HARTA JENDERAL DAN PRAJURIT SEPERTI LANGIT
DAN SUMUR
Oleh: Drs HM Yusron
Hadi, MM
Pakar politik
Melihat Presiden kecewa.
Lihat debat capres ke-3.
Sebab tak mampu arahkan.
Menteri Pertahanan.
Juga calon presiden nomor 2.
Terkait kebijakan pertahanan.
Selasa (9/1/2024).
"Pernyataan presiden kecewa.
Untuk menutupi .
Bahwa presiden tak mampu arahkan Menhan.
Kebijakan pertahanan.
Yarus dilaksanakan," kata Ikrar.
Mengutip hasil poling.
Rakyat kecewa.
Sebab Prabowo.
Tak kuasai soal pertahanan.
Ia anggap.
Prabowo tak paham.
Kebutuhan personel TNI.
Matra darat, laut, dan udara.
Dia singgung.
Soal penguasaan lahan.
1)
Lahan milik Prabowo.
2)
Kesejahteraan personel TNI.
Seperti disampaikan Jokowi.
Pada Pilpres 2019.
"Dulu zaman SBY.
Hampir tiap tahun gaji naik.
Tapi sekarang tidak.
Pertanyaan ini sah?" kata dia.
"Dulu orang-orang jenderal.
Berkata pada saya.
'Mas Ikrar, prajurit itu .
Uasi jaga di rumahnya.
Perwira tinggi TNI.
Lalu dia pulang ke rumah.
Seperti bumi dengan langit.
Beberapa rumah perwira TNI.
Seperti istana.
Tapi saat dia pulang.
Ruamahya kayak gubuk","
sambung dia.
Ia minta.
Para elit punya jabatan penting.
Buka mata soal nasib.
Rakyat kecil.
Penguasa punya hati nurani .
Kya dan miskin.
Tak seimbang.
Sampai kini.
(Sumber tribun)
0 comments:
Post a Comment