UMAR BIN KHATTAB MENYESAL PERNAH PROTES
NABI
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kisah Umar bin Khattab menyesal
Pernah protes pada Rasulullah
A.
Umar bin Khattab Menyesal Pernah
Memprotes Rasulullah ﷺ
1)
Peristiwa ini terjadi
2)
Saat Perjanjian Hudaibiyah.
3)
Pada tahun 6 Hijriah.
1.
Latar Belakang Peristiwa
1)
Rasulullah ﷺ dan para sahabat
2)
Hendak melaksanakan umrah.
3)
Berangkat dari Madinah ke Mekah.
4)
Umat lslam dihalangi kaum Quraisy
5)
Saat tiba di Hudaibiyah.
6)
Akhirnya dibuat perjanjian.
7)
Sekilas merugikan kaum Muslimin.
8)
Seperti:
a.
Nabi tak jadi umrah tahun itu
b.
Nabi harus kembali ke Madinah
c.
Jika ada orang Mekah ikut Nabi ke
Madinah.
d.
Maka harus dikembalikan ke Mekah.
e.
Jika ada pengikut Nabi di Madinah
ingin balik ke Quraisy Mekah.
f. Maka harus dibolehkan
2.
Protes Umar bin Khattab
1)
Karena semangat membela Islam.
2)
Umar bin Khattab merasa berat
3)
Menerima perjanjian itu.
4)
Ia mendatangi Rasulullah
5)
Umar bin Khattab berkata (intinya):
a)
“Bukankah engkau Rasul Allah?
Nabi menjawab: “Ya”.
b)
Bukankah kita di pihak yang benar?”
Nabi menjawab: “Ya”.
c)
Bukankah kita mati masuk surga, tapi mereka
mati masuk neraka?”
Nabi menjawab: “Ya”.
d)
Kenapa kita harus merendahkan diri?
Nabi menjawab: “Saya tusan Allah”.
Umar bin Khattab terdiam.
Umar bin Kahattab bertanya pada Abu
Bakar.
Abu Bakar menjawab:
“Wahai Umar, tetaplah bersama
Rasulullah. Ia berada di atas kebenaran.”
3.
Penyesalan Umar
1)
Setelah waktu berlalu.
2)
Umar bin Khattab sadar.
3)
Bahwa keputusan Rasulullah
4)
Yaitu wahyu dan hikmah.
5)
Bukan kelemahan.
Hasil Perjanjian Hudaibiyah
1)
Tak ada perang selama 10 tahun.
2)
Menjadi pintu dakwah besar
3)
Nabi kirim banyak surat ke pemimpin
luar negera
4)
Banyak orang masuk Islam
Hanya dalam 2 tahun kemudin.
1)
Tahun 8 Hijriah
2)
Nabi Muhammad bersama 10.000 pasukan.
3)
Kuasai Mekah tanpa pertumapahan daran
Beberapa tahun kemudian.
Umar bin Khattab berkata (maknanya):
1)
Sejak saat itu.
2)
Aku memperbanyak berbuat baik.
3)
Untuk menebus sikapku.
4)
Pernah protes pada Nabi.
Bukti penyesalan sangat dalam.
4.
Pelajaran
1)
Umar bin Khattan tak menentang Nabi.
2)
Tapi terbawa emosi
3)
Sebab cintanya pada Islam
4)
Perjanjian Hudaibiyah dianggap merugikan lslam.
5)
Bahkan sahabat besar bisa keliru
6)
Nabi ﷺ tetap lembut.
7)
Tak memarahi Umar bin Khattab
8)
Kebenaran wahyu melampaui logika
sesaat
Kesimpulan
1)
Penyesalan Umar bin Khattab
2)
Bukti:
a)
Sifat rendah hati sahabat besar
b) Taat pada Rasulullah di atas perasaan
c)
Islam ajarkan berani akui kesalahan
Umar bin Khattab Menyesal Pernah Protes kepada Rasulullah ﷺ
(Versi Siswa)
1)
Umar bin Khattab pernah menyesal
2)
Sebab protes keputusan Rasulullah
3)
Saat Perjanjian Hudaibiyah
4)
Pada tahun 6 Hijriah.
5)
Saat itu.
6)
Umat lslam ingin melakukan umrah ke
Mekah.
7)
Tapi dihalangi kaum Quraisy.
8)
Rasulullah ﷺ menerima perjanjian
9)
Terlihat merugikan umat Islam.
10) Tak jadi umrah
11) Harus balik ke Madinah.
12) Umar bin Khattab sedih dan kecewa.
13) Semangat membela Islam.
14) Umar bertanya pada Rasulullah,
“Bukankah kita di pihak yang benar?”
15) Rasulullah ﷺ menjawab dengan tenang.
16) Bahwa Nabi ikut perintah Allah.
17) Umar bin Khattab bertanya pada Abu Bakar.
18) Abu Bakar menasihatinya.
19) Agar tetap taat pada Rasulullah ﷺ.
Beberapa waktu kemudian.
1)
Umar bin Khattab sadar
2)
Keputusan Rasulullah terbaik.
3)
Perjanjian Hudaibiyah
4)
Membawa banyak kebaikan.
5)
Jalan menuju Fathu Mekah.
6)
Umat lslam kuasai Mekah.
Umar bin Khattab
1)
Sangat menyesal
2)
Memperbanyak amal saleh
3)
Untuk tebus dosanya.
4)
Bentuk penyesalan.
Pelajaran:
1)
Kita harus taat pada Rasulullah ﷺ
2)
Tak boleh terburu-buru menyalahkan
keputusan pemimpin yang bijak
3)
Mengakui kesalahan adalah sikap
terpuji
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AIa



