Friday, February 20, 2026

54991. DALIL SALAT SUNAH TARAWIH

 


DALILNYA SALAT SUNAH TARAWIH

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

Salat Sunah Tarawih

Dalam Al-Qur’an dan Hadis

 

A. Dalam Al-Qur’an

 

1) Kata “tarawih” tak disebut langsung di Al-Qur’an.

 

2) Tapi dasarnya diambil dari perintah qiyam Ramadan.

3) Yaitu salat malam di bulan Ramadan.

 

QS Al-Baqarah (2:185)


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

 

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (hak dan batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau musafir (lalu ia berbuka), maka (wajib baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur

 

Catatan.

1) “Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an…”

 

2) Ayat ini tegaskan keutamaan Ramadan.

 

QS Al-Muzzammil (73:1-4)


يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ

 

1. Hai orang berselimut (Muhammad),

قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا

 

2. bangunlah (untuk salat) di malam hari, kecuali sedikit (darinya),

 

نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا

 

3. (yaitu) seperduanya atau kurang dari seperdua itu sedikit.

 

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

 

4. atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran dengan perlahan.

 

Catatan.

1) “Bangunlah (untuk salat) pada malam hari…”

 

2) Ayat ini turun sebelum Ramadan diwajibkan.

 

3) Para ulama jadikan dasar umum anjuran salat malam (qiyamul lail).

 

4) Jadi secara Qur’ani.

 

5) Salat sunah Tarawih bagian:

 

a. Qiyamul lail (salat malam)

b. Menghidupkan malam Ramadan

 

A. Dalam Hadis (Dalil Paling Jelas)

 

 

1) Dalil utama hadis sahih.

 

2) Dalam Sahih Bukhari dan Muslim:

 

“Barang siapa melakukan qiyam Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang lalu.”

 

Hadis lain jelaskan:

 

3) Nabi pernah salat malam Ramadan berjamaah beberapa malam.

 

4) Lalu Nabi berhenti berjamaah.

5) Khawatir dianggap wajib.

 

Kenapa Sekarang Berjamaah?

 

6) Zaman Khalifah Umar bin Khattab.

 

a. Umat lslam  dikumpulkan.

b. Salat Tarawih berjamaah di masjid.

 

c.  Sambil berkata:

“Sebaik-baik bid‘ah adalah ini.”

 

7) Maksudnya: bid‘ah secara bahasa.

8) Hal baru dalam pengaturan.

 

9) Bukan ibadah baru.

10) Sebab dasarnya dari Nabi ﷺ.

 

Berapa Jumlah Rakaat?

 

1. Riwayat dari Aisyah:

2. Nabi salat 11 rakaat (termasuk witir).

 

a. Khalifah Umar bin Khattab: 20 rakaat.

b. Di beberapa tempat sekarang: 8 atau 20 rakaat.

 

c. Semua ini khilaf yang dibolehkan.

 

Kesimpulan

 

1) Tarawih tak disebut di Qur’an

2) Termasuk qiyamul lail di bulan Ramadan

 

3) Dalil jelas dalam hadis sahih,

4) Pernah dicontohkan Nabi ﷺ,

 

5) Dikuatkan praktik sahabat.

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

0 comments:

Post a Comment