Thursday, January 8, 2026

54609. PERMEN 7-2025 GURU JADI KS

 


PERMEN 7 TAHUN 2025 GURU JADI KEPALA SEKOLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

PERMENDIKDASMEN 7 TAHUN 2025

 

1)        Kepala sekolah adalah penugasan guru, bukan jabatan structural

 

2)        Berlaku untuk PNS dan PPPK

 

3)        Guru Penggerak tidak wajib

 

4)        Syarat utama:

 

a.        S-1/D-IV.

b.        Sertifikat pendidik.

 

c.        Kinerja minimal “Baik”.

d.        Integritas baik

 

5)        Usia maksimal 56 tahun

Saat diusulkan

 

6)        Seleksi melalui usulan → seleksi → pelatihan

 

7)        Masa tugas 4 tahun per periode

 

8)        Maksimal 2 periode berturut-turut (8 tahun)

 

9)        Evaluasi kinerja tiap tahun

 

10)  Perpanjangan tidak otomatis, berbasis kinerja

 

11)  Berlaku untuk sekolah negeri & swasta

 

12)  Aturan lama dicabut.

13)  Sistem lebih terbuka & adil

 

 

Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah

 

BAB I – Ketentuan Umum

Pasal 1–2


Definisi istilah- penting seperti Guru, Kepala Sekolah, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), SILN, dan kompetensi yang diwajibkan bagi Kepala Sekolah.

 

BAB II – Penyediaan Calon Kepala Sekolah

Pasal 3–4


Menetapkan tahapan penyediaan calon Kepala Sekolah: pemetaan kebutuhan dan penyiapan calon.

 

Pasal 5–6

Penyiapan calon KSe

Meliputi:

 

1)        Usulan;

2)        Seleksi;

3)        Pelatihan khusus calon KS.

 

Pasal 7–8


Syarat calon KS Guru ASN.

Mencakup:

1)        kualifikasi akademik S-1/D-IV terakreditasi

2)        sertifikat pendidik,

 

3)        pengalaman,

4)        kinerja minimal “Baik”,

 

5)        pengalaman manajerial,

6)        tidak pernah dijatuhi sanksi berat,

 

7)        usia maksimal 56 tahun,

8)        pakta integritas.

 

Sekolah diselenggarakan masyarakat,

1)        Syarat dan mekanisme

2)        Ditetapkan penyelenggara.

Pasal 9–11


•Tata cara pengusulan bakal calon Kepala Sekolah oleh guru ASN atau penyelenggara di sekolah masyarakat.

 

Seleksi 2 tahap:

1)        Administrasi

2)        Substansi.

 

Pasal 12–15


Rincian seleksi admin dan substansi:

 

1)        Dokumen yang harus diunggah,

2)        Verifikasi,

3)        Pelatihan wajib diikuti calon yang lulus seleksi.

 

 

BAB III – Mekanisme Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah

 

Pasal 16


Mekanisme penugasan untuk Guru ASN di sekolah pemerintah daerah.

Termasuk syarat administrasi untuk ditetapkan sebagai kepala sekolah.

 

Pasal 17–18


Mekanisme penugasan untuk:

1)        Guru ASN di sekolah masyarakat;

2)        Guru non-ASN di sekolah masyarakat (ditetapkan penyelenggara).

 

Pasal 19

1)        Mekanisme khusus bagi calon Kepala Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN).

2)        Termasuk syarat pengalaman.

 

Pasal 22


Ketentuan teknis pelaksanaan lebih lanjut ditetapkan Menteri.

 

 

BAB IV – Masa Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah

 

Pasal 23–24


Kepala Sekolah ASN di sekolah pemerintah daerah ditugaskan berdasarkan periodisasi:

1)                Maksimal 2 periode berturut-turut,

2)                Masing-masing 4 tahun

 

3)                Total maksimal 8 tahun.

 

4)                Pindah pangkalan dapat dilakukan setelah 2 tahun.

 

5)                Evaluasi kinerja minimal “Baik” setiap tahun untuk kelanjutan penugasan.

 

6)                 Perpanjangan satu periode tambahan (tidak otomatis)

 

7)                Perlu predikat kinerja “Sangat Baik”.

 

Pasal 25–26


Ketentuan masa penugasan Kepala Sekolah di sekolah masyarakat ditetapkan dengan merujuk pada ketentuan perundang-undangan dan penyelenggara.

 

Pasal 27


Masa penugasan Kepala SILN dibatasi maksimal 3 tahun dengan evaluasi kinerja minimal “Baik”.

 

BAB V – Pemberhentian Kepala Sekolah

Pasal 28


Pemberhentian dapat dilakukan oleh:

1)        PPK (sekolah negeri);

2)        Penyelenggara (sekolah masyarakat);

3)        Pejabat berwenang (SILN), sesuai ketentuan.

 

 

BAB VI – Penjaminan Mutu

Pasal 29–30


Pengaturan evaluasi mutu, standar pelaksanaan tugas kepala sekolah, dan pemantauan implementasi penugasan standar mutu pendidikan.

 

 

BAB VII – Pendanaan

 

Pasal 30 (lanjutan)


Pendanaan penugasan guru menjadi kepala sekolah bersumber dari APBN, APBD, atau sumber sah lainnya sesuai ketentuan.

 

BAB VIII – Ketentuan Peralihan

 

Pasal 31–32

1)        Kepala Sekolah yang sedang menjabat tetap melanjutkan sampai masa penugasan berakhir.

 

2)        Jika daerah belum memiliki calon terlatih, guru ASN yang memenuhi syarat dapat diberi penugasan 1 periode dahulu.

 

 

Ketentuan Penutup

Pasal 33–34

 

1)        Pengaturan teknis pemberlakuan.

2)        Pencabutan aturan sebelumnya

 

3)         (Permendikbudristek No 40/2021 dan Permendikdasmen No 26/2022).

 

 

(Sumber Permen 7 tahun 2025)

 

0 comments:

Post a Comment