BENTUK UJIAN BAGI ORANG BERIMAN DI
QURAN
Oleh:
Drs HM Yusron Hadi, MM
Dalam Al-Qur’an
1)
Ujian (fitnah, bala’, ibtilā’)
2)
Sunatullah bagi orang beriman.
3)
Allah tegaskan
4)
Bahwa iman pasti diuji.
5)
Agar terlihat kualitasnya.
6)
QS Al-‘Ankabut: 2–3.
Bentuk ujian bagi orang beriman.
Dalam Al-Qur’an.
Yaitu ujian:
1)
Ketakutan & Ancaman
2)
Kelaparan & Kekurangan Ekonomi
3)
Kehilangan Harta & Jiwa
4)
Kesehatan & Penyakit
5)
Kekuasaan & Jabatan
6)
Kekayaan & Kenikmatan
7)
Anak & Keluarga
8)
Fitnah Ideologi & Kesyirikan
9)
Perintah yang Berat
10) Kemenangan & Kesuksesan
11) Penundaan Doa
1️⃣ Ujian Ketakutan & Ancaman
QS Al-Baqarah (2:155)
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ
الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan
sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan
berikan berita gembira kepada orang yang sabar.
Catatan.
1)
Ujian berupa:
a.
Rasa takut perang
b.
Ancaman musuh
c.
Teror.
d.
Tekanan politik
2)
Contoh:
a.
Kaum Muslim diuji Perang Badar dan
Uhud
b.
Bani Israil diuji Fir’aun (kisah Nabi
Musa)
3)
Tujuan:
a.
Melatih tawakal.
b.
Keberanian iman.
2️⃣ Ujian Kelaparan & Kekurangan Ekonomi
QS Al-Baqarah (2:155)
1)
Ujian berupa:
a.
Krisis pangan
b.
Kemiskinan
c.
Kekurangan harta
1)
Contoh:
a.
Tahun paceklik zaman Nabi Yusuf
2)
Tujuan: Melatih sabar dan syukur.
3️⃣ Ujian Kehilangan Harta & Jiwa
QS Al-Baqarah (2:155)
1)
Ujian:
a.
Bangkrut
b.
Kematian keluarga
c.
Kehilangan orang tercinta
2)
Contoh:
a.
Nabi Ayub kehilangan harta dan
keluarga
3)
Tujuan: Menguatkan keteguhan iman.
4️⃣ Ujian Kesehatan & Penyakit
QS Al-Anbiya(21:83-84)
وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي
مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
83. dan (ingatlah kisah)
Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku ditimpa
penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua
penyayang".
فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا
بِهِ مِنْ ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ
عِنْدِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ
84. Maka Kami
memperkenankan seruannya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan
Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka,
sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua
yang menyembah Allah.
Catatan.
1)
Ujian berupa:
a.
Sakit berat
b.
Cacat
c.
Lemah fisik
2)
Contoh:
a.
Penyakit panjang Nabi Ayub
3)
Tujuan:
a.
Membersihkan dosa.
b.
Menaikkan derajat.
5️⃣ Ujian Kekuasaan & Jabatan
QS Sad (38:34)
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَانَ وَأَلْقَيْنَا عَلَىٰ كُرْسِيِّهِ جَسَدًا ثُمَّ
أَنَابَ
Dan sesungguhnya Kami
telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya
sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertobat.
Catatan.
1)
Ujian berupa:
a.
Kekuasaan besar
b.
Pengaruh
c.
Otoritas politik
2)
Contoh:
a.
Nabi Sulaiman dengan kerajaan besar
3)
Bahaya:
a.
Lupa diri
b.
Zalim.
4)
Tujuan: Menguji amanah.
6️⃣ Ujian Kekayaan & Kenikmatan
QS Al-Fajr (89:15-16)
فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ
فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ
15. Adapun
manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya
kesenangan, maka dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku".
وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ
عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
16. Adapun bila Tuhannya
mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinaku".
Catatan.
1)
Ujian berupa:
a.
Harta melimpah
b.
Popularitas
c.
Kemudahan hidup
2)
Contoh negatif:
a.
Qarun (kisah Nabi Musa)
3)
Catatan penting:
a.
Nikmat juga ujian.
b.
Tak selalu tanda cinta Allah.
7️⃣ Ujian Anak & Keluarga
QS Al-Anfal (8:28)
وَاعْلَمُوا أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللَّهَ
عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
Dan ketahuil bahwa
hartamu dan anak-anakmu hanya sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah
pahala yang besar.
Catatan.
1)
Ujian berupa:
a.
Anak sebagai cobaan
b.
Keluarga yang menentang iman
2)
Contoh:
a.
Nabi Ibrahim diperintah menyembelih
putranya
3)
Tujuan:
Menguji prioritas cinta pada Allah.
8️⃣ Ujian Fitnah Ideologi & Kesyirikan
QS Al-Ankabut (29:10)
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ فَإِذَا أُوذِيَ فِي اللَّهِ
جَعَلَ فِتْنَةَ النَّاسِ كَعَذَابِ اللَّهِ وَلَئِنْ جَاءَ نَصْرٌ مِنْ رَبِّكَ
لَيَقُولُنَّ إِنَّا كُنَّا مَعَكُمْ ۚ أَوَلَيْسَ اللَّهُ بِأَعْلَمَ بِمَا فِي
صُدُورِ الْعَالَمِينَ
Dan di antara manusia ada orang berkata: "Kami beriman
kepada Allah", maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada Allah,
ia menganggap fitnah manusia sebagai azab Allah. Dan sungguh jika datang
pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: "Sesungguhnya kami besertamu".
Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia?
Catatan.
1)
Ujian berupa:
a.
Tekanan agar tinggalkan iman
b.
Propaganda sesat
c.
Ancaman social
1)
Contoh:
a.
Tekanan pada Nabi Muhammad di Mekah
2)
Tujuan: Menguji istiqamah tauhid.
9️⃣ Ujian Perintah yang Berat
QS Al-Baqarah (2:216)
كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا
شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ
لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Diwajibkan atas kamu
berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi
kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu
menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan
kamu tidak mengetahui.
Catatan.
1)
Ujian berupa:
a.
Perintah jihad
b.
Puasa
c.
Perintah tak sesuai hawa nafsu
2)
Tujuan: Menguji ketaatan.
🔟 Ujian Kemenangan & Kesuksesan
QS Ali Imran (3:152)
وَلَقَدْ صَدَقَكُمُ اللَّهُ وَعْدَهُ إِذْ تَحُسُّونَهُمْ بِإِذْنِهِ ۖ حَتَّىٰ
إِذَا فَشِلْتُمْ وَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَعَصَيْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا
أَرَاكُمْ مَا تُحِبُّونَ ۚ مِنْكُمْ مَنْ يُرِيدُ الدُّنْيَا وَمِنْكُمْ مَنْ
يُرِيدُ الْآخِرَةَ ۚ ثُمَّ صَرَفَكُمْ عَنْهُمْ لِيَبْتَلِيَكُمْ ۖ وَلَقَدْ
عَفَا عَنْكُمْ ۗ وَاللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ
Dan sesungguhnya Allah
telah memenuhi janji-Nya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan
izin-Nya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu dan
mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang
kamu sukai. Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia dan ada orang yang
menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka untuk menguji
kamu, dan sesunguhnya Allah telah memaafkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia
(yang dilimpahkan) atas orang orang yang beriman.
Catatan.
1)
Ujian berupa:
a.
Menang perang
b.
Sukses dakwah
c.
Banyak pengikut
2)
Contoh:
a.
Menang Perang Uhud
3)
Bahaya:
a.
Lalai dan sombong.
b.
Setelah menang.
1️⃣1️⃣ Ujian Penundaan Doa
QS Al-Baqarah (2:214)
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ
خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا
حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ
أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ
Apakah kamu mengira
bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang padamu (cobaan) seperti
halnya orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan sengsara, serta digoncangkan
(dengan bermacam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang beriman
bersamanya: "Kapan datangnya pertolongan Allah?" Ingat, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat dekat.
Catatan.
1)
Orang beriman diuji.
2)
Sampai berkata:
“Kapan pertolongan Allah?”
3)
Tujuan: Menguatkan kesabaran jangka
panjang.
1️⃣2️⃣ Ujian Perpecahan & Konflik Internal
QS Ali Imran (3:179)
مَا كَانَ اللَّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَىٰ مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ حَتَّىٰ
يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى
الْغَيْبِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَجْتَبِي مِنْ رُسُلِهِ مَنْ يَشَاءُ ۖ فَآمِنُوا
بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۚ وَإِنْ تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا فَلَكُمْ أَجْرٌ عَظِيمٌ
Allah sekali-kali tidak
akan membiarkan orang-orang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga
Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Allah
sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal yang gaib, tetapi Allah
memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. Karena itu
berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya; dan jika kamu beriman dan
bertakwa, maka bagimu pahala yang besar.
Catatan.
1)
Ujian berupa:
a.
Munculnya munafik
b.
Perbedaan pendapat
c.
Fitnah dalam barisan sendiri
2)
Contoh:
a.
Kaum munafik Madinah zaman Nabi
Muhammad
Kesimpulan
Menurut Al-Qur’an:
Ujian:
1)
Bukan tanda Allah benci
2)
Tak selalu musibah
3)
Bisa berupa nikmat
4)
Bertujuan memurnikan iman
QS Al-Mulk (67:2)
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
Yang menjadikan mati dan
hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.
Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,
Catatan.
1)
“Hidup dan mati untuk menguji siapa
yang terbaik amalnya.”
Sumber
1) Tafsir
Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT
.jpeg)
0 comments:
Post a Comment