Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Thursday, March 10, 2022

12771. TAK MAU DIKRITIK DAN ANTI BEDA PENDAPAT ITU RADIKAL

 




 

 

TAK MAU DIKRITIK DAN ANTI BEDA PENDAPAT ITU RADIKAL

Oleh Drs. HM Yusron Hadi,MM

 

 

 UUD 1945

Pasal 28E

 

(1)       Setiap orang berhak memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.** )

 

(2) Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.**)

  

 (3) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat.**)



Bebas adalah  tidak terikat.

Atau terbatas oleh aturan dan sebagainya.

 

Kebebasan adalah keadaan bebas atau kemerdekaan.

 

Kebebasan berbicara adalah merdeka untuk berbicara.




Jika semua orang punya pendapat sama.

 

Tapi cuma 1 orang yang pendapatnya berbeda.

 

Maka banyak orang tak boleh membungkam 1 suara itu.

 

Karena jika 1 orang itu punya kekuatan.

 

Misalnya, 1 orang itu menjadi presiden.

 

Maka 1 orang itu akan membungkam semua orang.

 

Padahal sikap bungkam membungkam itu.

 

Berlawanan dengan prinsip kebebasan berbicara.

 

Dengan membiarkan semua orang bebas berbicara.

 

Maka akan muncul banyak pilihan kebenaran.

 

Biarkan muncul banyak alternatif kebenaran.

 

Ada 3 sikap orang anti kebebasan berbicara.

 

1.      Membela yang salah dan  menyingkirkan yang benar.

2.      Membela yang benar dan  menyingkirkan yang salah.

3.      Mencampur aduk yang benar dan yang salah.

  

A. Membela yang salah dan  menyingkirkan yang benar.

 

Orang anti kebebasan berbicara merasa dirinya paling benar.

 

Mengganggap dirinya tak mungkin salah.

 

Padahal semua manusia pasti  pernah salah.

 

Dia anti kritik dan menutup diri.

Dia dogmatis dan anti diskusi.

 

Padahal diskusi itu penting untuk menemukan kesalahan.

 

Kebebasan diskusi perlu  untuk mengembangkan kebijaksanaan orang.

 

Dan meningkatkan mutu manusia.

 

 

B.                Membela yang benar dan  menyingkirkan yang salah.

 

Sekilas tampak benar adanya.

 

Yaitu orang anti kebebasan berbicara membela pendapat benar dan menyingkirkan pendapat  yang salah.

 

Tapi kritik dan pendapat yang salah atau berbeda tetap diperlukan.

 

Agar kebenaran yang diyakini tetap hidup.

 

Karena betapa pun benarnya suatu pendapat atau pandangan.

 

Jika takut dan tak sering didiskusikan.

 

Maka akan menjadi kebenaran dogma.




Yaitu menjadi kebenaran yang mati.

 

Bukan kebenaran yang hidup.

  

Padahal suatu kebenaran itu harus hidup

 

Artinya suatu pandangan harus berani selalu diadu dan berdialog dengan realitas berbeda.

 

Pendapat yang salah akan membantu menambah alasan kuat.

 

Untuk menunjukkan kebenaran sejati.

 

Saat suatu pandangan bisa menunjukkan yang salah itu salah.

 

Maka yang benar itu semakin kuat.

 

Sehingga, jangan anti kritik

 

Biarkan orang lain punya pendapat berbeda.

 

Tapi jawablah dengan baik dan logis.

 

Karena orang yang cuma tahu pendapatnya sendiri.

 

Sebenarnya, dia hanya tahu sedikit tentang hal itu.

 

Karena kita ini manusia biasa yang serba terbatas.

 

Manusia tak mungin bisa tahu segalanya.

 

Maka buka telinga lebar-lebar.

Untuk mendengar pendapat lain

 

Dan buka mata lebar-lebar.

Untuk melihat pandangan lain.

 

Konflik diperlukan untuk menemukan kebenaran.

 

Konflik yang benar dan salah akan membantu menjernihkan masalah.

 

Sehingga kebenaran akan lebih tampak dan hidup.

 

Tak sekedar taklid atau membuta saja.

 

Jika ada pihak menuduh kelompok lain radikal, aliran keras, wahabi, dan semacamnya.

  

Maka pihak yang menuduh itu juga sama kondisinya.

 

Artinya pihak yang menuduh dan yang dituduh gayanya sama.

 

Yaitu sama-sama anti kritik dan anti berbeda pendapat.

 

Sama-sama tak membuka diri untuk menerima pendapat berbeda.

 

Dan tidak membiarkan suara berbeda itu muncul.

 

Masing-masing pihak itu dogmatis yang mati.

 

Dan tidak membiarkan kebenaran yang diyakini itu hidup.

 

Sehingga masing-masing pihak hidup dalam dogma yang diyakini.

 

Bukan dalam dogma yang dipahami.

 

Ada perbedaan antara diyakini dan dipahami

 

Pendapat boleh diyakini

 

Tapi keyakinan yang tidak dialog dengan keyakinan dan perspektif berbeda.

 

Maka menjadi dogma yang mati.

 

C.                Mencampur aduk yang benar dan yang salah.

 

Yaitu menilai ada kesalahan dalam kebenaran

 

Dan ada kebenaran dalam kesalahan.

 

Sikap ini lebih tak jelas dibanding 2 sikap sebelumnya.

 

Lebih baik punya keyakinan.

 

Tapi bersifat terbuka.

 

Yaitu berani diskusi dan dialog terbuka dengan pendapat lain.

 

Manfaat kebebasan berpendapat

 

1.      Pikiran banyak orang pasti lebih baik daripada pikiran 1 orang.

2.      Meningkatkan  kemungkinan mendapat kebenaran.

 

3.      Meningkatkan  kemungkinan manusia bebas.

4.      Punya banyak pilihan, sehingga bisa memilih yang cocok.

 

5.      Menambah bukti benarnya suatu padangan.

 

6.      Suatu kebenaran makin valid, jika bisa menjawab dengan logis serangan dari mana pun.

 

7.      Mengembangkan kebijaksanaan orang.

 

8.      Meningkatkan mutu sumber daya manusia.

 

SOAL WAYANG HARAM

Tidak ada yang baru.

Dalam kasus wayang 'haram'.

 

Dari dulu.

Sudah banyak hal begini.

 

Musik haram.

 

Celana bagi wanita haram.

Nulis novel haram.

Ini haram, itu haram.

 

Siapa bisa meyakini apapun.

Dan sah berbeda pendapat.

 

Jika orang meyakini perintah agamanya.

 

Masak kita mau marah.

 

 Babi haram menurut Islam.

 

Makan sapi haram menurut agama lain.

 

Kerja hari Sabtu haram.

Dan lainnya.

 

Aslkan orang tidak memaksakan pendapatnya.

 

Maka boleh berpendapat.

 

Apalagi dalam forum terbatas.

 

Untuk jamaahnya sendiri.

 

Hal itu konsumsi mereka sendiri.

 

 Repot jika orang lain ngamuk.

Dan tidak terima.

 

Jika kamu yakin baik dan halal. Daripada sibuk menanggapi yg mengharamkan.

 

Mending kamu balas dengan tunjukkan.

 

Bisa jadi alat dakwah.

 

Bisa bermanfaat.

 

 

Masalah beda pendapat.

 

Biarkan Tuhan kelak yang memutuskan.

 

Tapi urusan korupsi, maling, menipu, dan dusta.

 

Yang merugikan banyak orang.

Kita harus perang.

 

Jangan terbalik.

 

Soal receh kamu kayak mau perang.

 

Tapi soal Harun Masiku.

Korupsi bansos.

Dan korupsi lainnya.

Kamu diem2 bae.

 

Sepi itu akun medsos kamu bahas soal korupsi?

 

Kapan kamu mau bersuara soal janji2 tak dipenuhi?

 

 

Kita buktikan.

Termasuk lemah lembut sama saudara sendiri atau tidak?

 

Jangan terbalik.

 

Kita lemah lembut sama orang lain.

 

Tapi sama saudara sendiri kita bengisnya minta ampun.

 

 

Sumber

1.Ngaji Filsafat Dr Fahrudin Faiz

2.Tere Liye.

 

 

 

12770. KH MIFTAKHUL AKHYAR MUNDUR DARI KETUA MUI

 

 





 

RAIS AM PBNU KH MIFTAKHUL AKHYAR MUNDUR DARI KETUA MUI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

 KH Miftachul Akhyar menyatakan.

 

Telah mengirim surat pengunduran diri.

Dari jabatan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

 

Hal itu disampaikan Kiai Miftah.

 

Saat memberi pengarahan.

Dalam Rapat Gabungan Syuriyah-Tanfidziyah PBNU.

 

Di Kampus Unusia Parung, Bogor, Jawa Barat.

Rabu (9/3/2022).

 

 "Saat ahlul halli wal aqdi (Ahwa) Muktamar ke-34.

NU setuju penetapan saya sebagai Rais Aam.

 

Ada usulan.

Agar saya tidak merangkap jabatan.

 

Saya langsung menjawab:

Sami'na wa atha'na.

 

 (kami mendengar dan kami patuhi).

 

Jawaban itu bukan karena ada usulan.

 

Juga tak ada  tekanan," ujar Kiai Miftah. 

 

Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur 2007-2015.

 

Menceritakan proses pemilihan.

Menjadi Ketua Umum MUI.

Pada akhir November 2020.

 

Hampir 2 tahun sebelumnya.

 

Kiai Miftah dirayu dan diyakinkan.

Agar bersedia jadi Ketua Umum MUI.

 

"Semula saya keberatan.

 

Tapi kemudian saya takut.

Menjadi orang pertama.

 

Yang berbuat 'bid'ah' dalam NU.

 

Karena selama ini.

Rais Aam PBNU.

Selalu menjabat Ketua Umum MUI," jelasnya. 

 

 

Kiai Miftah merasa 'bid'ah' itu sudah tidak ada lagi.

 

Jadi dirinya berkomitmen merealisasikan janji.

 

Di depan Majelis ahlul halli wal aqdi.

 

Dengan mengajukan pengunduran diri.

Dari jabatan Ketua Umum MUI.

 

Katib Syuriyah PBNU.

Yang juga Ketua MUI Bidang Fatwa.

Asrorun Niam Sholeh menyatakan.

 

Sangat menghormati keputusan Rais Aam.

 

Dan akan mengonsolidasikan dalam aturan organsasi di MUI.

 

"Saya sebagai santri.

Sangat menjunjung tinggi keputusan Kiai Miftah.

 

Dan akan mengonsolidasikan.

Sesuai mekanisme organisasi", ujarnya.

 

 

(Sumber NU Online)

12769. TAMPAK KONTRADIKSI SIAP ALAT PERANG JIKA INGIN DAMAI

 




 

 

TAMPAK KONTRADIKSI SIAPKAN ALAT PERANG JIKA INGIN DAMAI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Jika ingin damai.

Maka harus siap perang.

 

Jika kekuatan tak seimbang.

Maka yang merasa lebih kuat.

 

Biasanya tak mau berunding.

 

Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 60.

 

وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ

 

 

Dan siapkan untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedangkan Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).

 

 

Ayat di atas bisa dipahami.

Bahwa umat yang kuat.

 

Yaitu umat yang menyiapkan segala kekuatan.

Dalam beragam aspek.

Dalam segala bidang kehidupan.

 

Termasuk kuat ekonomi dan teknologi.

 

(Sumber Tafsir Al-Quran)

 

 

 

 

Wednesday, March 9, 2022

12765. PERINTAH AL-QURAN SIAPKAN ALAT PERANG JIKA INGIN DAMAI

 

 




 

AL-QURAN PERINTAH SIAPKAN ALAT PERANG JIKA INGIN DAMAI

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Jika ingin damai.

Maka harus siap perang.

 

Jika kekuatan tak seimbang.

Maka yang merasa lebih kuat.

 

Biasanya tak mau berunding.

 

Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 60.

 

وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ

 

 

Dan siapkan untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedangkan Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).

 

 

Ayat di atas bisa dipahami.

Bahwa umat yang kuat.

 

Yaitu umat yang menyiapkan segala kekuatan.

Dalam beragam aspek.

Dalam segala bidang kehidupan.

 

Termasuk kuat ekonomi dan teknologi.

 

(Sumber Tafsir Al-Quran)