GUBERNUR ANIES LAYANI
WARGA BUAT IRI RAKYAT DI LUAR JAKARTA
Oleh: Drs. H.M. Yusron Hadi, M.M.
Anies Baswedan.
Membuktikan diri.
Sebagai pemimpin berintegritas.
Pemimpin
yang punya konsep.
Terkait:
1)
Tindakan konsisten.
2)
Nilai.
3)
Metode.
4)
Ukuran.
5)
Prinsip.
6)
Harapan.
Dalam berbagai hal.
Yang dihasilkan.
ANIES BASWEDAN.
Manusia aneh.
Biasanya politisi.
Jika berjanji.
SAAT KAMPANYE.
Setelah jadi.
Mereka lupa.
Atau pura-pura lupa.
Jika diingatkan janjinya.
Yang DULU.
DiucaPkan berbusa-busa.
Mereka malah marah.
Trotoar di Jakarta Barat
Usung Konsep Complete Street
Fenomena Anak Muda
Citayam di Kawasan Sudirman, Anies: The Beauty, Biggest Road di Indonesia
Cikini Makin Memesona,
Golkar: Anies Kerjanya Bagus
Menerjemahkan Ruang
Ketiga di Jakarta Pusat
Yang lebih mengenaskan.
Saat mereka sudah berkuasa.
Maka sering atas nama kekuasaan.
Tak peduli rakyat kecil.
Atau orang yang pernah bersamanya.
Akan dibuldozer juga.
Sudah banyak contohnya.
Sehingga rakyat
kecewa.
Kecewa karena dulu.
Dia ikut berjuang
mati-matian.
Tapi kini malah
ditindas.
Hal itu.
Tidak terjadi bagi
Anies.
Anies ini manusia jenis apa?
Anies membuktikan.
Dia bukan orang gampang
lupa.
Terhadap janjinya.
Dan komitmennya.
Jakarta jadi saksi.
Atas semua itu.
Anies membuktikan.
Dia pemimpin berintegritas.
Pemimpin yang punya
konsep.
Terkait konsistensi
dalam tindakan.
Dalam nilai, metode,
ukuran, prinsip, dan –ekspektasi.
Juga berbagai hal
yang dihasilkan.
Sebagai orang berintegritas.
Anies punya pribadi jujur.
Dan karakter kuat.
Contoh nyata.
Anies memimin Jakarta.
Anies tak lihat.
Latar belakang mereka.
Yang penting mereka rakyat Jakarta.
Maka dilayani dengan
baik.
Karena tugas
pemimpin.
Untuk membuat rakyat
sejahtera.
Bukan sebaliknya.
Pemimpin JANGAN membuat
rakyat sengsara.
Dengan menaikkan
harga BBM.
Maka semua harga ikut
naik.
Sehingga rakyat tambah
menderita.
Jangan memberi
subsidi.
Pada sedikit orang.
Terus masuk berita.
Tapi lebih banyak rakyat
sengsara.
Misalnya.
Program subsidi
pangan murah.
Program pangan ini.
Membantu masyarakat
Jakarta.
Untuk mendapat harga
pangan murah.
Dengan subsidi dari
Pemprov Jakarta.
Program ini.
Konon mampu membantu
1.050.000 warganya.
Untuk mendapat
pangan murah dan bergizi.
Anies paham ekosistem.
Yaitu membangun program.
Yang membuat rakyat sejahtera.
Tidak mungkin mutu
SDM warga Jakarta.
Akan meningkat.
Jika konsumsi makanan
tak bergizi.
Padahal untuk
mendapat makanan bergizi.
Tidak semua warga mampu.
Dalam hal mengatasi
soal Jakarta.
Anies sering
berpikir “out of the box”.
Atau di luar kotak.
Contohya.
Ketika mengatasi
kemacetan.
Dalam dialog.
Anies bertanya.
Tranportasi apa.
Yang sering dipakai warga
Jakarta?
Banyak yang menjawab:
1)
Motor.
2)
Mobil.
3)
Dan kendaraan lainnya.
Tapi jawaban Anies
tak terduga.
Alat transportasi.
Yang sering dipakai warga
Jakarta.
Yaitu kaki.
Untuk mengurangi
kemacetan.
Anies memanjakan
pejalan kaki.
Anies membuat trotoar
di Kota Jakarta.
Makin lebar dan indah.
Untuk mendorong agar
warag Jakarta.
Bisa menikmati
trotoar Jakarta.
Anies membangun
transportasi massal.
Yang terintegrasi.
Hal itu ciri Anies
Baswedan.
Ketika melakukan
sesuatu.
Anies tidak
hanya berpikir 1 soal.
Tapi berpikir kolaborasi.
Dengan program lain.
Yang menghasilkan
solusi.
Anies menunjukkan
kelasnya.
Sebagai seorang
pemimpin.
Anies hadir saat
yang tepat.
Ketika rakyat
Jakarta butuh.
Mestinya pemimpin
harus seperti itu.
Gubernur Anies .
Membuat cemburu.
Rakyat luar Jakarta.
Mas Anies…
Semoga bisa jadi
milik Indonesia.
(sumber Isa Ansori)
0 comments:
Post a Comment