Wednesday, February 25, 2026

55035. ISLAM WAJIB BERSATU TAK ADA SUNI SYIAH DI QURAN

 


UMAT ISLAM WAJIB BERSATU TAK ADA SUNI SYIAH DI QURAN

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

Dalam Al-Qur’an

Yang ditekankan.

 

Yaitu:

 

1)        Persatuan umat lslam.

2)        Bukan perpecahan golongan.

 

Dalam Al-Quran

Tak ada istilah:

 

1)        Sunni

2)        Syiah

 

Dalam Al-Quran

1)        Tak pernah disebut identitas mazhab.

2)        Yang disebut adalah “Muslim”.

 

1️ Perintah Tegas untuk Bersatu

 

QS. Ali ‘Imran (3): 103


وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

 

Dan berpeganglah kamu semua kepada tali (agama) Allah, dan jangan kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu darinya. Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

 

Catatan.

1)        “Berpeganglah kamu semua pada tali (agama) Allah, dan jangan kamu bercerai-berai…”

 

2)        Ayat ini tegaskan

3)        Bahwa umat Islam diperintahkan

 

4)        Untuk:

 

 

a.        Berpegang pada Al-Qur’an dan ajaran Allah

 

b.        Tak terpecah belah

 

c.        Tak jadikan perbedaan sebagai permusuhan

 

2️ Larangan Berpecah Menjadi Golongan

 

QS. Ar-Rum (30): 31–32


۞ مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَاتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

 

31. dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikan salat dan jangan kamu termasuk orang yang mempersekutukan Allah,

 

مِنَ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا ۖ كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

 

32. yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.

 

Catatan.

 

1)        “Dan jangan kamu termasuk orang yang mempersekutukan Allah.

 

2)        Yaitu orang yang memecah-belah agama mereka.

 

3)        Dan mereka jadi beberapa golongan (syiya‘an)….”

 

 

4)        Kata “syiya‘an”

 

1)         Berarti kelompok saling berpecah.

2)        Ini bukan nama mazhab.

 

Tapi peringatan

3)        Agar umat tidak terbelah

4)        Karena fanatic golongan.

 

3️ Identitas yang Allah Berikan: Muslim

 

 QS. Al-Haj (22): 78

 

وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ ۚ هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ۚ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ ۚ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَٰذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ ۚ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَاعْتَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَوْلَاكُمْ ۖ فَنِعْمَ الْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ النَّصِيرُ

 

Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad sebenarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikuti) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikan salat, tunaikan zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dia sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

 

Catatan.

 

1)        “…Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim…”

 

2)        Identitas resmi dari Allah adalah Muslim.

 

3)        Bukan Sunni

4)        Bukan Syiah.

 

4️ Larangan Fanatik Golongan

 

QS. Al-An‘am (6): 159


إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا لَسْتَ مِنْهُمْ فِي شَيْءٍ ۚ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

 

Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu kepada mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanya terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.

 

Catatan.

 

1)        “Sesungguhnya orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan, sedikit pun engkau (Muhammad) tidak termasuk golongan mereka…”

 

2)        Ayat ini sangat keras:

 

3)        Rasulullah ﷺ tidak bersama orang

4)        Yang jadikan agama alat perpecahan.

 

Kesimpulan Qurani

 

1)        Al-Qur’an perintahkan persatuan.

 

2)        Melarang perpecahan dan fanatik kelompok.

 

3)        Identitas utama adalah Muslim.

 

4)        Perbedaan ijtihad boleh.

5)        Tapi permusuhan dilarang.

 

Secara Sejarah.

 

1)        Sunni dan Syiah muncul

2)        Setelah Nabi Muhammad wafat.

 

3)        Konteks politik dan kepemimpinan.

 

4)        Tapi Al-Qur’an tak jadikan istilah itu

5)        Jadi identitas iman.

 

Sikap Bijak

 

1)        Boleh beda pendapat dalam fiqh atau sejarah.

 

2)        Tak boleh saling mengkafirkan.

3)        Tak boleh memecah ukhuwah.

 

4)        Fokus pada:

 

a.         Tauhid.

b.        Akhlak.

c.        Amal saleh.

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

 

0 comments:

Post a Comment