PRINSIP DAKWAH ZAMAN MODERN DI QURAN
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Prinsip dakwah zaman modern
Dalam Al-Qur’an.
Yaitu:
1)
Hikmah dan Rasional (Logis)
2)
Bahasa yang Lembut dan Humanis
3)
Dialog dan Diskusi Terbuka
4)
Keteladanan Akhlak
5)
Tak Memaksa dan Anti Intoleransi
6)
Menjawab Masalah Nyata Manusia
7)
Menggunakan Media dan Teknologi
8)
Universal dan Rahmatan lil ‘Alamin
9)
Seimbang Akal dan Hati
A.
Hikmah dan Rasional (Logis)
QS. An-Nahl (16:125)
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ
وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ
ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Serulah (manusia) kepada
jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran baik dan bantah mereka dengan cara baik.
Sesungguhnya Tuhanmu Dia lebih mengetahui tentang siapa tersesat dari jalan-Nya
dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
Catatan.
1)
“Serulah (manusia) kepada jalan
Tuhanmu dengan hikmah…”
2)
Makna modern:
a.
Dakwah harus masuk akal, berbasis
data, realitas, dan logika.
b.
Cocok untuk masyarakat terdidik,
kritis, dan melek sains.
c.
Tidak emosional berlebihan.
d.
Mengaitkan ayat dengan ilmu
pengetahuan, sosial, dan psikologi.
B.
Bahasa Lembut dan Humanis
QS. Thaha (20:43-44)
اذْهَبَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَىٰ
43. Pergilah kamu
berdua kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas;
فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا
لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ
44. maka berbicaralah
kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia
ingat atau takut".
Catatan.
1)
“Berbicaralah kamu berdua kepadanya
dengan kata-kata yang lemah lembut…”
2)
Makna modern:
a.
Dakwah tak marah-marah
b.
Tak menghakimi.
c.
Menghargai perbedaan, empati, dan
dialog.
d.
Cocok untuk dakwah lintas agama &
media sosial.
C.
Dialog dan Diskusi Terbuka
QS. Al-Ankabut (29:46)
۞ وَلَا تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِلَّا
الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ ۖ وَقُولُوا آمَنَّا بِالَّذِي أُنْزِلَ إِلَيْنَا
وَأُنْزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَٰهُنَا وَإِلَٰهُكُمْ وَاحِدٌ وَنَحْنُ لَهُ
مُسْلِمُونَ
Dan jangan kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan
dengan cara paling baik, kecuali dengan orang zalim di antara mereka, dan
katakan: "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada
kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami
hanya kepada-Nya berserah diri".
Catatan.
1)
“Berdebatlah dengan cara yang paling
baik…”
2)
Makna modern:
a.
Dakwah tak ceramah 1 arah.
b.
Terbuka pada pertanyaan, kritik, dan
diskusi.
c.
Relevan untuk podcast, webinar, dan
forum publik.
D.
Keteladanan Akhlak
QS. Al-Ahzab (33:21)
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو
اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah suri teladan
yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan
(kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
Catatan.
1)
Makna modern:
a.
Akhlak lebih kuat daripada kata-kata.
b.
Perilaku pendakwah lslam di media
sosial mencerminkan Islam.
c.
Dakwah gagal
d.
Jika akhlak bertentangan dengan pesan.
E.
Tidak Memaksa dan melawan Intoleransi
QS. Al-Baqarah (2:256)
لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ
يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ
الْوُثْقَىٰ لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Tidak ada paksaan untuk
(masuk) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan benar daripada jalan sesat.
Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah,
maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali amat kuat yang tidak
akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Catatan.
1)
“Tidak ada paksaan dalam agama.”
2)
Makna modern:
a.
Islam menolak radikal dan pemaksaan.
b.
Dakwah memberi pilihan.
c.
Bukan ancaman.
F.
Menjawab Masalah Nyata Manusia
QS. Ar-Ra’d (13:11)
لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ
أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا
مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ
ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ
Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya
bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.
Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah
keadaan mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap
sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada
pelindung bagi mereka selain Dia.
Catatan.
1)
Makna modern:
a.
Dakwah harus memberi solusi:
b.
Atasi stres, krisis makna hidup,
ketimpangan sosial, moral digital.
c.
Islam hadir sebagai solusi hidup.
d.
Tak sekadar ritual.
G.
Menggunakan Media dan Teknologi
QS. Al-Qalam (68:1)
ن ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ
Nun, demi kalam dan apa
yang mereka tulis,
Catatan.
1)
“Demi pena dan apa yang mereka tuliskan.”
2)
Makna modern:
a.
Media adalah alat dakwah:
b.
Pakai sosial media, video pendek, podcast.
c.
Menyesuaikan gaya generasi digital.
H.
Universal dan rahmat bagi semesta alam
QS. Al-Anbiya (21:107)
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Dan Kami tak mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk
(menjadi) rahmat bagi semesta alam.
Catatan.
1)
Makna modern:
a.
Dakwah Islam membawa damai, adil, dan
kemanusiaan.
b.
Menolak kekerasan
c.
Melawan kebencian.
I.
Seimbang Akal dan Hati
QS. Al-Hasyr (59:21)
لَوْ أَنْزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا
مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۚ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا
لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah
gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah sebab takut pada
Allah. Dan perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.
Catatan.
1)
Makna modern:
a.
Dakwah tidak hanya logika.
b.
Tapi juga menyentuh perasaan.
c.
Menggabungkan ilmu, kisah, dan
refleksi batin.
KESIMPULAN
Dakwah modern menurut Al-Qur’an
1)
Bijak
2)
Humanis
3)
Dialogis
4)
Solutif
5)
Digital-friendly
6)
Menyejukkan
DAKWAH ZAMAN MODERN
DALAM AL-QUR’AN
VERSI SISWA
1.
Mengajak dengan Cara Bijak
QS. An-Nahl: 125
1)
Dakwah dilakukan dengan bijak.
2)
Masuk akal.
3)
Tak kasar.
4)
Sesuai kondisi orang yang diajak.
5)
Contoh: Menjelaskan Islam dengan
logika dan contoh kehidupan sehari-hari.
2.
Menggunakan Bahasa Lembut
QS. Thaha: 44
1)
Al-Qur’an ajarkan.
2)
Dakwah dengan kata baik dan sopan.
3)
Meskipun pada orang beda pendapat.
4)
Dakwah tak marah-marah.
5)
Tak mengejek.
3.
Berdiskusi dengan Cara Baik
QS. Al-Ankabut: 46
1)
Boleh diskusi dan tanya jawab.
2)
Asal dengan cara santun.
3)
Boleh bertanya dan berpendapat.
4)
Tapi tetap sopan.
4.
Memberi Contoh Perbuatan Baik
QS. Al-Ahzab: 21
1)
Rasulullah teladan terbaik.
2)
Dakwah mudah diterima
3)
Jika disertai akhlak yang baik.
4)
Perbuatan lebih penting daripada
banyak bicara.
5.
Tidak Memaksa Orang Beragama
QS. Al-Baqarah: 256
1)
Islam melarang memaksa orang.
2)
Untuk beriman.
3)
Tugas dakwah hanya mengajak.
4)
Bukan memaksa.
6.
Menyelesaikan Masalah Kehidupan
QS. Ar-Ra’d: 11
1)
Al-Qur’an ajarkan.
2)
Perubahan mulai dari diri sendiri.
3)
Dakwah membantu orang jadi lebih baik.
4)
Dalam sikap dan perilaku.
7.
Menggunakan Media dan Teknologi
QS. Al-Qalam: 1
1)
Di zaman modern.
2)
Dakwah bisa melalui HP, video, dan
media sosial.
3)
Media digital untuk menyebarkan
kebaikan.
8.
Membawa Kedamaian
QS. Al-Anbiya: 107
1)
Islam agama Rahmat.
2)
Damai bagi semua manusia.
3)
Dakwah tak boleh timbulkan kebencian.
Kesimpulan
Dakwah zaman modern
menurut Al-Qur’an:
1)
Bijak
2)
Sopan
3)
Tidak memaksa
4)
Memberi contoh baik
5)
Menggunakan teknologi
6)
Membawa damai
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AIa


