SEMUA MODEL PUASA DI ALQURAN
Oleh:
Drs HM Yusron Hadi, MM
Dalam Al-Qur’an.
Kata “puasa” disebut dengan 2 istilah
utama:
Yaitu:
1)
Saum (صوم)
2)
Siyām (صيام).
Keduanya dari akar kata sama.
1)
Yaitu menahan diri.
2)
Tapi beda konteks.
Semua model puasa.
Disebut Al-Qur’an.
Yaitu:
1)
Puasa Wajib Ramadan
2)
Puasa Qadha (Pengganti)
3)
Puasa Kaffarah (Denda Pelanggaran)
4)
Puasa Fidiah
5)
Puasa Menahan Bicara (Puasa Khusus)
6)
Puasa Sebagai Nazar
1️⃣ Puasa Wajib Ramadan
QS. Al-Baqarah (2:183-185)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ
عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
183. Hai orang-orang beriman,
diwajibkan atas kamu berpuasa seperti diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu
agar kamu bertakwa,
أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ
مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى
الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا
فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
184. (yaitu) dalam
beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau
musafir (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang
ditinggalkan itu pada hari lain. Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya
(jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang
miskin. Barangsiapa dengan rela hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik
baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ
فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ
فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ
عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ
وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا
اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
185. (Beberapa hari yang
ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan
(permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai
petunjuk itu dan pembeda (hak dan batil). Karena itu, barangsiapa di antara
kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia
berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia
berbuka), maka (wajib baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya
itu, pada hari lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki
kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu
mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu
bersyukur.
Catatan.
1)
“Wahai orang-orang beriman, diwajibkan
atas kamu berpuasa…”
2)
Ciri-cirinya:
- Dilakukan di bulan Ramadan
- Dari fajar sampai Magrib
- Tujuan: takwa
- Ada rukhsah (keringanan) bagi sakit dan musafir
1)
Ini puasa utama dan rukun Islam.
2️⃣ Puasa Qadha (Pengganti)
QS. Al-Baqarah (2:184-185)
Catatan.
1)
“Maka barangsiapa sakit atau musafir,
maka (wajib mengganti) pada hari yang lain…”
2)
Jika tak bisa puasa Ramadan.
3)
Sebab uzur syar’i.
4)
Maka wajib mengganti di hari lain.
3️⃣ Puasa Kaffarah (Denda Pelanggaran)
Beberapa bentuknya:
a.
Kaffarah Zihar
QS. Al-Mujadilah (58:3–4)
1)
Jika tak mampu memerdekakan budak.
2)
Maka puasa 2 bulan berturut-turut
b.
Kaffarah Membunuh Tidak Sengaja
QS. An-Nisa (4:92)
1)
Jika tak mampu memerdekakan budak.
2)
Maka puasa 2 bulan berturut-turut
c.
Kaffarah Melanggar Sumpah
QS. Al-Ma’idah (5:89)
1)
Jika tak mampu memberi
makan/memerdekakan:
2)
Maka puasa 3 hari
d.
Kaffarah Pelanggaran Haji
QS. Al-Baqarah (2:196)
1)
Jika tak mampu menyembelih hadyu (hewan
ternak).
2)
Maka puasa 3 hari saat haji
3)
Puasa 7 hari setelah pulang
4)
Total puasa 10 hari.
4️⃣ Puasa Fidiah
QS. Al-Baqarah (2:184)
1)
Orang ysangat berat menjalankan puasa.
2)
Misalnya lansia lemah)
3)
Bisa mengganti dengan:
a.
Memberi makan orang miskin
b.
Ini bukan puasa, tapi pengganti puasa.
5️⃣ Puasa Menahan Bicara (Puasa Khusus)
QS. Maryam (19:26)
1)
Kisah Maryam:
“Sesungguhnya aku bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pengasih, maka
aku tidak akan berbicara dengan siapa pun hari ini.”
2)
Disebut “ṣaum” dalam arti:
a.
Menahan diri dari berbicara
b.
Ini bukan syariat puasa Islam sekarang.
c.
Tapi syariat sebelumnya.
6️⃣ Puasa Sebagai Nazar
1)
Tersirat dalam kisah Maryam.
2)
Juga hukum umum nazar dalam Islam.
3)
Jika orang bernazar puasa.
4)
Maka wajib ditunaikan.
Makna Besar Puasa dalam Al-Qur’an
1)
Semua model puasa punya inti:
a.
Menahan diri demi taat pada Allah
b.
Tak sekadar lapar.
2)
Tapi:
a.
Kontrol diri
b.
Tanggung jawab
c.
Tobat
d.
Disiplin spiritual
Sumber
1) Tafsir
Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT

0 comments:
Post a Comment