TAFSIR KLASIK DAN MODERN 7 LANGIT DAN
BUMI
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
A.
Tafsir klasik dan modern
Tentang “ 7 langit dan bumi”
Dalam Al-Qur’an
QS. Al-Baqarah (2:29)
هُوَ الَّذِي
خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ
فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Dia Allah yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk
kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya 7 langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Catatan.
1)
“Dia menyempurnakan menjadi 7 langit”
QS. Al-Mulk (67:3)
الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا ۖ مَا تَرَىٰ فِي خَلْقِ الرَّحْمَٰنِ
مِنْ تَفَاوُتٍ ۖ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَىٰ مِنْ فُطُورٍ
Yang telah menciptakan 7 langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang
Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihat berulang-ulang, adakah
kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?
Catatan.
1)
“Dia menciptakan 7 langit
berlapis-lapis”
QS. At-Talaq (65:12)
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ
يَتَنَزَّلُ الْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ
شَيْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا
Allah yang menciptakan 7
langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku
padanya, agar kamu tahu bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan
sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.
Catatan.
1)
“Allah menciptakan 7 langit dan seperti
itu bumi”.
Tafsir Klasik (Ulama Salaf)
1.
Makna “ 7 langit”
Ibnu Kasir, Thabari, Qurthubi sepakat:
1)
Ada 7 langit nyata.
2)
Benar-benar ada
3)
Langit berlapis-lapis
4)
Langit 1 di atas yang lain
5)
Tiap langit punya fungsi dan makhluk
6)
Malaikat, ketentuan Allah
Hadis Isra’ Mikraj jadi penguat:
1)
Nabi Muhammad ﷺ melewati langit 1
sampai 7.
2)
Bertemu para nabi.
2.
Makna “ 7 bumi”
1)
Menurut tafsir klasik:
2)
Bumi juga berjumlah 7.
3)
Sebagian ulama memahami:
a.
7 lapisan bumi
b.
Atau 7 bumi terpisah
c.
Hakikatnya hanya Allah yang tahu
4)
Ulama klasik tak spekulasi ilmiah.
5)
Berhenti pada teks wahyu.
Tafsir Modern (Pendekatan Sains & Bahasa)
1.
“7” angka hakiki atau simbol?
Sayid Qutb, Thantawi Jauhari, Quraish
Shihab menjelaskan:
1)
Bisa angka literal (benar-benar 7)
2)
Bisa juga simbol kesempurnaan dan
keteraturan kosmos dalam bahasa Arab
3)
Bahasa Arab sering pakai angka 7.
4)
Menunjukkan banyak, sempurna, dan
teratur.
B.
Hubungan dengan sains modern
1)
Tafsir modern tak samakan langsung
Al-Qur’an dengan teori sains.
2)
Tapi melihat kesesuaian makna.
3)
Misalnya:
a.
Atmosfer bumi berlapis-lapis
b.
Lapisan bumi (kerak, mantel, inti)
c.
Galaksi dan struktur alam semesta
bertingkat
4)
Al-Qur’an bukan buku sains.
5)
Tapi tak bertentangan fakta ilmiah.
Kesimpulan
Tafsir klasik:
1)
7 langit & 7 bumi
2)
Hakiki dan nyata
Tafsir modern:
1)
Bisa hakiki.
2)
Bisa simbol keteraturan kosmos.
Keduanya sepakat:
1)
Bukti kebesaran, kekuasaan, dan
keteraturan ciptaan Allah
Tujuh Langit dan Bumi
Versi Siswa
Al-Qur’an sebut 7 langit dan 7 bumi.
1️⃣ Apa maksud “7 langit”?
1)
Allah menciptakan langit
berlapis-lapis
2)
Tiap langit tertata rapi.
3)
Tak berantakan
4)
Bukti kekuasaan dan kebesaran Allah
5)
QS. Al-Mulk (67:3)
6)
Allah menciptakan 7 langit
berlapis-lapis
2️⃣ Apa maksud “7 bumi”?
1)
Bumi juga diciptakan berlapis atau
bertingkat
2)
Manusia hidup di salah satu bumi
3)
Hakikat jumlah dan bentuknya hanya
Allah yang tahu pasti
4)
QS. At-Talaq 65:12
3️⃣ Apakah harus dihitung pakai sains?
1)
Tidak
2)
Al-Qur’an bukan buku IPA
3)
Sains boleh membantu memahami.
4)
Tapi bukan menentukan makna ayat
4️⃣ Inti pesannya apa?
1)
Alam semesta teratur
2)
Semua ciptaan tidak sia-sia
3)
Manusia diajak berpikir dan beriman
Kesimpulan
1)
Ada 7 lapis langit dan 7 lapis bumi
2)
Bukti Allah Maha Kuasa dan Maha Teliti
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI



%20-%20Copy.bmp)
.bmp)
%20-%20Copy.bmp)
%20-%20Copy.bmp)