Tuesday, February 24, 2026

55027. OPOSISI NEGARA DEMOKRASI DAN QURAN

 


OPOSISI NEGARA DEMOKRASI DAN ALQURAN

Oleh: Drs HM Yusron Hadi, MM

 

 

 

A.       Arti Oposisi

 

Secara umum.

Oposisi adalah:

 

1)        Kelompok atau pihak diluar  pemerintahan.

 

Oposisi berfungsi:

 

 

1)        Mengkritik.

2)        Mengawasi.

 

3)        Memberi alternatif kebijakan

4)        Pada penguasa.

 

Dalam sistem demokrasi

Oposisi berarti:

 

1)        Tak ikut menjalankan pemerintahan

2)        Mengontrol kebijakan pemerintah

 

3)        Mengoreksi,  jika ada kesalahan

4)        Menawarkan solusi lain

 

Dalam bahasa sederhana

 

1)        Oposisi = pihak pengawas dan pengkritik pemerintah.

 

2)        Agar tetap adil dan tak menyimpang.

 

 

Dalam perspektif nilai Qur’ani

Konsep oposisi sejalan Al-Qur'an

 

Tentang:

 

1)        Amar ma’ruf nahi munkar

2)        Menegakkan keadilan

 

3)        Musyawarah

4)        Mengingatkan penguasa bila salah

 

Jadi oposisi

 

1)        Bukan berarti musuh negara.

2)        Tapi mitra kritis

3)        Demi kebaikan bersama.

 

Fungsi Oposisi Negara Demokrasi.

Versi Quran.

 

1)        Dalam Al-Qur’an.

2)        Tak ada istilah “oposisi”.

 

3)        Seperti sistem politik modern.

4)        Tapi ada nilai dan prinsipnya.

 

Oposisi dalam demokrasi

Yaitu kelompok:

 

1)        Mengontrol.

2)        Mengkritik.

 

3)        Meluruskan kekuasaan

4)        Agar tetap adil dan amanah.

 

Fungsi oposisi

Versi nilai Qur’ani.

Yaitu Fungsi:

 

1)        Kontrol (Amar Makruf Nahi Mungkar)

2)        Penyeimbang Kekuasaan

 

3)        Koreksi terhadap Penguasa

4)        Menghindari Kerusakan Negara

 

5)        Memberi Alternatif Solusi

 

Penjelasan.

 

1️ Fungsi Kontrol (Amar Makruf Nahi Mungkar)

 

QS Ali ‘Imran (3:104)

 

“Hendaklah ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar…”

 

1)        Artinya:

2)        Harus ada kelompok aktif.

 

3)        Mengingatkan dan meluruskan.


Dalam demokrasi

 

1)        Oposisi berfungsi mencegah penyimpangan kekuasaan.

 

2️ Fungsi Penyeimbang Kekuasaan

 

QS Asy-Syura (42:38)

 

“…urusan mereka diputuskan dengan musyawarah di antara mereka…”

1)        Musyawarah berarti tak boleh suara tunggal.

 

2)        Oposisi jadi penyeimbang .

3)        Agar keputusan tak otoriter.

 

3️ Fungsi Koreksi terhadap Penguasa

 

QS An-Nisa (4:135)

 

“Wahai orang-orang beriman, jadilah penegak keadilan…”

 

1)        Keadilan harus ditegakkan.

2)         Meskipun pada diri sendiri atau penguasa.

 

3)        Oposisi berperan mengingatkan.

4)        Jika pemimpin melanggar keadilan.

 

4️ Fungsi Menghindari Kerusakan Negara

 

QS Al-Baqarah (2:11)

 

“Jangan kamu membuat kerusakan di bumi…”

 

1)        Tanpa adanya kritik.

2)        Kekuasaan bisa rusak.

 

3)        Oposisi mencegah

 

a.        Korupsi.

b.        Salah gunakan wewenang.

c.        Kesewenang-wenangan.

 

5️ Fungsi Memberi Alternatif Solusi

 

QS Az-Zumar (39:18)

 

“Mereka mendengarkan ucapan lalu mengikuti yang terbaik di antaranya…”

 

1)        Artinya: Harus ada berbagai pendapat

2)        Agar bisa dipilih yang terbaik.

 

3)        Oposisi beri opsi kebijakan lebih baik.

 

Kesimpulan

 

Menurut nilai Qur’an.

Oposisi itu:

 

1)        Bukan musuh negara

2)        Bukan pemberontak

3)        Bukan pembenci pemimpin

 

Tetapi:

 

1)        Penjaga keadilan

2)        Pengontrol kekuasaan

 

3)        Pengingat amanah

4)        Mitra kritis

5)        Demi kebaikan Bersama

  •  

Dalam bahasa sederhana:

 

1)        Pemerintah

Tangan yang bekerja.

 

2)        Oposisi

Mata yang mengawasi.

 

 

Sumber

 

1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2) Tafsirq.com

3) ChatGPT

 

 

 

0 comments:

Post a Comment