Tuesday, January 6, 2026

54571. QURAN DAN BIOLOGI ORANG MANUSIA DAN HEWAN

 


ALQURAN DAN BIOLOGI OTAK MANUSIA DAN HEWAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Anatomi

1)        Otak manusia.

2)        Otak hewan

 

Ditinjau dari:

1)        Biologi modern.

2)        Al-Qur’an

 

OTAK MENURUT BIOLOGI MODERN

 

A.       Bagian utama otak

Umum pada manusia & hewan.

 

1.        Otak besar (Cerebrum)

 

1)        Bagian otak paling besar.

 

2)        Fungsi:

  1. Berpikir
  2. Mengingat

 

  1. Ambil keputusan
  2. kesadaran diri

 

Istilah teknis:

1)        Korteks serebri = lapisan luar otak besar, tempat berpikir dan kesadaran

 

2)        Lobus frontal = bagian depan otak, mengatur logika & moral

 

 

3)        Lobus temporal = bagian samping, mengatur bahasa & ingatan

 

Perbedaan penting:

1)        Manusia: cerebrum sangat besar dan kompleks

 

2)        Hewan: cerebrum lebih kecil → perilaku lebih instingtif

 

2.                Otak kecil (Cerebellum)

 

Mengatur:

 

1)                keseimbangan

2)                gerakan halus

3)                koordinasi otot

 

Istilah teknis:

1)        Koordinasi motorik = kerja sama otot agar gerakan rapi

  •  

Manusia & hewan

1)        Sama-sama punya cerebellum.

 

2)        Tapi hewan atletik (burung, kucing) cerebellumnya relatif kuat.

 

3.        Batang otak (Brainstem)

 

1)        Penghubung otak dan sumsum tulang belakang.

 

2)        Fungsi:

 

 

a.        bernapas

b.        denyut jantung

c.        refleks dasar

 

Istilah teknis:

1)        Medulla oblongata = pengatur napas & jantung

 

Bagian ini

1)        Hampir sama pada semua makhluk hidup.

2)        Fungsi bertahan hidup

 

B.               OTAK MENURUT AL-QUR’AN

 

1)        Al-Qur’an tak sebut “otak” eksplisit.

2)        Tapi sebut fungsi otak.

3)        Dengan istilah yang tepat.

 

1.        AQL (العقل) – Akal

 

1)        Fungsi berpikir, memahami, dan menimbang kebenaran

 

QS. Al-Baqarah (2:44)


۞ أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسَكُمْ وَأَنْتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

 

Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedangkan kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca Kitab (Taurat)? Maka tidaklah kamu berpikir?

 

Catatan

1)        “Apakah kamu tidak pakai akal?”

 

2)        Makna ilmiah:

 

1)        Akal bekerja melalui otak besar (cerebrum)

 

2)        Hewan:

Tak disebut punya akal di Al-Qur’an

 

3)        Manusia:

Diberi akal, tanggung jawab moral

 

2.        QALB (القلب) – Pusat kesadaran batin

 

QS. Al-Haj (22:46)


أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا ۖ فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَٰكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ

 

Maka apakah mereka tidak berjalan di bumi, lalu mereka punya hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau punya telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukan mata itu buta, tapi yang buta, ialah hati dalam dada.

 

Catatan.

1)         “Bukan mata yang buta, tapi yang buta ialah hati (qalbu).”

 

Catatan

1)        Qalbu tak sekadar jantung fisik

2)        Tapi tunjuk pusat kesadaran, niat, dan iman

 

 Ilmiah modern:

1) Emosi & keputusan moral

2) Diproses di otak.

 

3) Sistem limbik & frontal

4) Al-Qur’an sebut fungsi, bukan organ

 

3.        NĀṢIYAH (ناصية) – Ubun-ubun / Bagian depan kepala

 

QS. Al-‘Alaq (96:15-16)


كَلَّا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ

 

15. Ketahui, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,

 

نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ

 

16. (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.

 

Catatan.

1)        “Sungguh jika dia tidak berhenti, Kami tarik ubun-ubunnya.”

 

Istilah teknis:

1)        Prefrontal cortex = bagian depan otak

 

2)        Mengatur:

a.        kejujuran

b.        keputusan

c.        kontrol diri

 

1)        Ayat Quran ini

2)        Sangat sesuai temuan neurosains modern

 

C.               HEWAN MENURUT AL-QUR’AN

 

QS. Al-An’am (6:38)


وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّا أُمَمٌ أَمْثَالُكُمْ ۚ مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ

 

Dan tidaklah binatang ada di bumi dan burungyang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tidak Kami alpakan sesuatupun dalam Kitab, kemudian kepada Tuhan mereka dihimpunkan.

 

Catatan.

1)        “Tak ada hewan melata dan burung, melainkan umat seperti kamu.”

 

2)        Hewan:

  1. Punya otak
  2. Bisa belajar

 

  1. Berkomunikasi
  2. Taat pada hukum alam

 

Tapi hewan:

1)        Tak diberi akal moral

2)        Tak dibebani dosa & pahala

 

Biologi:

1)        Hewan bertindak berdasar:

 

a.        insting = program bawaan

b.        kondisioning = belajar sederhana

 

2)         Biologi menjelaskan “bagaimana otak bekerja”

 

3)        Al-Qur’an menjelaskan “untuk apa akal digunakan”

 

 

KESIMPULAN

 

Manusia

 

1)        Punya otak + akal

2)        Bertanggung jawab

3)        Bisa beriman

 

Hewan

 

1)        punya otak

2)        hidup dengan naluri

3)        Tak diminta tanggung jawab

 

1)        Biologi

Menjelaskan cara kerja otak

 

2)        Al-Qur’an

Mengajarkan cara memakai akal

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

7)        Meta AI

 

 

0 comments:

Post a Comment