Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, July 14, 2025

41226. DAKWAH AWAL NABI FOKUS AKIDAH BUKAN FIKIH

 

 


DAKWAH AWAL NABI MUHAMMAD FOKUS AKIDAH BUKAN FIKIH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Pada awal dakwah.

Nabi Muhammad menekankan.

 

1)        Tanam akidah (iman).

2)        Lalu ajarkan hukum fikih (syariat).

 

A.       Fase Mekah:

Fokus Akidah

 

Tahun 610 Masehi.

Nabi Muhammad usia 40 tahun

Terima wahyu awal.

 

Dakwah Nabi 13 tahun di Mekah.

Sangat menekankan:

 

1.        Tauhid.

 

1)        Meng-Esa-kan Allah

2)        Beriman pada hari akhir

 

3)        Beriman pada wahyu dan kenabian

4)        Melawan syirik dan berhala.

 

2.        Akhlak.

 

Tanamkan akhlak.

 

1)        Jujur.

2)        Amanah.

 

3)        Sabar.

4)        Kasih sayang

 

Contoh ayat Makkiah.

Turun di Mekah.

 

Al-Quran surah Al-lkhlas (surah ke-112) ayat 1-4.


قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

 

1. Katakan(Muhammad): "Dia Allah, Yang Maha Esa.

 

اللَّهُ الصَّمَدُ

 

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

 

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ

 

3. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan,

 

وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

 

4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".

 

Al-Quran usurah Mutaffifin (surah ke-83) ayat 1.


وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ

 

Kecelakaan besar bagi orang-orang yang curang

 


الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ

 

2. (yaitu) orang yang jika menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi,

 

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

 

3. dan jika mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.

 

Al-Quran surah Taha (surah ke-20) ayat 14.


إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

 

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikan salat untuk mengingat Aku.

 

Catatan.

Saat itu belum ada:

 

1)        Perintah wajib zakat.

2)        Perintah puasa Ramadan.

 

3)        Perintah ibadah haji.

4)        Hukum pidana Islam.

 

5)         Fikih belum jadi fokus.

 

B.       Fase Madinah:

 Syariat mulai lengkap

 

Setelah umat Islam.

Punya fondasi akidah kuat.

Baru turun syariat.

 

Nabi Muhammad umur 51 tahun.

Terjadi peristiwa lsra Mikraj.

 

1)        Turun perintah salat 5 waktu.

2)        Mulai akhir di Mekah.

3)        Disempurnakan di Madinah.

 

Nabi Muhammad mulai umur 54 tahun.

Turun perintah:

 

1)        Puasa Ramadan.

2)        Zakat.

 

3)        Ibadah haji.

4)        Hukum waris.

 

5)        Pernikahan.

6)        Bisnis jual beli.

 

7)        Jihad.

8)        Hudud (aturan hukuman)

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 103.

 

 


فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

 

Maka jika kamu telah selesai salat(mu), ingatlah Allah pada waktu berdiri, duduk dan berbaring. Kemudian jika kamu merasa aman, maka dirikan salat itu (seperti biasa). Sesungguhnya salat adalah fardu yang ditentukan waktunya atas orang beriman.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 183.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

 

Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa seperti diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

 

Catatan.

 

1)        Akidah adalah fondasi.

 

2)        Ibarat bangunan.

Jika fondasi rapuh atau lemah iman.

 

3)        Maka hukum ditinggalkan.

 

4)        Fikih hanya akan dipatuhi.

Oleh orang beriman.

 

5)        Perubahan sosial dan moral.

Perlu sadar batin.

 

Yaitu akidah yang kuat.

Tak sekadar hukum.

 

Kesimpulan:

 

Dakwah awal Nabi Muhammad.

1)        Menanamkan akidah.

2)        Bukan masalah fikih.

 

3)        Bahwa iman harus dibentuk dulu.

4)        Baru diterapkan hukum agama.

 

Nabi Muhammad.

 

1.        Selama 13 tahun di Mekah.

2.        Nabi tanamkan akidah dan tauhid.

 

3.        Bukan hukum fikih.

4.        Nabi ajak kaum Quraisy.

 

1)        Tak sembah berhala

2)        Meyakini Allah satu-satunya Tuhan

 

3)        Beriman pada hari kiamat

4)        Membangun akhlak: jujur, sabar, amanah

 

Setelah hijrah ke Madinah.

Allah turunkan hukum syariat:

 

1)        Wajib zakat, puasa, haji

2)        Hukum waris, nikah, muamalah

 

3)        Hukum pidana dan sosial

 

Akidah adalah pondasi.

Fikih bangunan di atasnya.

 

Orang yang:

1)        Belum kenal Allah.

2)        Tak yakin adanya hari kiamat.

 

3)        Akidah lemah.

4)        Lemah iman.

 

Terasa berat menjalankan perintah Allah.

 

Metode dakwah Nabi.

1)        Mendidik hati lebih dulu.

2)        Sebelum memerintah fisik.

 

Penutup.

1)        Kita tiru pendekatan Nabi.

 

2)        Perkuat dulu iman kita.

3)        Kuatkan iman anak-anak kita.

 

4)        Baru ajarkan mereka hukum ibadah.

 

5)        Karena tanpa iman.

6)        Maka ibadah jadi beban.

 

7)        Tapi dengan iman.

8)        Maka ibadah jadi kebutuhan.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

 

 

41225. SEKOLAH LAGI 14-7-25










 

41224. MASUK SEKOLAH 14-7-2025









 

41223. YUSRON MUSIK














 

41222. MAKNA ISLAM IMAN TAKWA DI QURAN

 


 

MAKNA ISLAM IMAN DAN TAKWA DI ALQURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

Perbedaan:

1)        Islam.

2)        Iman.

3)        Takwa.

 

Jawab singkat.

1)                Islam

Yaitu tunduk dan patuh secara fisik.

 

2)                Iman

Yaitu yakin hati dan mengakui kebenaran.

 

3)                Takwa.

Yaitu berbuat baik, takut pada Allah, dan menjauhi dosa.

 

A.        Islam:

 Tunduk Lahiriah

 

Secara bahasa.

Islam berarti:

 

1)                Tunduk.

2)                Patuh.

3)                Menyerah diri pada Allah.

 

Al-Quraan surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 14.

 


۞ قَالَتِ الْأَعْرَابُ آمَنَّا ۖ قُلْ لَمْ تُؤْمِنُوا وَلَٰكِنْ قُولُوا أَسْلَمْنَا وَلَمَّا يَدْخُلِ الْإِيمَانُ فِي قُلُوبِكُمْ ۖ وَإِنْ تُطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ لَا يَلِتْكُمْ مِنْ أَعْمَالِكُمْ شَيْئًا ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

 

Orang-orang Arab Badui berkata: "Kami telah beriman". Katakan (Muhammad): "Kamu belum beriman, tapi katakan 'kami telah lslam (tunduk)', karena iman belum masuk dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

 

Catatan.

 

1)                Orang mengucap syahadat.

Disebut muslim.

 

2)                Tapi belum tentu beriman secara batin.

 

3)                Islam pada syariat lahiriah.

Seperti: salat, puasa, zakat, dll.

 

B.       Iman:

Keyakinan Batin

 

Iman berarti.

 

1)                Percaya sepenuh hati.

2)                Beriman pada Allah, malaikat, kitab, rasul, hari akhir, dan takdir.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 177.

 

 لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا ۖ وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ ۗ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ

 

Bukan menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat suatu kebajikan, tetapi sesungguhnya kebajikan ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak yatim, orang miskin, musafir (yang perlu pertolongan) dan orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) budak, mendirikan salat, dan menunaikan zakat; dan orang yang menepati janjinya jika ia berjanji, dan orang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam perang. Mereka orang yang benar (imannya); dan mereka orang bertakwa.

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 136.

                
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

 

Wahai orang-orang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu sesat sejauh-jauhnya.

 

Al-Quran surah Al-Anfal (surah ke-8) ayat 2.


إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

 

Sesungguhnya orang-orang beriman ialah mereka yang jika disebut nama Allah gemetar hati mereka, dan jika dibacakan ayat-ayat-Nya bertambah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakkal.

 

Catatan.

 

1)                Iman terkait hati.

2)                Iman keyakinan batin.

 

3)                Tanda iman tampak pada tunduk dan peka spiritual.

 

C.       Takwa:

Tingkat Tertinggi

 

Takwa adalah.

 

1)                Sikap hati dan amal sadar penuh akan Allah.

 

2)                Menjalankan perintah Allah.

3)                Menjauhi larangan Allah.

 

 

Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 13.


يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

 

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

 

Catatan.

 

1)                Takwa adalah puncak dari Islam dan Iman.

2)                Takwa melibatkan sadar spiritual, pengendalian diri.

3)                Konsisten amal saleh.

 

Penutup

 

1)        Islam adalah pintu masuk.

2)        Iman adalah penguat dari dalam.

 

3)        Takwa adalah tingkatan tertinggi.

Jadi ukuran mulia di sisi Allah.

 

 Islam.

Tunduk secara lahir.

Menjalankan salat, puasa, dan syahadat.

 

Muslim.

Mengucapkan syahadat.

Melakukan ibadah.

 

Iman

Keyakinan dalam hati.

Tak sekadar ucapan.

 

Iman melahirkan ketenangan.

Cinta pada Allah.

Dan takut kepada-Nya.

 

Orang beriman sejati.

Merasakan getaran hati.

Saat mendengar ayat Allah.

 

Takwa.

Rasa takut kepada Allah.

Menjauhi larangan.

Menjalankan perintah-Nya.

 

Takwa.

Tak hanya ibadah.

Tapi kendali diri dalam segala keadaan.

 

Islam: permulaan — tunduk secara lahiriah.

Iman: penguatan — keyakinan dalam hati.

 

Takwa: kesempurnaan — amal yang disertai kesadaran kepada Allah.

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.