Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, February 11, 2025

39480. ALLAH MEMBUAT ALAM SEMESTA 6 ATAU 8 MASA

 


ALLAH MEMBUAT ALAM SEMESTA 6 ATAU 8 MASA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 82.

 

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلْقُرْءَانَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ ٱللَّهِ لَوَجَدُوا۟ فِيهِ ٱخْتِلَٰفًا كَثِيرًا

 

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran? Kalau kiranya Al-Quran bukan dari sisi Allah, tentu mereka mendapat banyak kontradiksi di dalamnya.

  

TIDAK ADA ayat dalam Al-Quran.

Yang ISINYA (maknanya) saling bertentangan.

 

 Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-41) ayat 12.

 

فَقَضَىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَاتٍ فِى يَوْمَيْنِ وَأَوْحَىٰ فِى كُلِّ سَمَآءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِمَصَٰبِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

 

Maka Dia menjadikannya 7 langit dalam 2 masa. Dia mewahyukan pada tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit dekat dengan bintang-bintang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikian ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

  

Hari (periode) yang disebut Al-Quran ini.

Bukan ukuran 24 jam.

Tapi dengan ukuran sangat berbeda.

 

 UKURAN 1 HARI SAMA DENGAN 1.000 TAHUN

 

Al-Quran menyatakan 1 hari (periode) di sisi Allah.

Sama dengan 1.000 tahun menurut ukuran manusia.

 

Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 47.

 

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ وَلَن يُخْلِفَ ٱللَّهُ وَعْدَهُۥ ۚ وَإِنَّ يَوْمًا عِندَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

  

Dan mereka minta kepadamu agar azab disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya 1 hari di sisi Tuhanmu seperti 1.000 tahun menurut hitunganmu.

 

Kecepatan urusan 1 hari.

Sama dengan 1.000 tahun.

 

Al-Quran surah As-Sajdah (surah ke-32) ayat 5.

 

يُدَبِّرُ ٱلْأَمْرَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ إِلَى ٱلْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥٓ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

 

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam 1 hari kadarnya 1.000 tahun menurut hitunganmu

 

Artinya, kecepatan mengatur urusan dari langit ke bumi.

Dalam 1 hari (periode).

 

Sama dengan 1.000 tahun.

Ukuran manusia.

 

 Kecepatan malaikat 1 hari.

Sama dengan 50.000 tahun

 

Al-Quran surah Al-Maarij (surah ke-70) ayat 4.

 

تَعْرُجُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

 

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam 1 hari kadarnya 50.000 tahun.

 

Artinya kecepatan malaikat naik menghadap Tuhan Allah.

Yaitu 1 hari (periode).

 

Sama dengan 50.000 tahun.

Menurut ukuran manusia.

 

Ayat Al-Quran itu tidak saling bertentangan, karena:

 

Ke-1:

Menunjukkan kecepatan urusan dari langit ke bumi.

 

Ke-2:

Menunjukkan kecepatan para malaikat menuju Allah.

  

Al-Quran surah Al-A’raf (surah ke-7) ayat 54.

 

إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ يُغْشِى ٱلَّيْلَ ٱلنَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ ٱلْخَلْقُ وَٱلْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

  

Sesungguhnya Tuhanmu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam 6 masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanya hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

 

Dalam QS (7:54).

Allah menciptakan langit dan bumi.

Dalam 6 hari/masa (periode).

 

Al-Quran surah Fussilat (surah ke-41) ayat 9.

 

۞ قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْأَرْضَ فِى يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُۥٓ أَندَادًا ۚ ذَٰلِكَ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

  

Katakan: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam 2 masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam".

 

Dalam QS (41:9),.

Allah menciptakan bumi.

Dalam 2 hari (periode).

 

Al-Quran surah Fussilat (surah ke-41) ayat 10.

 

وَجَعَلَ فِيهَا رَوَٰسِىَ مِن فَوْقِهَا وَبَٰرَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَآ أَقْوَٰتَهَا فِىٓ أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَآءً لِّلسَّآئِلِينَ

  

Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam 4 masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.

  

Dalam QS (41:10).

Allah menciptakan penunjang langit dan bumi.

Dalam 4 masa (periode).

  

Al-Quran surah Fussilat (surah ke-41) ayat 12.

 

فَقَضَىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَاتٍ فِى يَوْمَيْنِ وَأَوْحَىٰ فِى كُلِّ سَمَآءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِمَصَٰبِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

  

Maka Dia menjadikannya 7 langit dalam 2 masa. Dia mewahyukan pada tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikian ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

 

Dalam QS (41:12).

Allah menciptakan langit.

Dalam 2 masa/hari (periode).

 

 Kesimpulan.

 

 Ayat-ayat Al-Quran di atas tidak bertentangan, karena:

 

1)        Dalam QS (7:54).

Allah menciptakan LANGIT DAN BUMI

Dalam 6 masa/hari (periode).

 

2)        Dalam QS (41:9).

Allah menciptakan BUMI.

Dalam 2 masa/hari (periode).

 

3)        Dalam QS (41:10).

Allah menciptakan PENUNJANG langit dan bumi.

Dalam 4 masa/hari (periode).

 

4)        Dalam QS (41:12).

Allah menciptakan LANGIT.

Dalam 2 hari (periode).

 

5)        Kalimat ke-1:

Allah menciptakan LANGIT dan BUMI dalam 6 masa/hari (periode).

 

6)        Jika membuat kesimpulan.

Kalimat ke-2, ke-3, dan ke-4:

 

LANGIT, BUMI, dan PENUNJANGNYA.

Dibangun dalam 2+2+4 = 8 hari (periode).

 

Maka terjadi kontradiksi dengan 6 hari (periode) di atas.

 

Kesimpulan itu salah!

 

 Karena, tidak ada kata 8 hari (periode) dalam Al-Quran.

 

Misalnya.

Membangun gedung 30 lantai.

Dalam 6 bulan.

 

1)        Membangun strukturnya.

Dalam 4 bulan.

 

2)        Dengan perincian membangun pondasinya.

Dalam 2 bulan.

 

3)        Dan membangun pagarnya.

Dalam 2 bulan.

 

Jika kamu menyimpulkan.

Membangun gedung 30 lantai.

 

Dalam 4+2+2= 8 bulan.

Maka pendapatmu salah.

 

Yang benar.

 membangun struktur, pondasi, dan pagarnya.

Bersamaan dalam 6 bulan.

 

Membangun gedung 30 lantai.

Tetap dalam 6 bulan.

Bukan dalam 8 bulan.

 

Allah membangun langit dan bumi.

Secara bersamaan.

 

Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 30.

 

أَوَلَمْ يَرَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَنَّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَٰهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ ٱلْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

  

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak tahu bahwa langit dan bumi itu keduanya dahulu suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapa mereka tidak juga beriman?

 

 

Daftar Pustaka.

1.            Zakir Naik.

2.            Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.

3.            Tafsirq.com online

 

39479. TEORI BIG BANG LEDAKAN BESAR DI ALQURAN

 


TEORI BIG BANG LEDAKAN BESAR DI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Teori modern yang diterima tentang asal usul alam semesta.

Yaitu teori “big bang”  (ledakan besar) yang dahsyat.

 

Para ilmuwan masih meneliti teori ini.

 

Konsep letusan dahsyat ini.

Dijelaskan secara garis besar dalam Al-Quran.

Sejak 1.400 tahun lampau.

 

Teori “big bang” (ledakan besar) menjelaskan terjadinya alam semesta.

Mulai satu gumpalan besar.

Kemudian alam semesta meledak jadi jutaan pecahan.

Fenomena ini terjadi miliaran tahun lalu.

 

Sejak saat itu.

Alam semesta meluas dan mengembang makin besar.

 

Sampai suatu saat.

Akan berhenti berkembang.

Alam semesta kembali menciut lagi.

 

Itu teori para ilmuwan tentang alam semesta.

Agaknya sejalan dengan Al-Quran.

 

Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 30.

 

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

 

      Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapa mereka tidak juga beriman?

 

Al-Quran surah Adz-Dzariyat (surah ke-51) ayat 47.

 

وَالسَّمَاءَ بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ

  

   Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.

 

Al-Quran surah Adz-Dzariyat (surah ke-51 ayat 7).

 

وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ

     

Demi langit yang mempunyai jalan-jalan.

 

Al-Quran surah Al-Mursalat (surah ke-77) ayat 8.

 

فَإِذَا النُّجُومُ طُمِسَتْ

    

Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan.

 

Para ilmuwan menyatakan.

Bahwa pada saat terbentuknya alam semesta.

Ruang angkasa penuh gas panas.

 

Al-Quran surah Fushshilat (surah ke-41) ayat 11.

 

ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ

 

      Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati.”

 

     Menurut para ilmuwan.

Kata “asap” penjelasan tepat tentang  gas ini.

 

Allah membagi langit menjadi 7 lapis.

 

Al-Quran surah Fushshilat (surah ke-41) ayat 12.

 

فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَىٰ فِي كُلِّ سَمَاءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

   

     Maka Dia menjadikannya 7 langit dalam 2 masa dan Dia mewahyukan pada tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikian ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

 

     Para ilmuwan perkirakan.

Umur alam semesta sekitar 18 miliar tahun.

 

Al-Quran menyatakan.

Alam semesta diciptakan dalam “6 hari” atau “6 periode”.

 

Sebagian ulama prediksi umur alam semesta sekitar 18,3 miliar tahun.

 

Kata 2 hari di sini.

Bukan ukuran 24 jam standar manusia.

Tapi standar berbeda.

 

Al-Quran menyatakan.

Dalam 1 hari ukuran Allah sama dengan 1.000 tahun ukuran manusia.

 

Dalam keadaan tertentu 1 hari sama dengan 50.000 tahun.

 

      Al-Quran surah Al-Maarij (surah ke-70) ayat 4.

 

تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

 

   Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam 1 hari yang kadarnya 50.000 tahun.

 

         Al-Quran surah Ar-Ra’du (surah ke-13) ayat 2.

 

اللَّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ

    

    Allah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.

      Teori sains modern jelaskan.

Alam semesta berasal dari ledakan sebuah gumpalan besar dahsyat.

 

Tapi belum berhasil menentukan,

 

“Bagaimana cara gumpalan besar itu terwujud dan bagaimana ruang angkasa berupa kekosongan dan kehampaan terbentuk?”

 

      Saat ini, beberapa ilmuwan sampai kepada kesimpulan tentang kemungkinan penciptaan alam semesta.

 

Artinya, alam semesta terjadi karena ada yang menciptakannya.

Bukan terjadi kebetulan.

 

      Al-Quran surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 16-17.

 

وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ لَوْ أَرَدْنَا أَنْ نَتَّخِذَ لَهْوًا لَاتَّخَذْنَاهُ مِنْ لَدُنَّا إِنْ كُنَّا فَاعِلِينَ

 

      Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main. Sekiranya Kami hendak membuat sesuatu permainan (istri dan anak), tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami. Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya).

 

       Umat Islam yang patuh sangat yakin terhadap kebenaran Al-Quran.

 

Apa pun yang dikatakan Al-Quran pasti benar.

 

Tak perlu menunggu sampai Al-Quran membuktikan kebenarannya.

 

      Ketika ayat Al-Quran terkait alam semesta.

Ternyata terbukti benar secara ilmiah.

 

Hal itu membantu mendukung bukti.

Bahwa Al-Quran benar-benar  wahyu dari Allah Yang Maha Tinggi.

 

 

Daftar Pustaka

1.                Anwar, Duaa. Memahami Segalanya Tentang Al-Quran. The Everything Koran Book. Penerbit Karisma Publishing Group, Batam 2004.

2.                Mustofa, Agus. Pusaran Energi Kakbah. Penerbit Padma Press. Surabaya 2006.

3.                Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

4.                Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

5.                Al-Mubarakfury, Syaikh Shafiyurrahman. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.

6.                Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2017.

7.                Ghani, Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2017

8.                Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.

9.                Tafsirq.com online