PUNCAK ISLAM SAAT TAUHID DAN ETOS BELAJAR BERSATU
Oleh:
Drs HM Yusron Hadi, MM
1️⃣ Kenapa Puncak Ilmu Islam Terjadi
Saat Tauhid dan Etos Belajar Bersatu?
1)
Sejarah masa keemasan ilmu Islam.
2)
Terjadi abad 8–13 M.
3)
Pusatnya di:
a.
Bagdad
b.
Cordoba
c.
Cairo
Kenapa budaya lslam bisa maju?
Jawaban.
1)
Tauhid Memberi Visi Besar
2)
Etos “Iqra” (Budaya Membaca)
3)
Ilmu dan Akhlak Tidak Dipisah
4)
Rasa Percaya Diri Peradaban
Penjelasan.
A.
Tauhid Memberi Visi Besar
1)
Tauhid ajarkan:
2)
Alam adalah ciptaan Allah yang teratur
dan rasional.
3)
Artinya:
Meneliti alam = membaca ayat-ayat Allah.
4)
Ilmu tidak dipisah dari iman.
5)
Belajar tak sekadar karier.
6)
Tapi bagian penghambaan.
7)
Hal itu beri makna besar
8)
Pada aktivitas ilmiah.
B.
Etos “Iqra” (Budaya Membaca)
1)
Wahyu pertama perintah membaca.
2)
Semangat ini melahirkan:
a.
Penerjemahan besar-besaran karya
Yunani dan Persia
b.
Diskusi ilmiah terbuka
c.
Perpustakaan raksasa
3)
Contohnya gerakan ilmu di era Al-Makmun
4)
Mendukung penerjemahan dan riset.
5)
Tauhid
Memberi niat.
6)
Etos belajar
Memberi kerja nyata.
7)
Jika 2 hal ini Bersatu
8)
Maka lahir peradaban ilmu.
C.
Ilmu dan Akhlak Tidak Dipisah
1)
Ilmuwan saat itu
2)
Tak hanya ahli sains.
3)
Tapi juga ahli agama dan filsafat.
4)
Contoh:
a.
Ibnu Sina
b.
Ibnu Rushd
c.
Al-Khawarizmi
5)
Mereka melihat ilmu
6)
Bagian tanggung jawab moral.
7)
Jadi ilmu berkembang
8)
Tanpa hilang arah etika.
D.
Rasa Percaya Diri Peradaban
1)
Tauhid membentuk mental:
2)
Tidak takut pada ilmu asing.
3)
Ilmu Yunani:
a.
Diterjemahkan.
b.
Dikritik.
c.
Disempurnakan.
4)
Bukan ditolak.
5)
Bukan ditelan mentah-mentah.
6)
Itu sikap ilmiah yang sehat.
Bagiamana Cara hidupkan lagi Semangat Tauhid dalam Konteks Modern?
Jawaban.
1)
Mengembalikan Ilmu sebagai Ibadah
2)
Menghilangkan Dikotomi “Agama vs Sains”
3)
Membangun Budaya Bertanya
4)
Menguatkan Integritas Moral
A.
Mengembalikan Ilmu sebagai Ibadah
1)
Belajar tak hanya untuk:
a.
Gelar
b.
Uang
c.
Status
2)
Tapi untuk memberi manfaat
3)
Memahami ciptaan Allah.
4)
Perlu perubahan niat.
B.
Menghilangkan Dikotomi “Agama vs
Sains”
1)
Tauhid ajarkan kesatuan.
2)
Artinya:
3)
Belajar matematika, fisika, ekonomi,
teknologi
4)
Tetap bagian dari ibadah
5)
Jika niatnya benar dan caranya halal.
6)
Tak ada konflik
7)
Jika dipahami dengan benar.
C.
Membangun Budaya Bertanya
1)
Al-Qur’an penuh pertanyaan retoris:
2)
“Tidakkah kamu berpikir?”
3)
Semangat tauhid modern.
4)
Harus melahirkan:
a.
Riset
b.
Diskusi terbuka
c.
Kritik ilmiah yang sehat
5)
Bukan anti-pertanyaan.
D.
Menguatkan Integritas Moral
1)
Ilmu tanpa tauhid bisa canggih
2)
Tapi merusak.
3)
Semangat tauhid modern
4)
Berarti:
a.
Anti korupsi
b.
Anti manipulasi data
c.
Anti eksploitasi
5)
Sadar semua akan dihisab.
6)
Yakin semua tanggung jawab.
Kesimpulan
Puncak ilmu Islam terjadi
Pada saat:
1)
Tauhid memberi visi dan makna
2)
Etos belajar memberi kerja dan
disiplin
3)
Ilmu dan moral berjalan Bersama
Untuk hidupkan kembali:
1)
Satukan iman dan ilmu
2)
Jadikan belajar sebagai ibadah
3)
Berani berpikir kritis
4)
Jaga integritas moral
Tauhid
1)
Bukan nostalgia masa lalu.
2)
Jadi energi masa depan
3)
Jika dipahami secara hidup.
4)
Tak sekadar slogan.
Sumber
1) Tafsir
Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT
.jpeg)
0 comments:
Post a Comment