Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tuesday, May 6, 2025

40548. TEMA QURAN MELONCAT ACAK HIDUP MANUSIA KOMPLEKS

 




TEMA QURAN MELONCAT ACAK HIDUP MANUSIA KOMPLEKS

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Tema yang dibahas Al-Quran.

Sering melompat-lompat acak.

Sebab hidup manusia kompleks.

 

Contohnya.

 

Surah Al-Baqarah (surah ke-2).

Ayat 1-286.

 

Salah satu surah dianggap “melompat-lompat” temanya.

 

Surah Al-Baqarah.

1)        Panjang.

2)        Mencakup banyak topik.

 

A.       Awal surah Al-Baqarah (ayat 1-5).

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 1-5.


الم

 

1. Alif laam miim.

 

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

 

2. Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang yang bertakwa,

 

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

 

3. (yaitu) orang yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

 

وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

 

4. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

 

أُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

 

5. Mereka itu tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan mereka orang-orang yang beruntung.

 

Keterangan.

Surah Al-Baqarah ayat 1-5.

 

Berbicara tentang orang:

1)        Beriman.

2)        Kafir.

3)        Munafik.

 

Langsung membahas 3 jenis manusia.

Berdasar respons pada petunjuk.

 

B.       Surah Al-Baqarah ayat 6–20.

 

Penjelasan lebih terperinci.

Tentang orang:

 

1)        Kafir.

2)        Munafik.

3)        Lengkap dengan perumpamaan yang tajam.

 

C.       Surah Al-Baqarah ayat 30 - 39.

 

Tiba-tiba “beralih” ke kisah:

1)                Nabi Adam AS.

2)                Iblis.

 

Padahal sebelumnya tentang orang-orang zaman Nabi Muhammad.

 

Tapi ini memberi konteks awal mula manusia di bumi.

 

D.       Surah Al-Baqarah ayat 40 -123.

 

Membahas sejarah panjang Bani Israil.

Bukan sedang bercerita sejarah.

 

Tapi umat Islam di Madinah.

Saat itu banyak interaksi dengan Yahudi.

 

Allah menyingkap pola kesalahan mereka.

Agar jadi pelajaran.

 

E.       Surah Al-Baqarah ayat 183–187.

 

Perintah puasa Ramadan.

Muncul di tengah surah.

 

Menunjukkan hukum turun.

Di antara nasihat sejarah dan akidah.

 

F.        Surah Al-Baqarah ayat 255.

Yaitu: Ayat Kursi

 

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

 

255. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

 

Keterangan.

 

Ayat sangat agung tentang tauhid dan kekuasaan Allah.

 

Muncul tiba-tiba di tengah aturan hukum.

Memperkuat fondasi iman.

Di tengah aturan hidup.

 

G.      Keterkaitan Tersembunyi.

 

Meskipun tampak acak.

Benang merahnya tetap kuat:

 

Yaitu:

1)        Menyusun akidah.

2)        Sejarah sebagai pelajaran.

 

3)        Hukum.

4)        Spiritual.

 

Mengajarkan bahwa hidup manusia kompleks.

 

Petunjuk Allah mencakup segala segi:

Yaitu:

 

1)        Iman.

2)        Ibadah.

3)        Sosial.

 

4)        Ekonomi.

5)        Sejarah.

 

Penutup.

 

1)        Susunan Al-Quran bukan acak.

2)        Tapi multi dimensi.

 

3)        Menyesuaikan dengan realitas manusia.

 

4)        Terkadang butuh pelajaran,  peringatan, hukum, pengingat spiritual.

 

5)         Semua dalam satu paket petunjuk.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

40545. ARSENAL VS BOURNE (1-2)

Monday, May 5, 2025

40544. JAWABAN ISLAM KRITIK AYAT JIHAD QURAN

 




JAWABAN ISLAM ATAS KRITIK AYAT JIHAD QURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Kritik terhadap al-Quran.

1)        Ayat Jihad.

2)        Kekerasan

 

Kritik Barat:

 

Beberapa pihak menuduh Al-Qur’an.

Mendorong kekerasan atau perang.

 

Terhadap non-Muslim.

Mereka biasanya mengutip ayat.

Seperti:

 

1)        QS At-Taubah (9:5)

 

"Maka bunuhlah orang-orang musyrik di mana saja kamu temui mereka..."

 

2)        QS Al-Baqarah (2:191).

 

"Bunuhlah mereka di mana saja kamu temui mereka..."

 

Interpretasi keliru mereka:

Yaitu:

 

1)        Dianggap Islam memerintahkan membunuh semua non-Muslim.

 

2)        Jihad dalam Islam.

Dianggap identik kekerasan dan teror.

 

Penjelasan Islam.

 

Al-Quran surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 5.

 

إِذَا انْسَلَخَ الْأَشْهُرُ الْحُرُمُ فَاقْتُلُوا الْمُشْرِكِينَ حَيْثُ وَجَدْتُمُوهُمْ وَخُذُوهُمْ وَاحْصُرُوهُمْ وَاقْعُدُوا لَهُمْ كُلَّ مَرْصَدٍ ۚ فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ فَخَلُّوا سَبِيلَهُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

Jika sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrik itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkap mereka. Kepung mereka dan intai di tempat pengintaian. Jika mereka bertobat dan mendirikan salat dan menunaikan zakat, maka beri kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.

 

 

1.        Konteks Historis (Asbābun Nuzūl):

 

QS At-Taubah (9:5).

Disebut "Ayat Pedang" (Ayat al-Sayf).

 

1)        Turun saat kondisi perang.

Antara Muslim dan kaum musyrik Mekah.

 

2)        Kaum musyrik Mekah.

Melanggar perjanjian damai.

Melanggar Perjanjian Hudaibiyah.

 

3)        Ayat ini tidak ditujukan kepada semua non-Muslim.

 

4)        Tapi hanya yang melanggar perjanjian dan memerangi Islam.

 

2.        Ayat Lanjutan Menyeimbangkan.

 

Al-Quran surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 6.


وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ مَأْمَنَهُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَعْلَمُونَ

 

Dan jika seorang di antara orang-orang musyrik itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungi ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkan ia ke tempat aman baginya. Demikian itu sebab mereka kaum yang tidak mengetahui.

 

QS At-Taubah (9:6)

 

"Dan jika seorang dari kaum musyrik meminta perlindungan kepadamu, maka lindungi dia..."

 

Keterangan.

 

Hal itu bukti rahmat dan keadilan Islam.

Bahkan kepada musuh.

 

3.        Jihad Tidak Selalu Berarti Perang.

 

Kata “jihad” dalam Al-Qur’an.

Artinya:

 

1)        Bersungguh-sungguh di jalan Allah.

2)        Termasuk jihad melawan hawa nafsu.

 

3)        Jihad melawan kebodohan.

4)        Perang (qitāl) hanya salah 1 bentuk jihad.

 

5)        Tapi perang (qital) diatur ketat.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 190.


وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

 

Dan perangi di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) jangan kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

 

QS Al-Baqarah (2:190).

 "Jangan melampaui batas".

 

4.        Islam Menyerukan Perdamaian.

 

Al-Quran Al-Anfal (surah ke-8) ayat 61.

 

 وَإِنْ جَنَحُوا لِلسَّلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

 

Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condong kepadanya dan bertawakkal kepada Allah. Sesungguhnya Dia Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

 

QS Al-Anfal (8:61)

 

"Jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kamu kepadanya..."

 

Keterangan.

 

1)        Islam mengutamakan damai.

2)        Islam usahakan rukun.

 

3)        Perang hanya untuk bertahan.

4)        Perang bukan untuk agresi.

 

Kesimpulan.

 

1)        Ayat yang dikutip untuk menyerang Islam dikeluarkan dari konteksnya.

 

2)        Al-Qur’an tidak mendorong kekerasan sembarangan.

 

3)        Islam justru menekankan keadilan.

 

4)        Islam mengatur etika dalam berperang.

 

Kritik ini sering muncul.

Sebab pendekatan literal.

 

Tanpa pemahaman tafsir.

Tak melihat sejarah wahyu.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.