KENAPA ISI ALQURAN ACAK TAK TERATUR
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kenapa isi Al-Quran.
Tampak acak dan tak teratur?
Pertanyaan ini sering muncul
Dan sangat wajar.
Jawaban singkat
1)
Al-Qur’an tidak acak.
2)
Tapi tersusun dengan cara berbeda.
3)
Dibanding buku manusia.
Kenapa isi Al-Quran.
Tampak acak dan tak teratur?
Jawaban.
1)
Al-Qur’an BUKAN buku cerita atau buku Pelajaran
2)
Ayat Quran turun sesuai peristiwa,
BUKAN urutan mushaf
3)
Metode “pengulangan tematik” (bukan
acak)
4)
Al-Qur’an berbicara ke MANUSIA, bukan
ke mesin
5)
Justru keteraturan Al-Qur’an
TERSEMBUNYI
6)
Perumpamaan sederhana
A.
Al-Qur’an BUKAN buku cerita atau buku Pelajaran
1)
Buku manusia biasanya:
a.
Bab 1 → Bab 2 → Bab 3 (urut tema)
b.
Awal → tengah → akhir
2)
Al-Qur’an berbeda
Karena Quran:
a.
Petunjuk hidup
b.
Bacaan ibadah
c.
Wahyu turun bertahap 23 tahun
3)
Maka susunannya tak kronologi.
4)
Tapi hikmah dari Allah.
B.
Ayat Quran turun sesuai peristiwa,
BUKAN urutan mushaf
1)
Ayat Al-Qur’an turun:
a.
Saat ada kejadian
b.
Saat ada pertanyaan
c.
Saat ada masalah umat
2)
Tapi penempatannya dalam mushaf:
a.
Ditentukan langsung oleh Allah
b.
Disampaikan lewat Nabi ﷺ kepada para
sahabat
Contoh:
1)
Ayat tentang hukum → muncul di tengah
kisah
2)
Ayat akidah → muncul di sela hukum
3)
Ini bukan acak, tapi disengaja.
C.
Metode “pengulangan tematik” (bukan
acak)
1)
Al-Qur’an memakai metode:
a.
Tema diulang
b.
Tapi dari sudut pandang berbeda
1)
Contoh tema:
a.
Tauhid
b.
Surga–neraka
c.
Kisah nabi
d.
Akhlak
1)
Tujuannya:
a.
Agar menyentuh hati
b.
Tak sekadar memberi informasi
D.
Al-Qur’an berbicara ke MANUSIA, bukan
ke mesin
1)
Manusia:
a.
Lupa
b.
Emosi berubah
c.
Kondisi berbeda-beda
1)
Karena itu Al-Qur’an:
a.
Menegur
b.
Menghibur
c.
Mengingatkan
d.
Menguatkan
1)
Jika semua disusun kaku.
2)
Seperti buku pelajaran.
3)
Maka daya sentuhnya hilang.
E.
Justru keteraturan Al-Qur’an
TERSEMBUNYI
Para ulama menemukan:
1)
Keterkaitan antar ayat (munāsabah)
2)
Pola bahasa
3)
Simetri tema
4)
Struktur cincin (ring composition)
Artinya:
1)
Tampak acak.
2)
Bagi yang membaca sekilas.
3)
Tapi sangat teratur
4)
Bagi yang meneliti.
F.
Perumpamaan sederhana
1)
Buku pelajaran → untuk ujian
2)
Al-Qur’an → untuk hidup
3)
Buku ujian perlu rapi tematik.
4)
Petunjuk hidup perlu fleksibel &
hidup.
Contoh surah Al-Qur’an.
Tampak acak, tapi sangat rapi
Surah Al-Baqarah
1)
Sekilas, Surah Al-Baqarah.
2)
Terlihat “melompat-lompat” topik:
a.
Hukum
b.
Kisah Nabi Adam
c.
Kisah Bani Israil
d.
Puasa
e.
Zakat
f. Perang
g.
Doa
3)
Tapi jika diteliti.
4)
Susunan sangat sistematis dan
terstruktur.
Kerapian Struktur Surah Al-Baqarah
1️⃣ Pembukaan – Petunjuk Hidup (ayat 1–20)
1)
Menjelaskan:
2)
Al-Qur’an sebagai petunjuk.
3)
Ada 3 tipe manusia:
a.
Orang beriman
b.
Orang kafir
c.
Orang munafik
4)
Ini peta awal hidup manusia.
2️⃣ Pelajaran Sejarah (ayat 21–141)
1)
Berisi:
a.
Kisah Nabi Adam
b.
Kisah Bani Israil
c.
Kisah Nabi Ibrahim
2)
Pesan utama:
3)
Umat sebelum kalian gagal.
4)
Sebab menolak petunjuk Allah.
3️⃣ Pusat Surah – Perubahan Kiblat (ayat 142–152)
1)
Ayat tengah Surah Al-Baqarah.
2)
Berbicara tentang:
3)
Perubahan kiblat
4)
Dari Baitul Maqdis ke Kakbah
Makna simbolik:
1)
Perubahan arah hidup dan identitas
umat Islam
2)
Ini titik poros seluruh surah.
4️⃣ Aturan Kehidupan (ayat 153–283)
1)
Berisi hukum:
a.
Sabar & shalat
b.
Puasa
c.
Haji
d.
Nikah & talak
e.
Ekonomi & riba
f. Utang piutang (ayat terpanjang)
2)
Setelah iman dan Sejarah.
3)
Datang aturan praktik hidup.
5️⃣ Penutup – Doa & Ketundukan (ayat 284–286)
1)
Berisi:
a.
Kekuasaan Allah
b.
Doa perlindungan
c.
Penegasan: Allah tak bebani di luar
kemampuan
2)
Surah ditutup dengan doa.
3)
Yang menyempurnakan iman.
Walau tampak acak.
Surah Al-Baqarah tersusun
Seperti kurikulum hidup:
1)
Petunjuk
2)
Sejarah
3)
Identitas
4)
Aturan hidup
5)
Doa penutup
Bukti Al-Qur’an tidak acak.
Tapi tersusun sangat rapi dan penuh
makna.
Kesimpulan
1)
Al-Qur’an tidak acak.
2)
Tapi disusun Allah sesuai hikmah.
3)
Tak seperti buku manusia.
4)
Ayatnya turun sesuai peristiwa.
5)
Agar agar menyentuh hati sepanjang
zaman.
Kenapa Ayat Al-Qur’an Terlihat Acak dan Tidak Teratur?
Versi siswa.
1)
Banyak orang bertanya:
“Kenapa ayat Al-Qur’an seperti loncat-loncat?”
Jawaban:
1.
Al-Qur’an bukan buku Pelajaran
1)
Al-Qur’an bukan buku IPA, sejarah,
atau PPKn.
2)
Al-Qur’an adalah petunjuk hidup.
3)
Buku pelajaran harus urut bab.
4)
Al-Qur’an bicara kehidupan nyata.
5)
Jadi tidak kaku.
2.
Ayat turun sedikit demi sedikit
1)
Al-Qur’an turun selama 23 tahun.
2)
Sesuai:
a.
Peristiwa yang terjadi
b.
Masalah umat
c.
Pertanyaan para sahabat
1)
Karena turun bertahap.
2)
Isinya tak disusun seperti cerita.
3.
Ayat disusun langsung oleh Allah
1)
Meskipun turunnya bertahap.
2)
Urutan ayat dan surah Quran.
3)
Ditentukan oleh Allah.
4)
Bukan oleh Nabi atau sahabat.
5)
Jadi terlihat loncat.
6)
Tapi sebenarnya ada hikmahnya.
4.
Tema sering diulang
1)
Al-Qur’an sering mengulang tema:
a.
Iman
b.
Akhlak
c.
Surga dan neraka
d.
Kisah nabi
1)
Pengulangan dengan tujuan.
2)
Agar mudah diingat
3)
Masuk dalam hati.
5.
Al-Qur’an sesuaikan kondisi manusia
1)
Manusia kadang:
a.
Sedih
b.
Lalai
c.
Butuh nasihat
1)
Al-Qur’an:
a.
Menegur
b.
Mengingatkan
c.
Menguatkan
Maka ayatnya tidak monoton.
Kesimpulan
1)
Al-Qur’an tidak acak.
2)
Ayatnya disusun Allah.
3)
Dengan cara sesuai manusia.
4)
Bukan seperti buku buatan manusia.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI



.bmp)