Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Wednesday, June 9, 2021

9840. SALAT MALAM AWALNYA HUKUMNYA WAJIB

 


SALAT MALAM AWALNYA HUKUMNYA WAJIB

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

 

Al-Quran surah Al-Muzammil (surah ke-73) ayat 1-4.

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ

قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا

 

نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا

 

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

 

 

Hai orang yang berselimut (Muhammad),

bangunlah (untuk salat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil,

 

 

(yaitu) seperduanya atau kurangi dari seperdua itu sedikit,

 

 

atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur'an dengan pelan-pelan.

 

Penjelasan.

 

 

1.      Pada awalnya, salat malam hukumnya wajib.

 

 

2.      Kemudian salat malam hukumnya menjadi sunah.

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.      Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3. Tafsirq.com online.

9839. KHILAFIAH NIAT DALAM SALAT

 


KHILAFIAH NIAT DALAM SALAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

Umat Islam yang mengerjakan salat tanpa berniat hukumnya tidah sah alias salatnya batal.

 

Dan harus mengulang salat lagi.

 

Dalam Islam, semua amal perbuatan harus diawali dengan niat.

 

 

Umar bin Khattab berkata bahwa Rasulullah bersabda,

 

“Sesungguhnya amal perbuatan itu hanya dengan niat.

 

 

Seseorang akan mendapat hasil amal perbuatannya sesuai dengan niatnya”.

 

(HR. Bukhari dan Muslim).

 

 

َإِنَّمَاالْأَعْمَالُبِالنِّيَّةِوَلِكُلِّامْرِئٍمَانَوَىفَمَنْكَانَتْهِجْرَتُهُإِلَىاللَّهِوَرَسُولِهِفَهِجْرَتُهُإِلَىاللَّهِوَرَسُولِهِوَمَنْكَانَتْهِجْرَتُهُلدُنْيَايُصِيبُهَاأَوِامْرَأَةٍيَتَزَوَّجُهَافَهِجْرَتُهُإِلَىمَاهَاجَرَإِلَيْهِ

 

 

Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya.

 

Barang siapa hijrahnya berniat karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya.

 

Dan barang siapa hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai tujuan ia hijrah.”

(HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadis)

 

 

Para ulama menjelaskan bahwa niat itu terletak dalam hati seseorang.

 

 

Ucapan lidah bukanlah niat.

 

Tetapi ucapan lidah dapat membantu mengingatkan hatinya.

Keliru pada lidah tidak memudaratkan.

 

Asalkan niat dalam hatinya benar.

 

 

Hukum niat ini disepakati  kalangan mazhab Syafii dan mazhab Hambali.

 

 

Mazhab Maliki dan mazhab Hanafi berpendapat bahwa melafazkan niat dengan lidah tidak disyariatkan dalam salat.

 

Kecuali orang yang salatnya  ragu-ragu.

 

 

Menurut mazhab Hanafi melafazkan niat dalam salat adalah perbuatan bid’ah.

 

Tetapi dianggap baik jika orang melafazkan niatnya dengan lidah bertujuan menghilangkan perasaan ragu-ragu.

 

 

Waktu berniat untuk mengerjakan salat.

 

 

Mazhab Maliki, Hanafi, dan Hambali.

 

Bersepakat bahwa sah hukumnya jika berniat salat SEBELUM mengangkat tangan ketika takbiratul ihram.

 

 

Mazhab Syafii.

 

Berniat salat adalah BERSAMAAN dengan mengangkat tangan ketika takbiratul ihram.

 

 

Contoh niat salat Subuh.

 

 

اُصَلّىفَرْضَالصُّبْحِرَكْعَتَيْنِاَدَاءًمَأْمُوْمًا ِللهِتَعَالَى

 

      Aku berniat salat fardu Subuh 2 rakaat sebagai makmum karena Allah Taala

 

 

 

Daftar Pustaka

1.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat.

2.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat.

3.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer.

4.              Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.              Tafsirq.com online

 

 

9838. ADA 3 MODEL BACAAN BASMALAH DALAM SALAT

 


ADA 3 MODEL BACAAN BASMALAH DALAM SALAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

Ada 3 model bacaan basmalah di awal surah Fatihah dalam salat.

 

1.      Basmalah diucapkan dengan sir (pelan).

2.      Basmalah diucapkan dengan jahar (keras).

 

3.      Tak perlu mengucapkan basmalah.

 

 

Anas bin Malikmeriwayatkan,

 

”Saya salat di belakang Rasulullah, Abu Bakar, Umar bin Khattab, dan Utsman bin Affan.

 

Mereka semua mulai dengan ucapan: “alhamdulillahi rabbilalamin”.

 

 

Dan mereka semua tidak menyucapkan: “bismillahir rahmanir rahim,”  pada awal bacaan dan di akhir bacaan.”

 

(HR. Muslim).

 

 

“Jika kamu membaca: alhamdulillah, maka bacalah: bismillahir rahmanir rahim.

 

Sesungguhnya Al-Fatihah itu adalah Ummul Quran, Ummul Kitab, Sab’ul Matsani dan Bismillahir rahmanir rahim adalah salah satu ayatnya.”

 

 

Hadis ini dinyatakan sahih oleh Nashiruddin Albani dalam Silsilah Shahihah dan Shahih wa Dha’if al-Jami’ ash-Shaghir.

 

 

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah bersabda,

 

”Alhamdulillahi rabbil alamin itu 7 ayat, salah satunya adalah: bismillahirrahmanirrahim.

 

Itulah 7 ayat yang diulang-ulang dalam Al-Quran yang Agung, Ummul Quran dan pembuka kitab (Fatihah Kitab)”.

 

 

Imam Maliki berpendapat.

 

Tidak perlu membaca basmalah dalam salat fardu.

 

 

Ketika membaca Al-Fatihah dan awal surat lainnya.

 

 

Tetapi membolehkan membacanya dalam salat nafilah (sunah).

 

 

Imam Hanafi berpendapat

 

Harus membaca basmalah ketika membaca Al-Fatihah dalam salat secara “sirr” (lembut) pada setiap rakaat.

 

Lebih baik membaca basmalah ketika akan membaca surah.

Imam Syafii berpendapat.

 

 

Wajib membaca basmalah secara “jahar” (keras) dalam salat “jahar” (misalnya dalam salat Magrib, Isa, dan Subuh).

 

 

Tetapi membaca basmalah dengan suara “sirr” (pelan) dalam salat “sir” (misalnya, salat Zuhur dan Asar).

 

 

Imam Hambali berpendapat.

 

Harus membaca basmalah dengan “sirr” (pelan) dalam salat.

 

 

Tidak disunahkan membaca basmalah dengan “jahr” (keras).

 

 

 

Daftar Pustaka

1.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 77 Tanya-Jawab Seputar Salat.

2.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 99 Tanya-Jawab Seputar Salat.

3.              Somad, Abdul. E-book Tafaqquh 37 Tanya-Jawab Masalah Populer.

4.              Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.              Tafsirq.com online