BUKTI ALQURAN TAK JIPLAK KITAB SEBELUMNYA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kritik
1)
Qur’an menjiplak kitab sebelumnya.
2)
Qur’an hanya copy Bible/Taurat.
Jawaban.
1)
Al-Qur’an akui adanya kitab sebelumnya
(tak menyangkal)
2)
Tuduhan “menjiplak” sudah dijawab
sejak Nabi Muhammad ﷺ hidup
3)
Al-Qur’an justru mengoreksi kitab
sebelumnya
4)
Al-Qur’an menuduh sebagian Ahli Kitab
mengubah kitab
5)
Al-Qur’an menantang: kalau ini
jiplakan, buat yang semisal
6)
Qur’an menegaskan kesatuan risalah
para nabi
Penjelasan.
A.
Al-Qur’an mengakui adanya kitab
sebelumnya (bukan menyangkal)
1)
Al-Qur’an tak pernah klaim turun di
ruang kosong sejarah.
2)
“Dia menurunkan kepadamu Kitab dengan
kebenaran, membenarkan kitab-kitab sebelumnya.”
QS. Āli ‘Imrān (3:3)
Tinggal bilang ya 😊
نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ
وَأَنْزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ
Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Quran) kepadamu dengan
sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan
Taurat dan Injil
3)
Logika Qur’an:
a.
Jika sumbernya sama (Allah).
b.
Maka kesamaan bukan plagiat.
c.
Tapi kelanjutan wahyu.
4)
Analogi sederhana:
a.
Buku pelajaran kelas 3.
b.
Mirip kelas 2
c.
Bukan menjiplak.
d.
Tapi materinya satu jalur.
B.
Tuduhan “menjiplak” sudah dijawab
sejak Nabi Muhammad ﷺ hidup
1)
Kaum Quraisy menuduh hal yang sama.
2)
Sejak 1.400 tahun lalu.
3)
Al-Qur’an langsung membantah.
4)
Dan sungguh Kami tahu bahwa mereka
berkata: ‘Sesungguhnya Al-Qur’an diajarkan oleh manusia.’ Padahal bahasa orang
yang mereka tuduh itu asing, sedangkan Al-Qur’an ini berbahasa Arab yang jelas.
QS. An-Naḥl (16:103)
وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌ ۗ لِسَانُ
الَّذِي يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِيٌّ وَهَٰذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُبِينٌ
Dan sesungguhnya Kami tahu bahwa mereka berkata:
"Sesungguhnya Al-Quran itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya
(Muhammad)". Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad
belajar kepadanya bahasa 'Ajam, sedangkan Al-Quran dalam bahasa Arab yang
terang.
5)
Poin penting:
a.
Nabi ﷺ ummi (tidak bisa baca-tulis)
b.
Tidak belajar Taurat/Injil
c.
Al-Qur’an bahasa Arab murni.
d.
Bukan terjemahan kitab asing
C.
Al-Qur’an justru mengoreksi kitab
sebelumnya
1)
Jika menjiplak, maka seharusnya isinya
sama persis.
2)
Faktanya: banyak koreksi.
Contoh besar:
a.
Nabi Isa (Yesus)
1)
Al-Qur’an menolak konsep ketuhanan
Yesus.
2)
“Sesungguhnya telah kafir orang yang
mengatakan Allah itu Al-Masih putra Maryam.”
(QS. Al-Mā’idah 5:72)
3)
Jika menjiplak Injil.
4)
Kenapa kitabnya dikoreksi?
b.
Konsep dosa warisan
1)
Al-Qur’an menolak dosa turunan Adam.
2)
“Seseorang tak memikul dosa orang
lain.”
QS. Al-An‘ām (6:164)
3)
Ini berlawanan langsung.
4)
Dengan doktrin Kristen.
D.
Al-Qur’an menuduh sebagian Ahli Kitab
mengubah kitab
1)
Bukan Qur’an yang meniru.
2)
Tapi Qur’an menilai distorsi
3)
Ada penyimpangan dan perubahan.
4)
Pada kitab sebelumnya.
5)
“Maka celaka orang-orang yang menulis
kitab dengan tangan mereka sendiri lalu berkata: ‘Ini dari Allah’.”
(QS. Al-Baqarah 2:79)
6)
Posisi Qur’an jelas:
a.
Wahyu itu satu
b.
Manusia merusak sebagian teks
c.
Al-Qur’an hadir sebagai pembenar .
d.
Sekaligus pengoreksi
E.
Al-Qur’an menantang: kalau ini
jiplakan, buat yang semisal
1)
Tantangan ini tidak logis
2)
Jika Qur’an hanya meniru.
3)
“Jika kamu ragu pada Al-Qur’an yang
Kami turunkan, maka buatlah 1 surah semisalnya.”
(QS. Al-Baqarah 2:23)
4)
Selama 1400 tahun lebih:
a.
Bahasa Arab berkembang
b.
Ilmu linguistik maju
c.
Tantangan tetap tak terjawab
d.
Hingga kini tak bisa dijawab.
F.
Qur’an menegaskan kesatuan risalah
para nabi
1)
Kesamaan cerita Nabi.
2)
Bukan bukti jiplakan.
3)
Tapi bukti 1 Tuhan.
4)
Bukti misinya sama.
5)
“Dia mensyariatkan bagi kalian agama
yang telah diwasiatkan kepada Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa.”
(QS. Asy-Syūrā 42:13)
6)
Pesan inti semua kitab suci sama:
a.
Tauhid
b.
Akhlak
c.
Tanggung jawab manusia
7)
Yang berbeda: syariat & konteks
zaman.
Kesimpulan
1)
Qur’an akui kitab sebelumnya
2)
Kesamaan tak selalu plagiat.
3)
Qur’an mengoreksi, menguji, dan
menantang
4)
Nabi Muhammad tak punya akses
literatur asing
5)
Qur’an klaim penyempurna dan penjaga
wahyu
6)
“Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab
sebagai penjelas segala sesuatu.”
(QS. An-Naḥl 16:89)
VERSI SISWA
Jawaban Tuduhan
“Al-Qur’an Menjiplak Kitab Sebelumnya”
1.
Al-Qur’an akui kitab sebelumnya
1)
Al-Qur’an akui Taurat dan Injil.
2)
“Allah menurunkan Al-Qur’an untuk
membenarkan kitab-kitab sebelumnya.”
(QS. Ali Imran: 3)
3)
Artinya:
a.
Jika sumbernya sama
b.
Yaitu Allah.
c.
Maka wajar isinya mirip.
d.
Mirip tak berarti menjiplak.
2.
Nabi Muhammad tak belajar dari kitab
lain
1)
Nabi Muhammad tak bisa membaca dan
menulis.
2)
“Engkau tidak pernah membaca kitab
sebelumnya dan tidak menulis dengan tanganmu.”
(QS. Al-Ankabut: 48)
3)
Tak mungkin Nabi menyalin Taurat atau
Injil.
3.
Al-Qur’an mengoreksi kitab sebelumnya
1)
Kalau menjiplak, seharusnya sama.
2)
Faktanya banyak perbedaan.
3)
Contoh:
a.
Al-Qur’an menolak Yesus sebagai Tuhan
b.
Al-Qur’an menolak dosa turunan
c.
“Seseorang tak memikul dosa orang
lain.”
(QS. Al-An’am: 164)
4)
Bukti bukan salinan.
5)
Tapi pelurus.
4.
Al-Qur’an sebut kitab dulu diubah manusia
1)
Al-Qur’an jelaskan
2)
Sebagian kitab sebelumnya.
3)
Diubah oleh manusia.
4)
“Mereka menulis kitab dengan tangan
mereka sendiri lalu berkata: ‘Ini dari Allah’.”
(QS. Al-Baqarah: 79)
5)
Al-Qur’an datang untuk meluruskan.
5.
Al-Qur’an menantang: buat yang serupa
1)
Al-Qur’an beri tantangan terbuka.
2)
“Buat 1 surah yang semisal Al-Qur’an.”
(QS. Al-Baqarah: 23)
3)
Sampai sekarang
4)
Tak ada yang mampu.
Kesimpulan
Al-Qur’an bukan hasil jiplakan
Sebab :
1)
Mengakui kitab sebelumnya dari Tuhan
yang sama
2)
Nabi Muhammad ﷺ tidak belajar dari
kitab lain
3)
Al-Qur’an mengoreksi ajaran sebelumnya
4)
Al-Qur’an menantang manusia membuat
yang serupa
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI
.bmp)
%20-%20Copy.png)
%20-%20Copy.bmp)
0 comments:
Post a Comment