ANJING KUMPUL ORANG BERIMAN ASHABUL KAHFI
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kisah anjing Ashabul Kahfi
1)
Unik banget.
2)
Satu-satunya hewan
3)
Yang disebut terhormat.
4)
Bersama para pemuda beriman.
QS Al-Kahfi (18:18-22).
وَتَحْسَبُهُمْ أَيْقَاظًا وَهُمْ رُقُودٌ ۚ وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِينِ
وَذَاتَ الشِّمَالِ ۖ وَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيدِ ۚ لَوِ
اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ
رُعْبًا
18. Dan kamu mengira
mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke
kanan dan ke kiri, sedangkan anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka
pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentu kamu akan berpaling dari
mereka dengan melarikan diri dan tentu (hati) kamu akan dipenuhi ketakutan
terhadap mereka.
وَكَذَٰلِكَ أَعْثَرْنَا عَلَيْهِمْ لِيَعْلَمُوا أَنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ
وَأَنَّ السَّاعَةَ لَا رَيْبَ فِيهَا إِذْ يَتَنَازَعُونَ بَيْنَهُمْ أَمْرَهُمْ
ۖ فَقَالُوا ابْنُوا عَلَيْهِمْ بُنْيَانًا ۖ رَبُّهُمْ أَعْلَمُ بِهِمْ ۚ قَالَ
الَّذِينَ غَلَبُوا عَلَىٰ أَمْرِهِمْ لَنَتَّخِذَنَّ عَلَيْهِمْ مَسْجِدًا
21. Dan demikian (pula)
Kami mempertemukan (manusia) dengan mereka, agar manusia itu mengetahui, bahwa
janji Allah itu benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan
padanya. Ketika orang-orang itu berselisih tentang urusan mereka, orang-orang
itu berkata: "Dirikan sebuah bangunan di atas (gua) mereka, Tuhan mereka
lebih mengetahui tentang mereka". Orang-orang yang berkuasa atas urusan
mereka berkata: "Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah
peribadatan di atasnya".
سَيَقُولُونَ ثَلَاثَةٌ رَابِعُهُمْ
كَلْبُهُمْ وَيَقُولُونَ خَمْسَةٌ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًا بِالْغَيْبِ ۖ
وَيَقُولُونَ سَبْعَةٌ وَثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْ ۚ قُلْ رَبِّي أَعْلَمُ
بِعِدَّتِهِمْ مَا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا قَلِيلٌ ۗ فَلَا تُمَارِ فِيهِمْ إِلَّا
مِرَاءً ظَاهِرًا وَلَا تَسْتَفْتِ فِيهِمْ مِنْهُمْ أَحَدًا
22. Nanti (ada orang
yang akan) mengatakan (jumlah mereka) Adalah 3 orang yang ke-4 adalah
anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: "(jumlah mereka) adalah 5 orang
yang ke-6 adalah anjing nya", sebagai terkaan terhadap barang gaib; dan
(yang lain lagi) mengatakan: "(jumlah mereka) 7 orang, yang ke-8 adalah
anjingnya". Katakan: "Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak
ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit". Karena itu
jangan kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran
lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada
seorangpun di antara mereka.
وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَاهُمْ
لِيَتَسَاءَلُوا بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا
لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۚ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا
لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَٰذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ فَلْيَنْظُرْ
أَيُّهَا أَزْكَىٰ طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا
يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا
19. Dan demikian Kami
bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkata
salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lama kamu berada (di sini?)".
Mereka menjawab: "Kita berada (di sini) 1 hari atau 1/2 hari".
Berkata (yang lain lagi): "Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu
berada (di sini). Maka suruh salah seorang di antara kamu pergi ke kota membawa
uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat mana makanan yang lebih baik, maka
hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut
dan jangan sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun.
إِنَّهُمْ إِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ
يَرْجُمُوكُمْ أَوْ يُعِيدُوكُمْ فِي مِلَّتِهِمْ وَلَنْ تُفْلِحُوا إِذًا أَبَدًا
20. Sesungguhnya jika
mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan
batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya
kamu tidak akan beruntung selama lamanya".
A.
Posisi Anjing dalam Al-Qur’an
1)
Allah gambarkan:
2)
“…dan anjing mereka membentangkan
kedua lengannya di pintu gua…”
(Al-Kahfi: 18)
3)
Artinya anjing berjaga di pintu gua.
4)
Seperti satpam setia.
5)
Tak ikut tidur di dalam.
6)
Tapi berada di pintu
7)
Posisi penjaga.
B.
Tafsir Makna Kehadiran Anjing
1️⃣ Simbol Kesetiaan
1)
Anjing dikenal hewan setia.
2)
Para ulama tafsirkan
a.
Setia pada orang saleh
b.
Dekat orang beriman bawa berkah
c.
Hewan bersama orang saleh.
d.
Disebut Al-Qur’an dengan mulia.
2️⃣ Pelajaran Lingkungan Pergaulan
1)
Seekor anjing dimuliakan.
2)
Sebab bersama orang beriman.
3)
Apalagi manusia.
4)
Artinya:
a.
Berteman orang saleh angkat derajat
b.
Lingkungan baik pengaruhi mulia orang
3️⃣ Bukti Kekuasaan Allah
1)
Posisi anjing berjaga.
2)
Membuat orang takut mendekat.
3)
Dalam tafsir disebutkan:
a.
Penampilan gua terlihat “angker”
b.
Bagian penjagaan Allah atas pemuda
c.
Anjing bagian perlindungan Allah.
4️⃣ Status Najis tapi Tetap Disebut Mulia
1)
Dalam fiqih.
2)
Anjing dianggap najis.
3)
Tapi kisah ini bukti:
a.
Sesuatu secara hukum Najis.
b.
Bisa peran mulia dalam takdir Allah
c.
Mulia bukan dari bentuk fisik.
d.
Tapi dekat orang beriman
e.
Dan peran dalam kebaikan
Hikmah Kisah
1)
Dekat orang saleh bawa keberkah.
2)
Kesetiaan adalah sifat terpuji
3)
Allah bisa memuliakan siapa saja.
4)
Bahkan seekor anjing
5)
Lingkungan pergaulan
6)
Amat berpengaruh pada orang
Tafsir Anjing Bersama Ashabul Kahfi
(Versi Siswa)
1)
Dalam kisah Ashabul Kahfi.
2)
Tak cuma pemuda beriman yang disebut.
3)
Tapi juga anjing mereka.
4)
Surah Al-Kahfi 18.
5)
Anjing duduk di depan pintu gua .
6)
Dengan 2 kaki depannya terentang.
7)
Seperti anjing penjaga.
Pelajaran Anjing Ashabul Kahfi
1️⃣ Anjing itu setia
1)
Anjing bersama pemuda beriman.
2)
Saat selamatkan iman mereka.
3)
Bukti setia itu sifat yang baik.
4)
Bahkan pada hewan.
2️⃣ Berteman orang saleh bawa berkah
1)
Anjing disebut dalam Al-Qur’an.
2)
Sebab bersama orang beriman.
3)
Apalagi manusia.
4)
Artinya:
a.
Dekat orang baik, maka jadi baik
b.
Lingkungan pergaulan
c.
Penting banget
3️⃣ Anjing jadi penjaga
1)
Posisi anjing di pintu gua.
2)
Orang takut mendekat.
3)
Bagian cara Allah melindungi Ashabul
Kahfi.
4)
Anjing berperan dalam rencana Allah.
4️⃣ Kemuliaan bukan dari bentuk, tapi dekat kebaikan
1)
Dalam hukum Islam anjing itu Najis.
2)
Tapi dalam kisah ini
3)
Anjing disebut dengan hormat.
4)
Artinya
5)
Yang buat mulia itu dekat orang
beriman.
6)
Dan peran dalam kebaikan.
Kesimpulan
1)
Anjing simbol setia.
2)
Dekat orang saleh bawa berkah.
3)
Allah bisa memuliakan siapa saja
4)
Lingkungan pergaulan
5)
Sangat mempengaruhi hidup kita
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI



