SOMBONG DILARANG TAPI PERCAYA DIRI BOLEH
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Perbedaan sifat
1)
Sombong.
2)
Percaya diri
Dalam Al-Qur’an.
Yaitu:
1)
Sombong (Dilarang Al-Qur’an)
2)
Percaya Diri (Dianjurkan)
A.
Sombong
(Dilarang dalam Al-Qur’an)
1)
Arti sederhana:
2)
Sombong:
a.
Merasa diri paling hebat.
b.
Merendahkan orang lain.
c.
Lupa bahwa semua dari Allah.
3)
Ciri-ciri sombong di Al-Qur’an:
a.
Merasa lebih baik dari orang lain
b.
Meremehkan atau menghina orang lain
c.
Tak mau terima nasihat
d.
Anggap sukses murni hasil sendiri
Contoh dalam Al-Qur’an:
1)
Iblis menolak sujud
2)
Karena merasa lebih mulia
QS. Al-A‘raf (7:12)
قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ
خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ
Allah berfirman:
"Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) waktu Aku
menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripada dia: Engkau
ciptakan saya dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah".
Catatan.
1)
“Aku lebih baik daripada dia.”
Lukman menasihati anaknya
Agar tidak sombong
QS. Lukman (31:18)
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ
اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
Dan jangan kamu
memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan jangan kamu berjalan di
bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong
lagi membanggakan diri.
Catatan.
1)
“Jangan kamu memalingkan wajah dari
manusia dan jangan berjalan di bumi dengan sombong.”
2)
Penilaian Al-Qur’an:
a.
Sombong itu dosa dan dibenci Allah.
B.
Percaya Diri
(Dibolehkan & Dianjurkan)
1)
Arti sederhana:
2)
Percaya diri:
a.
yakin pada kemampuan diri.
b.
Tak merendahkan orang lain.
c.
Tetap sadar semua dari Allah.
Ciri-ciri percaya diri di Al-Qur’an:
1)
Berani melakukan kebaikan
2)
Yakin bisa karena ditolong Allah
3)
Tetap rendah hati
4)
Tak menghina orang lain
Contoh di Al-Qur’an:
1)
Allah melarang takut dan minder.
2)
Bagi orang beriman
QS. Ali Imran (3:139)
وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ
مُؤْمِنِينَ
Jangan kamu bersikap
lemah, dan jangan (pula) kamu bersedih hati, padahal kamu orang yang paling
tinggi (derajatnya), jika kamu orang yang beriman.
Catatan.
1)
“Jangan kamu merasa lemah dan jangan
bersedih, kamu paling tinggi derajatnya jika beriman.”
2)
Nabi Musa percaya diri saat dakwah.
3)
Tapi tetap bergantung pada Allah
QS. Taha (20:25)
قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي
Berkata Musa: "Ya
Tuhanku, lapangkan untukku dadaku,
Catatan.
1)
“Wahai Tuhanku, lapangkan dadaku.”
Penilaian Al-Qur’an:
1)
Percaya diri itu baik.
2)
Asal tetap rendah hati dan ingat
Allah.
Kesimpulan
Sombong =
1)
Merasa hebat tanpa Allah.
2)
Meremehkan orang lain
Percaya diri
1)
Yakin pada diri karena Allah.
2)
Tetap rendah hati
Bedanya Sombong dan Percaya Diri
(Versi Siswa)
1.
Sombong
1)
Merasa diri paling hebat
2)
Meremehkan orang lain.
3)
Contoh di sekolah:
a.
Nilainya tinggi, lalu mengejek teman
b.
Tidak mau dinasihati guru
c.
Merasa pintar, karena usaha sendiri
saja
Menurut Al-Qur’an:
1)
Allah tak suka orang sombong
QS. Luqman: 18
2.
Percaya Diri
1)
Yakin pada kemampuan diri.
2)
Tapi tetap sopan dan rendah hati.
Contoh di sekolah:
1)
Berani menjawab di kelas
2)
Mau tampil di depan umum
3)
Tetap menghargai teman
Menurut Al-Qur’an:
1)
Allah menyuruh orang beriman tidak
minder
QS. Ali Imran: 139)
Ringkasan (Mudah Diingat)
1)
Sombong: “Aku hebat, kamu rendah”
2)
Percaya diri: “Aku bisa, dengan izin
Allah”
Pesan untuk Siswa
1)
Jadi percaya diri.
2)
Bukan sombong
3)
Berani mencoba.
4)
Tapi tetap rendah hati
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI
.jpeg)
0 comments:
Post a Comment