Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, April 8, 2022

13093. SEJARAH BARU SAKIP JAKARTA NILAI A TAHUN 2021

 




 

SEJARAH BARU SAKIP JAKARTA NILAI A TAHUN 2021

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Satu lagi janji tertunaikan!

 

Alhamdulillah.

Pemprov DKI Jakarta meraih predikat A (memuaskan).

 

Dengan nilai 80,10.

Dalam penilaian SAKIP.

(Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan).

Tahun 2021.

 

SAKIP adalah integrasi penilaian.

Terdiri atas perencanaan, penganggaran dan pelaporan kinerja.

 

Yang selaras dengan pelaksanaan.

Sistem akuntabilitas keuangan.

 

Sesuai target RPJMD Tahun 2017-2022.

 

Kami berkomitmen meningkatkan nilai SAKIP.

 

Lewat perbaikan.

Dalam segi perencanaan, penganggaran dan pelaporan.

 

Hasilnya tiap tahun.

Nilainya naik:

 

1)     Tahun 2018: 71,04.

2)     Tahun 2019: 73,84.

 

3)     Tahun 2020: 74,41.

4)     Tahun 2021: 80,10.

Dengan predikat A (memuaskan).

 

Selain SAKIP.

Nilai Indeks Reformasi Birokrasi Pemprov DKI Jakarta.

 

Juga meningkat.

 

1)     Tahun 2017: 63,75.

2)     Tahun 2018: 70,92.

 

3)     Tahun 2019: 74,57.

4)     Tahun 2020: 76,54.

5)     Tahun 2021: 78,88.

 

Hal ini pertama kali dalam sejarah.

 

 DKI Jakarta mendapat predikat A.

Sejak SAKIP diberikan tahun 2010.

 

TAHUN 2021.

Nilai Jakarta 51,36.

 

Tahun 2021 nilainya  di atas 80.

Dan mendapat predikat A.

 

Pencapaian hari ini.

Berkat beberapa perbaikan.

Yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta:

 

1.           Memperbaiki penjabaran.

Dan penerjemahan Indikator Kinerja.

 

Dari level Kepala Daerah sampai level pengawas.

Dan Subkoordinator.

 

2.           Implementasi penuh performance based salary.

 

Tunjangan yang diperoleh berdasarkan performa.

Dan capaian target.

 

3.           Penggunaan Teknologi Informasi.

Untuk perencanaan, penganggaran, dan pelaporan.

 

4.           Mewujudkan pemerintahan.

Yang berorientasi pada hasil.

 

5.           Memasukkan unsur kolaborasi.

Dalam ukuran capaian kinerja.

 

Karena kita ingin membangun kota ini.

 

Bukan hanya dilakukan pemerintah saja.

Tapi seluruh komponen.

 

Pemprov DKI Jakarta.

Akan terus meningkatkan penilaian SAKIP.

 

Harapannya tahun depan.

Insya Allah kita mencapai.

Predikat AA (memuaskan).

 

 

(Sumber Gubernur Jakarta Anies Baswedan).

 

#SAKIP

#ReformasiBirokrasi

#DKIJakarta

13092. TAHUN 2021 SEJARAH BARU SAKIP JAKARTA NILAI A

 

 




TAHUN 2021 SEJARAH BARU SAKIP JAKARTA NILAI A

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Satu lagi janji tertunaikan!

 

Alhamdulillah.

Pemprov DKI Jakarta meraih predikat A (memuaskan).

 

Dengan nilai 80,10.

Dalam penilaian SAKIP.

(Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan).

Tahun 2021.

 

SAKIP adalah integrasi penilaian.

Terdiri atas perencanaan, penganggaran dan pelaporan kinerja.

 

Yang selaras dengan pelaksanaan.

Sistem akuntabilitas keuangan.

 

Sesuai target RPJMD Tahun 2017-2022.

 

Kami berkomitmen meningkatkan nilai SAKIP.

 

Lewat perbaikan.

Dalam segi perencanaan, penganggaran dan pelaporan.

 

Hasilnya tiap tahun.

Nilainya naik:

 

1)     Tahun 2018: 71,04.

2)     Tahun 2019: 73,84.

 

3)     Tahun 2020: 74,41.

4)     Tahun 2021: 80,10.

Dengan predikat A (memuaskan).

 

Selain SAKIP.

Nilai Indeks Reformasi Birokrasi Pemprov DKI Jakarta.

 

Juga meningkat.

 

1)     Tahun 2017: 63,75.

2)     Tahun 2018: 70,92.

 

3)     Tahun 2019: 74,57.

4)     Tahun 2020: 76,54.

5)     Tahun 2021: 78,88.

 

Hal ini pertama kali dalam sejarah.

 

 DKI Jakarta mendapat predikat A.

Sejak SAKIP diberikan tahun 2010.

 

TAHUN 2021.

Nilai Jakarta 51,36.

 

Tahun 2021 nilainya  di atas 80.

Dan mendapat predikat A.

 

Pencapaian hari ini.

Berkat beberapa perbaikan.

Yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta:

 

1.           Memperbaiki penjabaran.

Dan penerjemahan Indikator Kinerja.

 

Dari level Kepala Daerah sampai level pengawas.

Dan Subkoordinator.

 

2.           Implementasi penuh performance based salary.

 

Tunjangan yang diperoleh berdasarkan performa.

Dan capaian target.

 

3.           Penggunaan Teknologi Informasi.

Untuk perencanaan, penganggaran, dan pelaporan.

 

4.           Mewujudkan pemerintahan.

Yang berorientasi pada hasil.

 

5.           Memasukkan unsur kolaborasi.

Dalam ukuran capaian kinerja.

 

Karena kita ingin membangun kota ini.

 

Bukan hanya dilakukan pemerintah saja.

Tapi seluruh komponen.

 

Pemprov DKI Jakarta.

Akan terus meningkatkan penilaian SAKIP.

 

Harapannya tahun depan.

Insya Allah kita mencapai.

Predikat AA (memuaskan).

 

 

(Sumber Gubernur Jakarta Anies Baswedan).

 

#SAKIP

#ReformasiBirokrasi

#DKIJakarta

Thursday, April 7, 2022

13091. FOTO ALFA MART YUSRIN PANJUNAN

 FOTO ALFA MART YUSRIN PANJUNAN





13090. LAGU GUNDUL PACUL BAGI PARA PEMIMPIN

 




LAGU GUNDUL PACUL BAGI PARA PEMIMPIN

Oleh: Drs. H. Yusron Hadi, M.M.

 

 

"GUNDUL - GUNDUL PACUL CUL"

 Lagu Untuk Pemimpin.

Bukan sekedar lagu Dolanan Anak.

 

"Gundul gundul pacul-cul.

Gembelengan.

 

Nyunggi nyunggi wakul-kul.

Gembelengan.

Wakul ngglimpang.

Segane dadi sak latar…"

 

Tembang Jawa ini.

Konon diciptakan tahun 1400-an.

Oleh Sunan Kalijaga.

 

Lagu ini punya arti filosofis.

Yang dalam dan sangat mulia.

 

Artinya kurang lebih seperti ini:

 

1.          GUNDUL.

Yaitu kepala plonthos tanpa rambut.

 

Kepala adalah lambang kehormatan.

Dan kemuliaan seseorang.

 

Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala.

 

Maka gundul.

Artinya kehormatan  tanpa mahkota.

 

2.          PACUL.

Atau cangkul.

Yaitu alat petani.

Terbuat dari lempeng besi segi 4.

 

Pacul.

Yaitu lambang kawula rendah.

Kebanyakan adalah petani.

 

3.          GUNDUL PACUL.

Artiya seorang pemimpin.

Bukan orang yang diberi mahkota.

 

Tapi dia adalah pembawa pacul.

Untuk mencangkul.

 

Mengupayakan kesejahteraan.

Bagi rakyatnya.

 

Orang Jawa mengatakan.

Bahwa pacul adalah papat kang ucul.

 

Yaitu 4 hal yang lepas.

 

Artinya kemuliaan orang.

Sangat tergantung pada 4 hal.

 

Cara dia memakai 4 hal, yaitu:

1)         Mata.

2)         Hidung.

 

3)         Telinga.

4)         Mulut.

 

Bagaimana dia menggunakan mata, hidung, telinga, dan mulutnya.

 

1)                 Mata.

Untuk melihat kesulitan rakyat.

 

2)                 Telinga.

Untuk mendengar nasihat.

 

3)                 Hidung.

Untuk mencium wewangian kebaikan.

 

4)                 Mulut.

Untuk berkata-kata yang adil.

 

Jika 4 hal itu lepas.

Maka lepaslah kehormatannya.

 

4.          GEMBELENGAN.

Artinya:

1)         Besar kepala.

2)         Sombong.

 

3)         Bermain-main dalam memakai kehormatannya.

 

5.          GUNDUL-GUNDUL PACUL CUL.

 

Artinya orang yang di kepalanya.

Sudah kehilangan 4 indera di atas.

 

Maka sikapnya berubah.

Jadi GEMBELENGAN.

 

Yaitu congkak.

 

6.          NYUNGGI-NYUNGGI  WAKUL KUL.

 

Artinya.

Menjunjung amanah rakyat.

 

Sambil GEMBELENGAN.

Yaitu sombong hati.

 

Maka akhirnya.

 

7.          WAKUL NGGLIMPANG.

 

Artinya amanah jatuh.

Tak bisa dipertahankan.

 

8.          SEGANE DADI SAK LATAR.

 

Artinya.

Berantakan sia-sia.

Morat marit.

 

Tak bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.

(Sumber fb)