Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, April 5, 2025

40202. DAMPAK POSITIF NEGATIF ORANG SERING DIBANTU

 


DAMPAK POSITIF NEGATIF ORANG SERING DIBANTU

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

Orang yang selalu dibantu.

Dalam hidupnya.

 

 Mengalami dampak positif dan negatif.

Tergantung konteks dan intensitas bantuan.

 

A.               Dampak Positif:

 

1)        Merasa didukung secara emosi.

 

2)        Bantuan terus-menerus membuat orang merasa dicintai, diperhatikan, dan tak sendirian.

 

3)        Mengurangi stres.

 

Dalam situasi sulit.

Bantuan orang lain.

Mengurangi beban mental dan emosi.

 

3. Meningkatkan percaya diri (dalam beberapa kasus).

 

Jika bantuan bersifat memberdayakan.

Maka membantu orang belajar.

Dan tumbuh percaya diri.

 

4. Meningkatkan efisiensi.

Bantuan mempercepat capai tujuan.

Solusi atasi masalah lebih cepat.

 

 

 

Dampak Negatif:

 

1)        Ketergantungan.

Orang terlalu bergantung.

Hilang inisiatif

Tak mandiri.

 

2)        Kurang tanggung jawab.

Jika selalu dibantu.

 

Maka orang tak bertanggung jawab.

Atas tindakannya.

 

3)        Minim perkembangan pribadi.

 

Tantangan hidup bagian pertumbuhan.

Jika selalu dibantu.

Maka hilang kesempatan.

Untuk belajar dari kesalahan.

 

4)        Harga diri menurun.

 

Terus menerus dibantu.

Membuat orang merasa tak mampu.

Dan merasa rendah diri.

 

5)        Konflik social.

Orang merasa dimanfaatkan.

 

Merasa lelah membantu terus-menerus.

Bisa merusak hubungan.

 

6)        Melemahkan motivasi untuk berkembang.

 

Jika segala sesuatu dibantu dan disiapkan.

Maka tak ada dorongan untuk belajar dan berkembang.

 

7)        Tumbuh rasa berhak menerima.

 

Jika bantuan tak dibatasi.

Maka orang bisa merasa itu haknya.

 

Bukan untuk kebaikan.

Dia akan menuntut lebih.

 

Kesimpulan.

 

Membantu orang orang itu perbuatan baik.

Tapi idealnya bantuan untuk memberdayakan.

 

Al-Quran surah Al-Maidah (surah ke-5) ayat 2.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحِلُّوا شَعَائِرَ اللَّهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ وَلَا الْهَدْيَ وَلَا الْقَلَائِدَ وَلَا آمِّينَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنْ رَبِّهِمْ وَرِضْوَانًا ۚ وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَاصْطَادُوا ۚ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ أَنْ صَدُّوكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَنْ تَعْتَدُوا ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

 

Hai orang-orang yang beriman, jangan kamu melanggar syiar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan haram, jangan (mengganggu) binatang had-ya, dan binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang yang mengunjungi Baitullah sedangkan mereka mencari karunia dan rida dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka boleh berburu. Dan jangan sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalangi kamu dari Masjidil Haram, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.

 

Perintah Allah dalam Al-Quran.

 

1)        Agar tolong menolong dalam berbuat baik.

 

2)        Dilarang tolong menolong dalam berbuat jahat.

 

 

 

(Sumber Tafsir Quran Perkata DR M Hatta)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

40201. HARTA WARIS KALALAH TANPA ORTU TANPA ANAK

 


HARTA WARISAN KALALAH TANPA ORTU TANPA ANAK

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 176.

 

يَسْتَفْتُونَكَ قُلِ اللَّهُ يُفْتِيكُمْ فِي الْكَلَالَ ۚ إِنِ امْرُؤٌ هَلَكَ لَيْسَ لَهُ وَلَدٌ وَلَهُ أُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَ ۚ وَهُوَ يَرِثُهَا إِنْ لَمْ يَكُنْ لَهَا وَلَدٌ ۚ فَإِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثَانِ مِمَّا تَرَكَ ۚ وَإِنْ كَانُوا إِخْوَةً رِجَالًا وَنِسَاءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْأُنْثَيَيْنِ ۗ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ أَنْ تَضِلُّوا ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

    

     

Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakan (Muhammad) : "Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang wafat, dan ia tidak mempunyai anak, tetapi mempunyai saudara wanita, maka bagi saudaranya wanita itu separuh harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang pria mempusakai (seluruh harta saudara wanita), jika ia tidak mempunyai anak; tetapi jika saudara wanita itu 2 orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara pria dan wanita, maka bagian seorang saudara pria sebanyak bagian 2 orang saudara wanita. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.  

 

Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 176.

 

Jabir bin Abdillah berkata,

”Ayat ini turun berkenaan denganku.”

 

Ketika Jabir bin Abdillah sakit, Rasulullah menjenguknya.

 

Jabir bin Abdillah bertanya,

 

”Ya Rasulullah, bolehkah aku berwasiat kepada saudara wanitaku dengan sepertiga hartaku?”

 

Rasulullah bersabda,”boleh.”

 

Kemudian Rasulullah keluar dan balik pulang.

 

Tak lama kemudian, Rasulullah datang lagi dan bersabda,

 

”Aku yakin kamu tidak wafat karena sakitmu ini, Allah menurunkan wahyu bahwa hak waris adalah dua pertiga harta.”

 

Kemudian turun ayat 176 ini.

 

Kalalah adalah orang yang ketika meninggal dunia, sudah tidak mempunyai ayah dan anak yang masih hidup.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.        Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.        Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.        Tafsirq.com online.

 

 

 

 

 

40200. JANJI KAMPANYE DILAKUKAN SEKADARNYA

 






JANJI KAMPANYE CUMA DILAKUKAN SEKADARNYA  

Oleh:  Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Dalam 1 tahun

Presiden mengelola uang

Sekitar Rp3.000 triliun.

 

1.        Jika Presiden pintar.

Pandai mengelola uang.

 

Maka :

 

1)        Negara cepat maju dan modern.

2)        Rakyat cepat makmur.

 

3)        Harga sembako murah.

4)        Biaya sekolah murah.

 

5)        Biaya kesehatan murah.

6)        Gampang cari kerja.

 

7)        Semua jalan mulus.

8)        Pejabat dan rakyat semua makmur.

 

2.        Tapi jika Presiden bodoh.

Tak pintar mengelola uang.

 

Maka :

 

1)        Negara banyak utang.

2)        Negara tak cepat maju.

 

3)        Rakyat tak cepat makmur.

4)        Harga sembako mahal.

 

5)        Biaya sekolah mahal.

6)        Biaya kesehatan mahal.

 

7)        Sulit cari kerja.

8)        Banyak jalan yang rusak.

 

9)        Pejabat makmur, tapi rakyat susah.

 

Maka dalam Pemilu rakyat harus:

 

1)        Pintar memilih pemimpin yang baik.

2)        Tak mudah ditipu janji palsu.

 

3)        Janji kampanye hanya untuk menarik suara.

 

4)        Setelah jadi pejabat, janji kampanye hanya dilakukan sekadarnya.

 

5)        Malah fokus pada kegiatan lain.

Bukan janji dalam kampanye.

 

6)        Dekat Pemilu pasti banyak Bansos.

Bansos untuk menarik suara.

Dan menipu rakyat.

 

7)        Bansos itu uang negara.

Bukan uang pribadi.

 

8)        Bansos tetap diterima, tapi wajib memilih pemimpin yang baik.

 

9)        Siapa pun jadi presiden.

Dia kelola uang 3.000 T pertahun.

 

 

10)  Wajib dipilih presiden yang pintar kelola uang.

Agar negara cepat maju

Dan rakyat cepat makmur.

 

 

(Dari segala sumber)