nabi-Mu Muhammad, Nabi pembawa rahmat.
Wahai Muhammad, aku bertawassul denganmu kepada Tuhanku agar hajatku
dikabulkan.
Ya Allah, jadikan beliau pemberi syafaat bagiku.”
1)
Setelah dia lakukan itu.
2)
Allah menyembuhkan matanya.
3)
Dia bisa melihat lagi.
Apa Itu Tawassul di Sini?
1)
Tawassul = berdoa kepada Allah dengan
menyebut perantara yang mulia di sisi Allah.
2)
Jadi orang buta itu:
a.
Tidak minta pada Nabi
b.
Tetap minta pada Allah
c.
Nabi hanya dijadikan perantara
d.
Dalam berdoa
3)
Contoh gampang begini:
“Ya Allah, kabulkan doaku karena aku mengikuti Nabi-Mu yang Engkau
cintai.”
Pelajaran Penting
1️⃣ Yang menyembuhkan tetap Allah
Bukan Nabi yang menyembuhkan.
Tapi Allah.
2️⃣ Nabi mengajarkan cara berdoa
Berarti cara ini boleh dilakukan.
Nabi sendiri yang ngajarin.
3️⃣ Tawassul bukan syirik
1)
Doanya tetap ke Allah
2)
Yakin Allah satu-satunya yang
mengabulkan
3)
Perantara hanya sebagai sebab
Ringkasan Singkat
1)
Orang buta minta sembuh.
2)
Nabi ajarkan doa kepada Allah
3)
Dengan menyebut Nabi sebagai
perantara.
4)
Lalu dia sembuh.
Artinya:
1)
Boleh berdoa pada Allah
2)
Sambil menyebut hamba-Nya yang saleh
3)
Sebagai perantara
4)
Tetap yakin Allah yang mengabulkan.
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI

0 comments:
Post a Comment