Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, August 6, 2022

14311. SEJARAH AMAT PENTING BAGI SUATU BANGSA

 

 


 

 

SEJARAH AMAT PENTING BAGI SUATU BANGSA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

Sejarah

Yaitu kejadian dan peristiwa.

Yang benar terjadi pada masa lalu.

 

 

Mengapa sejarah sangat penting?

 

Zaman dulu.

Negara membayar mahal:

 

1.        Kisah.

2.        Narasi,

3.        Sejarah.

 

Untuk menjadi akar.

Bagi generasi muda selanjutnya.

 

Kisah.

Yaitu cerita tentang kejadian, riwayat, dan lainnya.

 

Dalam hidup seseorang.

Dan lainnya.

 

Narasi.

Yaitu cerita atau deskripsi.

 

Tentang suatu kejadian.

Atau peristiwa.

 

 

Pemerintah zaman itu.

Memberi subsidi untuk museum.

 

Untuk apa?

Agar orang-orang tahu sejarah.

 

Kenapa sejarah begitu penting?

Agar orang-orang tahu.

Tujuan mereka itu untuk apa?

 

Agar orang-orang punya banyak ilmu.

 

Sejarah dipelajari.

Untuk mengenal jati diri kita.

Jati diri bangsa.

 

Kita belajar Sirah Nabawi.

Yaitu sejarah perjuangan Nabi.

 

Dan para sahabat.

Zaman dulu.

 

Kita harus belajar sejarah.

 

Orang-orang hebat.

Terlahir dari sejarah.

 

Mereka belajar sejarah.

Dengan baik.

 

Tak mungkin para pahlawan.

Terlahir begitu saja.

 

Sejarah itu ibadah.

Sejarah itu gagasan.

 

Sejarah itu ilmu.

Sejarah itu dakwah.

 

Al-Quran banyak berisi sejarah.

 

Al-Quran surah Yusuf (surah ke-12) ayat 111.

 

لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ ۗ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَىٰ وَلَٰكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

 

Sesungguhnya pada kisah mereka ada pengajaran bagi orang yang punya akal. Al-Quran bukan cerita yang dibuat-buat, tapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

 

 

(Sumber Felix Siauw)

 

 

 

 

14310. CARI RIDA ALLAH JANGAN MEMBERI INGIN BALASAN LEBIH BANYAK

 


CARI RIDA ALLAH JANGAN MEMBERI INGIN BALASAN LEBIH BANYAK  

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

PERINTAH DAKWAH DAN MATERI DAKWAH

 

 Al-Quran surah Al-Mudassir (surah ke-74) ayat 1-7.

  

يَٰٓأَيُّهَا ٱلْمُدَّثِّرُ
قُمْ فَأَنذِرْ
وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ
وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ
وَٱلرُّجْزَ فَٱهْجُرْ
وَلَا تَمْنُن تَسْتَكْثِرُ

وَلِرَبِّكَ فَٱصْبِرْ


  Hai orang berselimut,
bangunlah, lalu berilah peringatan!
dan Tuhanmu agungkan!
dan pakaianmu bersihkan,
dan perbuatan dosa tinggalkan.

Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

 

 

 MATERI DAKWAH RASULULLAH

 

1.Memberi peringatan.

2.Mengagungkan Rabb ( Allah).

 

3.Membersihkan pakaian.

4.Meninggalkan perbuatan dosa.

 

5.Jangan memberi karena ingin mendapat balasan lebih banyak.

 

6. Dalam menjalankan perintah Allah harus bersabar.

 

 

Tugas Rasulullah.

 

1.        Memberi kabar gembira.

Kepada orang beriman.

 

2.        Mengingatkan  ancaman.

Kepada orang durhaka.

 

Tak ada kebesaran selain Allah.

 

Sehingga makhluk seperti manusia.

Tak boleh bersikap sombong.

 

Perintah membersihkan pakaian.

Dan meninggalkan dosa.

Agar manusia bersih lahir dan batin.

 

 Dilarang mengharapkan balasan lebih besar.

Agar lebih ikhlas dalam berbuat baik.

 

Dan selalu ingin berbuat baik.

Tanpa berhenti.

 

 Selama berdakwah.

Ada isyarat akan mendapat:

1.        Gangguan.

2.        Ejekan.

 

3.        Olok-olok.

4.        Siksaan.

 

Maka harus tetap sabar.

Untuk mencapai rida Allah.

 

 Daftar Pustaka

1.    Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.

2.    Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2017.

3.    Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2017

4.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.

5.    Tafsirq.com online

 

 

14309. TUGAS NABI BERI KABAR GEMBIRA DAN INGATKAN ANCAMAN

 


TUGAS NABI MEMBERI KABAR GEMBIRA DAN INGATKAN ANCAMAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

PERINTAH DAKWAH DAN MATERI DAKWAH

 

 Al-Quran surah Al-Mudassir (surah ke-74) ayat 1-7.

  

يَٰٓأَيُّهَا ٱلْمُدَّثِّرُ
قُمْ فَأَنذِرْ
وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ
وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ
وَٱلرُّجْزَ فَٱهْجُرْ
وَلَا تَمْنُن تَسْتَكْثِرُ

وَلِرَبِّكَ فَٱصْبِرْ


  Hai orang berselimut,
bangunlah, lalu berilah peringatan!
dan Tuhanmu agungkan!
dan pakaianmu bersihkan,
dan perbuatan dosa tinggalkan.

Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

 

 

 MATERI DAKWAH RASULULLAH

 

1.Memberi peringatan.

2.Mengagungkan Rabb ( Allah).

 

3.Membersihkan pakaian.

4.Meninggalkan perbuatan dosa.

 

5.Jangan memberi karena ingin mendapat balasan lebih banyak.

 

6. Dalam menjalankan perintah Allah harus bersabar.

 

 

Tugas Rasulullah.

 

1.        Memberi kabar gembira.

Kepada orang beriman.

 

2.        Mengingatkan  ancaman.

Kepada orang durhaka.

 

Tak ada kebesaran selain Allah.

 

Sehingga makhluk seperti manusia.

Tak boleh bersikap sombong.

 

Perintah membersihkan pakaian.

Dan meninggalkan dosa.

Agar manusia bersih lahir dan batin.

 

 Dilarang mengharapkan balasan lebih besar.

Agar lebih ikhlas dalam berbuat baik.

 

Dan selalu ingin berbuat baik.

Tanpa berhenti.

 

 Selama berdakwah.

Ada isyarat akan mendapat:

1.        Gangguan.

2.        Ejekan.

 

3.        Olok-olok.

4.        Siksaan.

 

Maka harus tetap sabar.

Untuk mencapai rida Allah.

 

 Daftar Pustaka

1.    Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.

2.    Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2017.

3.    Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2017

4.    Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.

5.    Tafsirq.com online