ARTINYA ALLAH MENYESATKAN MANUSIA
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
“Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki”
QS. An-Nahl (16:93)
وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ يُضِلُّ مَنْ
يَشَاءُ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۚ وَلَتُسْأَلُنَّ عَمَّا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Dan kalau Allah
menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tapi Allah
menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang
dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu
kerjakan.
Kritikan:
1)
Allah tidak adil.
2)
Sebab menyesatkan manusia.
Jawaban:
1)
Ayat lain menjelaskan:
a.
“Allah tak menzalimi manusia, tapi manusia
menzalimi dirinya sendiri”
QS Yunus (10:44)
إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ النَّاسَ شَيْئًا وَلَٰكِنَّ النَّاسَ أَنْفُسَهُمْ
يَظْلِمُونَ
Sesungguhnya Allah tidak
berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, tapi manusia yang berbuat zalim pada
dirinya sendiri.
2)
“Disesatkan” = konsekuensi pilihan
keras kepala, bukan acak.
3)
Sebab tak mau terima kebenaran.
4)
Analogi sederhana:
a.
Seperti mata yang sengaja ditutup.
b.
Semua tampak gelap.
c.
Bukan salah matahari.
d.
Tapi salah sendiri.
e.
Sengaja menolak kebenaran
f. Yang sudah jelas.
VERSI SISWA
Makna “Allah menyesatkan manusia”
1)
Dalam Al-Qur’an ada ayat sebutkan .
2)
Allah menyesatkan siapa yang Dia
kehendaki.
3)
Maksudnya.
4)
Bukan Allah sengaja membuat orang baik
jadi jahat.
5)
Tanpa sebab.
6)
Yang dimaksud:
7)
Allah membiarkan orang memilih jalan
salah.
8)
Dan menolak kebenaran.
9)
Mereka makin jauh dari petunjuk.
Penjelasan
1.
Manusia diberi pilihan
a.
Allah memberi akal, hati, dan petunjuk
(Al-Qur’an, nabi, nasihat).
b.
Manusia bebas memilih: mau taat atau
membangkang.
2.
Jika terus menolak kebenaran
a.
Sombong
b.
Tidak mau belajar
c.
Menertawakan nasihat
d.
Sengaja berbuat zalim
1)
Maka Allah mencabut hidayah.
2)
Bukan memaksa sesat.
3.
Sesat adalah akibat, bukan paksaan
a.
Seperti murid tidak mau belajar.
b.
Akhirnya tertinggal dan gagal.
c.
Guru tidak “menyesatkan”.
d.
Tapi muridnya menolak belajar.
Contoh
1)
Petunjuk jalan sudah ada.
2)
Tapi orangnya sengaja pilih yang salah.
3)
Akhirnya tersesat.
4)
Bukan peta salah.
5)
Tapi orangnya menolak petunjuk.
Kesimpulan Siswa
1)
“Allah menyesatkan manusia”.
2)
Artinya:
3)
Allah biarkan orang yang keras kepala.
4)
Dan menolak kebenaran.
5)
Tetap salah.
6)
Akibat pilihan sendiri.
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI

0 comments:
Post a Comment