Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Wednesday, January 1, 2020

4166. TANDA IKLIM BERUBAH 2019


TANDA IKLIM BERUBAH 2019
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1.    TEMPO.CO, Jakarta - Perubahan iklim sedang terjadi.
2.    Ini nyata dan ini adalah kesalahan kita, sebagai manusia.
3.    Buktinya luar biasa - planet kita berubah lebih cepat dari yang pernah ada sebelumnya.
4.    Tanda-tanda perubahan iklim sepanjang 2019.
5.    Bukti yang menunjukkan bumi berubah memburuk (laman Livescience, akhir Desember 2019) .
1)    Invasi beruang kutub.
2)    Tingkat karbon dioksida yang memecahkan rekor.
3)    Permafrost Arktik menghilang dengan cepat
4)    Alaska menjadi lebih panas.
5)    Kebakaran Arktik terlihat dari luar angkasa.
6)    Lebih dari 200 rusa mati kelaparan.
7)    Juli bulan terpanas yang pernah dicatat.
8)    Lebih dari setengah lapisan es Greenland meleleh
9)    Suhu bulan September mencatat rekor terpanas.
10) Bakteri "pemakan daging" menyebar

6.    Invasi beruang kutub.
1)    Awal tahun 2019, 52 beruang kutub yang lapar mengungsi ke sebuah wilayah di dekat pemukiman kepulauan Arktik Rusia yang terpencil.
2)    Kedatangan beruang ini membuat penduduk kota tidak senang.
3)    Biasanya beruang kutub terlihat di dekat pantai selatan Rusia, tempat mereka secara teratur berkumpul di musim dingin untuk berburu anjing laut musiman.
4)    Tapi es laut yang menipis yang disebabkan oleh pemanasan global kemungkinan mendorong beruang ke daratan untuk mencari makanan.
5)    Daya pikat limbah yang dapat dimakan di tempat sampah kemungkinan menghentikan beruang dari migrasi lebih jauh ke utara.

7.    Tingkat karbon dioksida yang memecahkan rekor
1)    Pada 2019, para ilmuwan mengukur lebih banyak karbon dioksida di atmosfer daripada 800.000 tahun yang lalu - sejak sebelum spesies kita berevolusi.
2)    Pada Mei 2019, tingkat gas rumah kaca mencapai 415 bagian per juta (ppm), sebagaimana diukur oleh Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) di Observatorium Mauna Loa di Hawaii.
3)    Selama zaman es, kadar karbon dioksida di atmosfer sekitar 200 ppm.
4)    Dan selama periode interglasial - planet ini saat ini dalam periode interglasial - levelnya sekitar 280 ppm, menurut NASA.
5)    Manusia membakar bahan bakar fosil, menyebabkan pelepasan karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya.
6)    Sebagai hasilnya, setiap tahun, bumi melihat sekitar 3 ppm lebih banyak karbon dioksida di udara.

8.    Permafrost Arktik menghilang dengan cepat
1)    Tahun ini, di Kutub Utara Kanada lapisan es yang diperkirakan para ilmuwan akan tetap beku selama setidaknya 70 tahun, mulai mencair.
2)    Permukaan yang dulu beku sekarang tenggelam dan dihiasi dengan kolam air.
3)    Sebelumnya, ilmuwan memperkirakan suhu udara tidak akan cukup hangat untuk melelehkan tanah beku sampai 2090.
4)    Namun, para peneliti percaya suhu musim panas yang lebih tinggi, tingkat isolasi rendah vegetasi dan keberadaan es tanah di dekat permukaan berkontribusi dalam pencairan yang sangat cepat dan dalam.

9.    Alaska menjadi lebih panas dari NYC
1)    Tahun ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah, suhu udara di  Anchorage, Alaska mencapai 32 derajat Celsius.
2)    Temperatur yang panas terik, tercatat pada 4 Juli, berarti bahwa kota yang biasanya bersalju dan hanya berjarak 595 kilometer dari Lingkaran Arktik, lebih panas daripada Kota New York, yang suhunya 29 derajat hari itu.
3)    Rekor sebelumnya di Anchorage adalah 29 C, yang terjadi pada 14 Juni 1969, menurut KTUU, stasiun penyiaran Anchorage yang berafiliasi dengan NBC News.

10. Kebakaran Arktik terlihat dari luar angkasa.
1)    Kebakaran hutan di Rusia menghasilkan begitu banyak asap musim panas lalu sehingga terlihat dari luar angkasa.
2)    Observatorium Bumi NASA menangkap gambar dari 100-lebih kebakaran hutan di Arktik pada akhir Juli 2019.
3)    Arktik memanas lebih cepat daripada bagian lain dunia, membuat lebih mudah terbakar.
4)    Kebakaran terbesar, kemungkinan disebabkan petir - terjadi di daerah Irkutsk, Krasnoyarsk dan Buryatia.
5)    Menurut Observatorium Bumi, setidaknya kebakaran terjadi di lahan seluas 1.295 km persegi.

11. Lebih dari 200 rusa mati karena kelaparan
1)    Musim panas 2019, para peneliti menemukan lebih dari 200 rusa mati di Pulau Svalbard di Norwegia.
2)    Hewan-hewan mati kelaparan karena perubahan iklim mengganggu akses mereka ke tanaman yang biasanya mereka makan.
3)    Perubahan iklim membawa suhu yang lebih hangat ke Svalbard, yang menghasilkan lebih banyak hujan.
4)    Setelah hujan lebat di bulan Desember menghantam, air  hujan membeku, menciptakan "lapisan es tundra," sehingga rusa tiak bisa makan di padang rumput musim dingin mereka seperti biasanya.
5)    Rusa-rusa ini akhirnya mati kelaparan.

12. Juli bulan terpanas yang pernah dicatat.
1)    Juli 2019 benar-benar panas.
2)    Itu setidaknya sama panasnya dengan bulan terhangat sebelumnya, tercatat pada Juni 2016, dan bahkan mungkin lebih panas.
3)    Rekor menempatkan 2019 di antara lima tahun terpanas dalam sejarah.

13. Lebih dari setengah lapisan es Greenland meleleh
1)    Sebanyak 217 miliar ton lapisan es Greenland mencair dan mengalir ke Samudra Atlantik, Juli ini.
2)    Hari terburuk pencairan adalah 31 Juli, ketika 11 miliar ton es mencair masuk ke lautan.
3)    Pencairan besar-besaran ini terburuk sejak 2012, menurut The Washington Post.
4)    Tahun itu, 97% dari lapisan es Greenland mengalami pencairan.
5)    Pada bulan Juli 2019, 56% dari lapisan es telah meleleh, tetapi suhu - 9 hingga - 6 derajat Celcius di atas rata-rata - telah lebih tinggi daripada selama gelombang panas 2012.
6)    Pencairan es di bulan Juli itu, sudah cukup untuk menaikkan permukaan laut rata-rata sebesar 0,5 milimeter.

14. Temperatur bulan September juga mencatat rekor.
1)    September 2019 masuk dalam daftar bulan terpanas.
2)    September 2019 masuk rekor untuk September terhangat di planet ini sejak pencatatan dimulai 140 tahun lalu, dan itu adalah yang terhangat yang pernah dicatat untuk Amerika Utara.
3)    Namun, bukan hanya September yang mengalami kenaikan suhu yang tidak biasa; 2019 juga menyaksikan Januari terpanas kedua hingga September, menurut laporan iklim NOAA.

15. Bakteri "pemakan daging" menyebar
1)    Tahun ini, para ilmuwan merilis laporan yang menggambarkan bagaimana bakteri "pemakan daging" di lautan dapat menyebar ke perairan pantai berkat perubahan.
2)    Setidaknya ada 5 kasus infeksi bakteri pemakan daging yang parah pada orang yang terpapar air atau makanan laut dari Teluk Delaware, yang berada di antara Delaware dan New Jersey.
3)    Infeksi semacam itu secara historis jarang terjadi di Teluk Delaware, karena bakteri Vibrio vulnificus biasanya lebih menyukai perairan yang lebih hangat, seperti yang ada di Teluk Meksiko.
4)    Tetapi dengan meningkatnya suhu lautan karena perubahan iklim, V. vulnificus mungkin bergerak lebih jauh ke utara.
(Sumber: internet)


4165. NAIK MOBIL SAAT BANJIR


NAIK MOBIL SAAT BANJIR
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
1.    suarasurabaya.net - Intensitas hujan yang tinggi mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya, sehingga banjir menjadi hal yang tidak bisa dihindari di awal tahun ini.
2.    Kehadiran banjir cukup mengganggu pengemudi, dan menerjang banjir pun menjadi opsi yang mau tak mau harus dilakukan.
3.    Yang perlu diperhatikan dalam menerjang banjir dengan mobil.
1)    Perhatikan tinggi genangan air.
2)    Gunakan persneling satu.
3)    Melaju perlahan.
4)    Matikan mesin, saat mobil mogok.
5)    Mengeringkan rem.
6)    Periksa oli mesin, transmisi, dan minyak rem

4.    Periksa tinggi genangan air.
1)    Semakin tinggi genangan air, artinya semakin besar pula risiko mesin mobil merusak.
2)    Periksa jalanan masih dapat dilalui atau tidak.
3)    Jika tinggi air mencapai setengah ban, maka jangan dilewati.
4)    Jangan diteruskan, meskipun mobilnya memiliki ground clearance tinggi.
5)    Cara terbaik mencari jalan alternatif.
6)    Atau menunggu airnya surut.
7)    Jika terpaksa menerabas banjir, maka pastikan filter udara tidak kemasukan air.
8)    Jika filter udara terendam, maka bisa menyebabkan water hammer.
9)    Water hammer adalah kondisi air masuk ke ruang pembakaran dan bisa merusak mesin.
5.    Gunakan gir satu
1)    Gunakan gir satu dan mainkan kopling.
2)    Gelombang air tersibak yang mobil melaju terlalu kencang, akan berpotensi menyebabkan air mengenai bagian penting mobil, seperti busi atau pompa bensin.
3)     Jika air terkena busi atau pompa bensin, maka mobil akan mogok.
6.    Melaju perlahan.
1)    Pengendara harus melaju dengan kecepatan rendah.
2)    Memakai gigi rendah pada transmisi manual atau matic saat menerabas banjir.
3)    Berjalan perlahan dengan melihat lubang yang bisa membahayakan mobil.
4)    Jangan memakai setengah kopling atau mengocok gas, karena dapat menimbulkan gelombang air.
7.    Matikan mesin, saat mobil mogok.

1)    Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil mogok, jangan menyalakan mesin mobil lagi.
2)    Karena akan menimbulkan kerusakan mesin mobil lebih parah.

8.    Keringkan rem.
1)    Jika berhasil melewati genangan air, segera periksa kondisi rem.
2)    Jalankan mobil dengan kecepatan rendah, sekitar 5 km/jam, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya prima.
3)    Atau mengeringkan rem dengan cara menginjak pedal rem sedikit diiringi pedal gas bersamaan sekitar 20 detik.
9.    Cek oli mesin, oli transmisi, dan minyak rem.
1)    Banjir yang menyentuh bagian bawah mesin dan girboks bisa membuat air masuk ke dalam dan bercampur dengan pelumas.
2)    Segera cek oli mesin, oli transmisi, dan minyak rem setelah berhasil melewati banjir.
3)    Jika warna oli berubah menjadi muda atau keruh seperti susu, berarti sudah terkontaminasi oleh air, maka harus segera menggantinya.

(Sumber: internet)

4165. NAIK MOBIL SAAT BANJIR


NAIK MOBIL SAAT BANJIR
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
1.    suarasurabaya.net - Intensitas hujan yang tinggi mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya, sehingga banjir menjadi hal yang tidak bisa dihindari di awal tahun ini.
2.    Kehadiran banjir cukup mengganggu pengemudi, dan menerjang banjir pun menjadi opsi yang mau tak mau harus dilakukan.
3.    Yang perlu diperhatikan dalam menerjang banjir dengan mobil.
1)    Perhatikan tinggi genangan air.
2)    Gunakan persneling satu.
3)    Melaju perlahan.
4)    Matikan mesin, saat mobil mogok.
5)    Mengeringkan rem.
6)    Periksa oli mesin, transmisi, dan minyak rem

4.    Periksa tinggi genangan air.
1)    Semakin tinggi genangan air, artinya semakin besar pula risiko mesin mobil merusak.
2)    Periksa jalanan masih dapat dilalui atau tidak.
3)    Jika tinggi air mencapai setengah ban, maka jangan dilewati.
4)    Jangan diteruskan, meskipun mobilnya memiliki ground clearance tinggi.
5)    Cara terbaik mencari jalan alternatif.
6)    Atau menunggu airnya surut.
7)    Jika terpaksa menerabas banjir, maka pastikan filter udara tidak kemasukan air.
8)    Jika filter udara terendam, maka bisa menyebabkan water hammer.
9)    Water hammer adalah kondisi air masuk ke ruang pembakaran dan bisa merusak mesin.
5.    Gunakan gir satu
1)    Gunakan gir satu dan mainkan kopling.
2)    Gelombang air tersibak yang mobil melaju terlalu kencang, akan berpotensi menyebabkan air mengenai bagian penting mobil, seperti busi atau pompa bensin.
3)     Jika air terkena busi atau pompa bensin, maka mobil akan mogok.
6.    Melaju perlahan.
1)    Pengendara harus melaju dengan kecepatan rendah.
2)    Memakai gigi rendah pada transmisi manual atau matic saat menerabas banjir.
3)    Berjalan perlahan dengan melihat lubang yang bisa membahayakan mobil.
4)    Jangan memakai setengah kopling atau mengocok gas, karena dapat menimbulkan gelombang air.
7.    Matikan mesin, saat mobil mogok.

1)    Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil mogok, jangan menyalakan mesin mobil lagi.
2)    Karena akan menimbulkan kerusakan mesin mobil lebih parah.

8.    Keringkan rem.
1)    Jika berhasil melewati genangan air, segera periksa kondisi rem.
2)    Jalankan mobil dengan kecepatan rendah, sekitar 5 km/jam, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya prima.
3)    Atau mengeringkan rem dengan cara menginjak pedal rem sedikit diiringi pedal gas bersamaan sekitar 20 detik.
9.    Cek oli mesin, oli transmisi, dan minyak rem.
1)    Banjir yang menyentuh bagian bawah mesin dan girboks bisa membuat air masuk ke dalam dan bercampur dengan pelumas.
2)    Segera cek oli mesin, oli transmisi, dan minyak rem setelah berhasil melewati banjir.
3)    Jika warna oli berubah menjadi muda atau keruh seperti susu, berarti sudah terkontaminasi oleh air, maka harus segera menggantinya.

(Sumber: internet)

4165. NAIK MOBIL SAAT BANJIR

NAIK MOBIL SAAT BANJIR
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. suarasurabaya.net - Intensitas hujan yang tinggi mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya, sehingga banjir menjadi hal yang tidak bisa dihindari di awal tahun ini.
2. Kehadiran banjir cukup mengganggu pengemudi, dan menerjang banjir pun menjadi opsi yang mau tak mau harus dilakukan.
3. Yang perlu diperhatikan dalam menerjang banjir dengan mobil.
1) Perhatikan tinggi genangan air.
2) Gunakan persneling satu.
3) Melaju perlahan.
4) Matikan mesin, saat mobil mogok.
5) Mengeringkan rem.
6) Periksa oli mesin, transmisi, dan minyak rem

4. Periksa tinggi genangan air.
1) Semakin tinggi genangan air, artinya semakin besar pula risiko mesin mobil merusak.
2) Periksa jalanan masih dapat dilalui atau tidak.
3) Jika tinggi air mencapai setengah ban, maka jangan dilewati.
4) Jangan diteruskan, meskipun mobilnya memiliki ground clearance tinggi.
5) Cara terbaik mencari jalan alternatif.
6) Atau menunggu airnya surut.
7) Jika terpaksa menerabas banjir, maka pastikan filter udara tidak kemasukan air.
8) Jika filter udara terendam, maka bisa menyebabkan water hammer.
9) Water hammer adalah kondisi air masuk ke ruang pembakaran dan bisa merusak mesin.
5. Gunakan gir satu
1) Gunakan gir satu dan mainkan kopling.
2) Gelombang air tersibak yang mobil melaju terlalu kencang, akan berpotensi menyebabkan air mengenai bagian penting mobil, seperti busi atau pompa bensin.
3) Jika air terkena busi atau pompa bensin, maka mobil akan mogok.
6. Melaju perlahan.
1) Pengendara harus melaju dengan kecepatan rendah.
2) Memakai gigi rendah pada transmisi manual atau matic saat menerabas banjir.
3) Berjalan perlahan dengan melihat lubang yang bisa membahayakan mobil.
4) Jangan memakai setengah kopling atau mengocok gas, karena dapat menimbulkan gelombang air.
7. Matikan mesin, saat mobil mogok.

1) Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil mogok, jangan menyalakan mesin mobil lagi.
2) Karena akan menimbulkan kerusakan mesin mobil lebih parah.

8. Keringkan rem.
1) Jika berhasil melewati genangan air, segera periksa kondisi rem.
2) Jalankan mobil dengan kecepatan rendah, sekitar 5 km/jam, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya prima.
3) Atau mengeringkan rem dengan cara menginjak pedal rem sedikit diiringi pedal gas bersamaan sekitar 20 detik.
9. Cek oli mesin, oli transmisi, dan minyak rem.
1) Banjir yang menyentuh bagian bawah mesin dan girboks bisa membuat air masuk ke dalam dan bercampur dengan pelumas.
2) Segera cek oli mesin, oli transmisi, dan minyak rem setelah berhasil melewati banjir.
3) Jika warna oli berubah menjadi muda atau keruh seperti susu, berarti sudah terkontaminasi oleh air, maka harus segera menggantinya.

(Sumber: internet)