Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, July 11, 2025

41187. DOSA DARI LISAN MANUSIA DI ALQURAN

 

 


DOSA DARI LISAN MANUSIA VERSI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Allah menciptakan manusia.

Dengan anggota tubuh sempurna.

Termasuk lisan.

 

Salah satu nikmat besar.

Dari Allah bagi manusia.

 

Yaitu lisan.

Sehingga manusia bisa berbicara.

 

Tapi lisan bisa jadi sebab.

 Orang masuk dalam neraka.

Jika tidak dijaga.

 

Dosa berasal dari lisan manusia.

 

A.       Dilarang gibah (bergunjing)

 

Arti "Gibah" dalam Islam.

Yaitu:

 

1)        Membicarakan keburukan orang lain.

2)        Membahas aib orang lain.

 

3)        Jika orangnya mendengar.

Maka dia tak suka.

 

4)        Meskipun hal itu benar.

 

A.       Al-Quran melarang gibah.

 

 

Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 12.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

 

Hai orang-orang beriman, jauhi kebanyakan prasangka (curiga), karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan jangan mencari keburukan orang dan jangan bergunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.

 

 

 

 

Catatan.

 

1)        Gibah ibarat makan daging bangkai saudara sendiri.

 

2)        Gambaran kejinya perbuatan gibah.

 

3)        Gibah yaitu membahas hal yang benar tentang seseorang.

 

4)        Tapi dikatakan di belakangnya dan menyakitinya.

 

5)        Jika yang dikatakan tidak benar.

Maka itu bukan gibah.

Tapi fitnah dan dosanya lebih besar.

 

6)        Gibah dilarang dalam Islam.

Sebab merusak ukhuwah.

 

Menebar kebencian.

Termasuk dosa besar.

 

B.       Dilarang adu domba.

 

Al-Quran surah Al-Qalam (surah ke-68) ayat 11.


هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ

 

Yang suka mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah.

 

Catatan.

1)        Adu domba menghancurkan ukhuwah.

2)        Merusak kepercayaan.

 

3)        Menyulut permusuhan.

 

4)        Orang adu domba agar timbul pertikaian.

5)        Dia berdosa besar.

 

C.       Dilarang dusta dan sumpah palsu

 

Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 61.


فَمَنْ حَاجَّكَ فِيهِ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ فَقُلْ تَعَالَوْا نَدْعُ أَبْنَاءَنَا وَأَبْنَاءَكُمْ وَنِسَاءَنَا وَنِسَاءَكُمْ وَأَنْفُسَنَا وَأَنْفُسَكُمْ ثُمَّ نَبْتَهِلْ فَنَجْعَلْ لَعْنَتَ اللَّهِ عَلَى الْكَاذِبِينَ

 

Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakan (padanya): "Mari kita memanggil anak kami dan anak kamu, isteri kami dan isteri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian mari kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang yang dusta.

 

Al-Quran surah An-Nahl (surah ke-16) ayat 94.


وَلَا تَتَّخِذُوا أَيْمَانَكُمْ دَخَلًا بَيْنَكُمْ فَتَزِلَّ قَدَمٌ بَعْدَ ثُبُوتِهَا وَتَذُوقُوا السُّوءَ بِمَا صَدَدْتُمْ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَلَكُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

 

Dan jangan kamu jadikan sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu, yang menyebabkan tergelincir kaki(mu) sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan kemelaratan (di dunia) karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah; dan bagimu azab yang besar.

 

Catatan.

 

1)        Bohong dan bersumpah palsu.

2)        Merusak keadilan dan kepercayaan.

 

3)         Nabi menyebut dusta.

Salah satu ciri orang munafik.

 

 

B.       Dilarang mencela, menghina, dan sombong.

 

Al-Quraan surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 11.

 


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

 

Hai orang-orang beriman, jangan sekumpulan pria menghina kumpulan lain, boleh jadi yang dihina lebih baik daripada mereka. Dan jangan pula sekumpulan wanita menghina kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan lebih baik. Dan jangan suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itu orang zalim.

 

Catatan.

 

1)        Islam ajarkan tutur kata lembut dan penuh adab.

2)        Tak menghina.

 

3)        Tak mengejek.

4)        Tak sombong dengan ucapan.

 

C.       Dilarang berkata kasar pada orang tua.

 

Al-Quran surah Al-lsra (surah ke-17) ayat 23.


۞ وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

 

Dan Tuhanmu memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali jangan kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan jangan kamu membentak mereka dan ucapkan kepada mereka perkataan mulia.

 

Catatan.

 

1)        Penting menjaga lisan kita.

2)        Kepada orang tua kita sendiri.

 

3)        Ucapan kasar atau membentak.

Termasuk durhaka.

Meskipun hanya satu kata.

 

 

Mari kita atur dalam berucap.

Gunakan lisan untuk:

 

1)                Zikir kepada Allah

2)                Membaca Al-Qur’an.

 

3)                Mengajak kepada kebaikan

4)                Menasihati dengan hikmah

 

5)                Tak gibah.

6)                Tak dusta.

 

7)                Tak fitnah.

8)                Tak mencela.

9)                Tak menghina.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

 

Thursday, July 10, 2025

41181. GERAKAN DAN PERINTAH SALAT DI QURAN

 


 

GERAKAN DAN PERINTAH SALAT DI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Dalam Al-Qur’an.

1)        Perintah salat.

2)        Beberapa gerakan salat.

 

Disebutkan dalam berbagai ayat.

 

1)        Al-Qur’an tak merinci lengkap tata cara salat.

 

2)        Hadis Nabi memberi  perincian gerakan salat.

 

 

A.       Perintah salat dalam Al-Qur’an

 

Allah memerintahkan salat eksplisit.

Dalam banyak ayat.

 

Beberapa contohnya:

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 43.

 

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

 

Dan dirikan salat, tunaikan zakat dan rukuklah beserta orang yang rukuk.

 

Al-Quranj surah Al-Isra’ (surah ke-17) ayat 78.

 


أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

 

Dirikan salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikan pula salat) Subuh. Sesungguhnya salat Subuh disaksikan (oleh malaikat).

 

Al-Quran nsurah An-Nisa’ (surah ke-4) ayat 103.


فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

 

Maka jika kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah pada waktu berdiri, waktu duduk dan waktu berbaring. Kemudian jika kamu merasa aman, maka dirikan salat itu (seperti biasa). Sesungguhnya salat  adalah fardu yang ditentukan waktunya atas orang-orang beriman.

 

Al-Quran surah Taha (surah ke-20) ayat 14.

 

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

 

Sesungguhnya Aku adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikan salat untuk mengingat Aku.

 

B.       Gerakan salat dalam Al-Qur’an.

 

1.        Berdiri (Qiyam)

 

Tidak disebutkan langsung.

Tapi dalam perintah umum salat.

 

Seperti:

"Dirikan salat..."

(Misalnya: Al-Baqarah (2:43)

 

"Dirikan",

Dipahami oleh ulama.

 

Termasuk berdiri (qiyam).

Jika mampu.

 

2.        Rukuk (menunduk)

 

"...dan rukuklah beserta orang yang rukuk."

QS. Al-Baqarah (2:43)

 

3.        Sujud

 

Al-Quran surah Al-Furqan (surah ke-25) ayat 60.

 


وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اسْجُدُوا لِلرَّحْمَٰنِ قَالُوا وَمَا الرَّحْمَٰنُ أَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُورًا ۩

 

Dan jika dikatakan pada mereka: "Sujudlah kamu sekalian kepada yang Maha Penyayang", mereka menjawab: "Siapakah yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akan sujud kepada Tuhan Yang kamu perintahkan kami (bersujud kepada-Nya)?", dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman).

 

Al-Quran surah Al-Haj (surah ke-22) ayat 77.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ۩

 

Hai orang-orang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.

 

 

"Wahai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuat baiklah, agar kamu beruntung."

(QS. Al-Hajj 22:77)

 

4.        Tasyahhud (duduk).

 

Tidak disebutkan eksplisit.

Cara “salat Nabi” yang lengkap.

Dijelaskan dalam hadis.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 238.


حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ

 

Jagalah semua salat(mu), dan (jaga) salat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam salatmu) dengan khusyuk.

 

5.        Takbir

 

Al-Quran surah Al-Muzzammil (surah ke-73) ayat 8.


وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ إِلَيْهِ تَبْتِيلًا

 

Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadah kepada-Nya dengan penuh ketekunan.

 

Catatan.

 

1)        Ucapan “Allahu Akbar” tak disebut eksplisit dalam Al-Qur’an sebagai bagian gerakan salat.

 

2)        Tapi zikir dan takbir ditekankan.

 

Al-Quraan surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 185.


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

 

(Beberapa hari yang ditentukan ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan petunjuk itu dan pembeda (hak dan batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau musafir (lalu ia berbuka), maka (wajib baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya pada hari lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

 

Kesimpulan

 

 

 

1)        Salat tiang agama.

2)        Akan dihisab di akhirat.

 

3)        Hubungan langsung hamba dengan Allah.

4)        Salat adalah perintah Allah.

 

5)        Salat tak hanya rutinitas.

6)        Tapi bukti taat pada Allah.

 

7)        Pengingat agar tak lalai dalam hidup.

 

8)        Salat wajib dikerjakan dan berwaktu

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 103.


فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

 

Maka apabila kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri,  duduk dan berbaring. Kemudian apabila kamu merasa aman, maka dirikan salat itu (seperti biasa). Sesungguhnya salat adalah fardu yang ditentukan waktunya atas orang-orang beriman.

 

 

 

Salat harus dilakukan tepat waktu.

Jangan ditunda-tunda.

 

Gerakan salat tak sekadar ritual fisik.

Rukuk simbol tunduk.

 

Sujud bentuk pasrah total pada Allah.

 

Nabi bersabda:

 

“Salatlah kalian seperti kalian melihat aku salat.”

(HR. Bukhari)

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.