KRITIK QURAN MATAHARI TERBENAM DI LUMPUR
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kritik
1)
“Matahari terbenam di lumpur”
QS. Al-Kahfi (18:86)
حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ مَغْرِبَ
الشَّمْسِ وَجَدَهَا تَغْرُبُ فِي عَيْنٍ حَمِئَةٍ وَوَجَدَ عِنْدَهَا قَوْمًا ۗ
قُلْنَا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِمَّا أَنْ تُعَذِّبَ وَإِمَّا أَنْ تَتَّخِذَ
فِيهِمْ حُسْنًا
Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam
matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan
dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Zulkarnain, kamu
boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.
Kritik
1)
Qur’an salah secara astronomi.
Jawaban:
1)
Ayat gambarkan persepsi visual Zulkarnain.
2)
Bukan fakta ilmiah.
3)
Sama seperti kita berkata:
a.
“Matahari terbenam di laut”
4)
Tafsir klasik & modern sepakat:
a.
Bahasa deskriptif.
b.
Bukan sains.
VERSI
SISWA
1.
Asal kritiknya dari ayat apa?
1)
QS. Al-Kahfi: 86.
2)
Kisah Zulqarnain:
3)
“…hingga ketika dia sampai di tempat
terbenamnya matahari, dia melihat matahari terbenam
di mata air yang berlumpur…”
2.
Apakah Qur’an bilang matahari
benar-benar tenggelam di lumpur?
Jawab : Tidak.
1)
Al-Qur’an tak sebut matahari
2)
Secara hakiki (nyata secara ilmiah)
3)
Masuk ke lumpur.
4)
Qur’an pakai bahasa penglihatan
manusia.
5)
Bukan penjelasan sains.
6)
Contoh mudah:
7)
Kita sering bilang: “matahari terbenam
di laut”
8)
Padahal kita tahu.
9)
Matahari tak masuk ke laut.
10) Tapi terlihat dari sudut pandang kita
11) Matahari masuk laut.
3.
Kuncinya pada kata “dia melihat”
1)
Ayatnya berbunyi:
“Dia melihat matahari terbenam…”
2)
Artinya:
a.
Apa yang tampak oleh Zulqarnain
b.
Bukan fakta fisika matahari
3)
Qur’an ceritakan pengalaman visual.
4)
Tak menjelaskan astronomi.
4.
Tafsir ulama menjelaskan hal yang sama
1)
Ulama klasik dan modern sepakat:
2)
Matahari tidak benar-benar tenggelam
3)
Itu hanyalah kesan visual karena:
a.
posisi matahari rendah
b.
ada laut, rawa, atau lumpur gelap di
cakrawala
Tafsir Ibnu Kasir:
1)
Matahari terlihat seolah-olah terbenam
di air yang hitam.
2)
Dari sudut pandang manusia.
5.
Qur’an tak bertentangan dengan sains
1)
Fakta sains:
a.
Matahari jauh lebih besar daripada
bumi
b.
Tak mungkin tenggelam di lumpur
2)
Qur’an tak pernah sebut matahari kecil
atau benar-benar masuk bumi.
3)
Yang salah paham adalah:
1)
Mengira bahasa pengamatan = klaim
ilmiah
2)
Qur’an pakai bahasa manusia
sehari-hari
Kesimpulan
1)
Qur’an tak ajarkan matahari tenggelam
di lumpur
2)
Ayat itu menjelaskan apa yang terlihat
oleh manusia
3)
Sama seperti ungkapan “matahari
terbenam di laut”
4)
Kritik ini muncul
5)
Sebab salah paham bahasa Qur’an
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI
%20-%20Copy.bmp)
.bmp)
%20-%20Copy.bmp)
%20-%20Copy.bmp)
%20-%20Copy.bmp)
0 comments:
Post a Comment