Sunday, January 11, 2026

54638. MAWAS DIRI TAK HANYA KRITIK ORANG LAIN

 


MAWAS DIRI TAK HANYA KRITIK ORANG LAIN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

A.       Arti Kritik

 

1)        Kritik adalah pendapat atau penilaian tentang suatu hal

 

2)        Bertujuan memperbaiki kesalahan.

3)        Bukan untuk menghina.

 

Sederhananya:

1)        Kritik = mengingatkan agar lebih baik

 

Ciri-ciri Kritik yang Benar:

1)        Disampaikan dengan sopan

2)        Berdasarkan fakta

 

3)        Tujuannya perbaikan

4)        Tidak menyakiti

5)        Tak merendahkan

 

Contoh Sederhana:

 

1)        Menghina:

“Kamu memang selalu salah.”

 

2)        Kritik:

“Coba diperbaiki lagi, supaya hasilnya lebih baik.”

 

Dalam Islam:

1)                Kritik disebut nasihat.

 

Rasulullah bersabda,

“Agama itu adalah nasihat.”

 (HR. Muslim)

 

1)        Artinya: Mengkritik dengan baik

2)        Bagian dari akhlak Islami.

 

B.       Apakah Islam Membolehkan Kritik?

 

Jawaban.

 

1)                Ya.

2)                Islam membolehkan krtitik.

 

3)                Bahkan mendorong kritik.

 

 

4)                Selama:

 

  1. Bertujuan mencari kebenaran
  2. Disampaikan dengan adil dan berakhlak

 

  1. Tak menghina
  2. Tak memfitnah
  3. Tak merusak

 

QS. Al-Kahfi (18:29)


وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُؤْمِنْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِنْ يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا

 

Dan katakan (Muhammad): "Kebenaran datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi mendidih yang menghanguskan muka. Itu minuman paling buruk dan tempat istirahat paling jelek.

 

Catatan.

1)        “Dan katakan: kebenaran itu datang dari Tuhanmu…”



C.       Bentuk Kritik di Al-Qur’an

 

1.        Kritik pada syirik

 

1)        Al-Qur’an kritik penyembahan berhala.

2)        Dengan logika dan akal sehat.

 

QS. Al-A‘raf (7:191)



أَيُشْرِكُونَ مَا لَا يَخْلُقُ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ

 

Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala itu buatan orang.

 

Catatan.

1)        “Apakah mereka menyembah sesuatu yang tak dapat menciptakan apa pun?”

 

2)        Kritik rasional

3)        Tak sekadar celaan.

 

B. Kritik pada sikap munafik

 

1)        Orang munafik dikritik

2)        Karena ucapan tak sesuai perbuatan.

 

QS. As-Shaf (61:2)


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

 

Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

 

Catatan.

1)        “Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan?”

 

2)        Kritik moral

3)        Agar konsistensi diri.

 

C. Kritik Kezaliman dan salah gunakan Kekuasaan

1)        Al-Qur’an mengkritik penguasa zalim

2)        Seperti Fir‘aun.

 

QS. Al-Qasas (28:4)


إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِي الْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ ۚ إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ

 

Sesungguhnya Fir'aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Fir'aun termasuk orang yang berbuat kerusakan.

 

Catatan.

1)        “Sesungguhnya Fir‘aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi.”

 

2)        Islam menolak tirani.

 

D.       Kritik pada Tradisi yang Salah

 

1)        Islam mengkritik taqlid buta.

2)         Yaitu ikut-ikutan tanpa ilmu.

 

QS. Al-Baqarah (2:170)


وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا ۗ أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ شَيْئًا وَلَا يَهْتَدُونَ

 

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikuti apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka tidak tahu suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?".

 

Catatan.

1)        “Apakah mereka akan mengikuti nenek moyang mereka, meskipun tak berakal?”

 

2)        Islam mendorong berpikir kritis.

 

E.       Kritik Diri (Muhasabah)

 

1)        Al-Qur’an ajarkan evaluasi diri.

2)        Tak salahkan orang lain saja.

 

QS. Ar-Ra‘d (13:11)


لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ

 

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan pada sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

 

Catatan.

1)        “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan mereka sendiri.”

 

F.        Contoh Kritik dalam Sunnah Nabi ﷺ

 

1)        Nabi terima kritik sahabat

2)        Dalam strategi perang (Perang Badar & Uhud)

 

3)        Nabi tidak anti-kritik.

4)        Selama berdasar dan sopan

 

Rasulullah bersabda,

“Agama itu nasihat.”

(HR. Muslim)

 

QS. An-Nahl (16:125)


ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

 

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran baik dan bantah mereka dengan cara baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dia lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

 

Catatan.

1)        “Serulah (manusia) dengan hikmah dan nasihat yang baik.”

 

G.      Islam vs Anti-Kritik

 

1)                Anti-kritik

Ciri sombong & zalim

 

2)                Terbuka pada kritik

Ciri kebenaran & keadilan

 

Umar bin Khattab berkata:

1)        “Tidak ada kebaikan pada kalian.

2)        Jika tak mau menasihati kami.

 

3)        Tak ada kebaikan pada kami

4)        Jika tak mau menerima nasihat.

 

Ringkasan

 

1)        Islam bukan agama anti-kritik

2)        Kritik adalah alat perbaikan (islah)

 

3)        Al-Qur’an penuh kritik rasional, moral, dan social

 

4)        Kritik wajib berakhlak dan bertujuan baik

 

 

Kesimpulan (Mudah Diingat)

 

1)                Islam tidak melarang kritik

2)                Kritik = nasihat

 

3)                Tujuan kritik adalah perbaikan

4)                Cara kritik harus santun

 

5)                Kritik yang baik untuk memperbaiki.

6)                Tak menyakiti.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

7)        Meta AI

 

 

 

 

0 comments:

Post a Comment