AL-ANAM 159 UMAT PECAH TAK SALAH NABI MUHAMMAD
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
QS Al-An’am (6:159)
إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا لَسْتَ مِنْهُمْ فِي
شَيْءٍ ۚ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا
يَفْعَلُونَ
Sesungguhnya orang-orang
yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada
sedikitpun tanggung jawabmu kepada mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanya
terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa
yang mereka perbuat.
Tafsir Per Kata
1)
إِنَّ (Inna)
= Sesungguhnya (penegasan kuat)
2)
الَّذِينَ (alladzina)
= orang-orang yang
3)
فَرَّقُوا (farraqū)
= memecah-belah / memisahkan
4)
دِينَهُمْ (dīnahum)
= agama mereka
5)
Maksudnya:
a.
Ajaran hanya 1 model
b.
Dibuat banyak versi
c.
Karena kepentingan
1)
وَكَانُوا (wa kānū)
= dan mereka menjadi
2)
شِيَعًا (syiya‘an)
= golongan / kelompok / sekte
1)
\لَّسْتَ مِنْهُمْ (lasta
minhum)
= engkau (wahai Nabi) bukan bagian dari mereka
2)
فِي شَيْءٍ (fī syai’)
= sedikit pun
3)
Artinya:
Nabi tak ikut dalam
perpecahan itu
1)
إِنَّمَا (innamā)
= sesungguhnya hanya
2)
أَمْرُهُمْ (amruhum)
= urusan mereka
3)
إِلَى اللَّهِ (ilallāh)
= kembali pada Allah
1)
ثُمَّ (tsumma)
= kemudian
2)
يُنَبِّئُهُم
(yunabbi’uhum)
= akan diberitahukan pada mereka
3)
بِمَا (bimā)
= tentang apa yang
4)
كَانُوا يَفْعَلُونَ
(kānū yaf‘alūn)
= mereka kerjakan
Makna Utama Ayat
1)
Allah tegaskan:
a.
Orang memecah agama
b.
Jadi kelompok fanatic
c.
Tak mewakili ajaran
Nabi.
2)
Pada akhirnya
3)
Allah akan adili mereka.
Tafsir Logika Modern
Sekarang kita “turunkan”
Pada zaman modern:
1.
Fenomena “fanatik
kelompok”
1)
Di dunia modern:
a.
Sunni vs Syiah
b.
Ormas A vs ormas B
c.
Dalam 1 masjid bisa beda
kubu
2)
Persis kata “syiya’an”
3)
Artinya golongan-golongan
4)
Logika modern:
a.
Manusia buat “identitas
kelompok”
b.
Merasa kelompoknya
paling benar
c.
Akhirnya konflik
2.
Masalahnya bukan beda
pendapat
1)
Al-Qur’an tak
melarang perbedaan
2)
Yang dilarang
a.
Memecah agama
b.
Demi ego, politik, kekuasaan,
atau fanatic
c.
Demi krprntingan dunia
3)
Contoh:
a.
Beda cara doa = masih
wajar
b.
Tapi saling kafir = ini dilarang
3.
Bahaya “ego agama”
(versi psikologi modern)
1)
Dalam psikologi:
a.
Ada ingroup bias
b.
Merasa kelompoknya
paling benar
2)
Akibatnya:
a.
Sulit terima kebenaran
dari luar
b.
Mudah konflik
c.
Hilang objektif
3)
Cocok dengan ayat ini
4.
Kenapa Nabi “lepas
tangan”?
1)
Ayat bilang:
“Engkau bukan bagian dari mereka”
2)
Artinya:
a.
Islam itu satu (tauhid)
b.
Tapi manusia merusaknya
1)
Nabi tak tanggung jawab
2)
Atas “agama versi
manusia”
5.
Penutup ayat: semua akan
diadili
1)
Logika Qur’an:
a.
Manusia bisa debat
b.
Selama di dunia
c.
Tapi kebenaran final
d.
Pada sisi Allah
2)
Ini mengajarkan:
a.
Jangan sok paling benar
b.
Fokus amal
c.
Bukan debat kelompok
Kesimpulan
Ayat ini ajarkan 3 hal
penting:
1)
Jangan pecah agama,
karena ego
2)
Jangan fanatik buta pada
kelompok
3)
Fokus pada kebenaran
& amal
a.
Tak fanatic label
b.
Tak fanatic merk
Contoh Nyata di
Indonesia
1)
Saling serang kelompok
Islam
2)
Lewat medsos
3)
Debat fikih, jadi
permusuhan
4)
Masjid beda aliran, jadi
tegang
5)
Padahal ayat ini
6)
Jelas melarang itu
Kesimpulan
1)
Islam ajarkan persatuan
umat.
2)
Perpecahan tanggung jawab
masing-masing.
3)
Pecah belah umat
4)
Bukan tanggung jawab Nabi
Muhammad
1) Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT
5)



.jpg)

