TAMPAK KONTRADIKSI SIAPKAN
ALAT PERANG JIKA INGIN DAMAI
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
Jika ingin damai.
Maka harus siap perang.
Jika kekuatan tak seimbang.
Maka yang merasa lebih kuat.
Biasanya tak mau berunding.
Al-Quran surah Al-Anfal
(surah ke-8) ayat 60.
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا
اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ
اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ
يَعْلَمُهُمْ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ
إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ
Dan siapkan untuk menghadapi mereka
kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari
kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang selain mereka yang kamu tidak
mengetahuinya; sedangkan Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada
jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan
dianiaya (dirugikan).
Ayat di atas bisa dipahami.
Bahwa umat yang kuat.
Yaitu umat yang menyiapkan segala kekuatan.
Dalam beragam aspek.
Dalam segala bidang kehidupan.
Termasuk kuat ekonomi dan teknologi.
(Sumber Tafsir Al-Quran)
0 comments:
Post a Comment