APA SEBABNYA ORANG BAIK DIBERI UJIAN
BERAT
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM
Kenapa ada orang yang baik.
Mendapat ujian berat?
Jawaban.
1)
Ujian bukan tanda dibenci, tapi diperhatikan Allah
2)
Semakin baik iman, semakin berat
ujiannya
3)
Ujian menghapus dosa dan mengangkat
derajat
4)
Dunia bukan tempat balasan, tapi
tempat ujian
5)
Ujian melatih sifat mulia yang hanya
lahir dari penderitaan
6)
Orang baik diuji agar menjadi teladan
A.
Ujian bukan tanda dibenci, tapi tanda
diperhatikan Allah
QS. Al-‘Ankabut (29:2)
أَحَسِبَ النَّاسُ
أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
Apakah manusia mengira
bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman",
sedangkan mereka tidak diuji lagi?
Catatan.
1)
“Apakah manusia mengira mereka akan
dibiarkan berkata: ‘Kami beriman’, sedangkan mereka tak diuji?”
2)
Iman tanpa ujian.
3)
Seperti pengakuan tanpa bukti.
4)
Orang beriman akan diuji.
5)
Untuk bukti kualitas imannya.
B.
Semakin baik iman, semakin berat
ujiannya
Rasulullah ﷺ bersabda:
1)
“Orang paling berat ujiannya
2)
Yaitu para Nabi.
3)
Kemudian orang-orang saleh.
4)
Lalu yang semisalnya.”
(HR. Tirmizi)
1)
Ujian adalah ukuran tingkat iman.
2)
Bukan ukuran nilai seseorang di mata
Allah.
C.
Ujian menghapus dosa dan mengangkat
derajat
1)
Allah tak selalu menghukum lewat
musibah.
2)
Tapi membersihkan:
Rasulullah bersabda,
“Tidaklah seorang mukmin tertimpa
kelelahan, sakit, kesedihan…
Kecuali Allah hapus dosa-dosanya.”
(HR. Bukhari & Muslim)
1)
Orang baik diuji bukan dijatuhkan.
2)
Tapi diangkat derajatnya.
D.
Dunia bukan tempat balasan, tapi
tempat ujian
QS. Al-Furqan (25:20)
وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا إِنَّهُمْ لَيَأْكُلُونَ
الطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِي الْأَسْوَاقِ ۗ وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ
فِتْنَةً أَتَصْبِرُونَ ۗ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيرًا
Dan Kami tidak mengutus
rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di
pasar-pasar. Dan kami jadikan sebagian kamu cobaan bagi sebagian lain. Maukah
kamu bersabar?; dan Tuhanmu Maha Melihat.
Catatan.
1)
“Kami menjadikan sebagian kamu jadi
ujian bagi sebagian lain.”
2)
Keadilan sempurna bukan di dunia.
3)
Tapi di akhirat.
4)
Jika semua orang baik langsung bahagia.
5)
Maka untuk apa surga?
E.
Ujian melatih sifat mulia yang tak
lahir tanpa penderitaan
1)
Tanpa ujian:
2)
Maka:
a.
Tidak lahir sabar
b.
Tidak tumbuh Ikhlas
c.
Tidak terasa tawakal
d.
Tidak kuat syukur
QS. Al-Insyirah (94:5-6)
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
5. Karena sesungguhnya bersama
kesulitan ada kemudahan,
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
6. Sesungguhnya bersama
kesulitan ada kemudahan.
Catatan.
1)
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada
kemudahan.”
F.
Orang baik diuji, agar menjadi teladan
1)
Ujian orang baik tak hanya untuk
dirinya.
2)
Tapi juga:
- Menguatkan orang lain
- Bukti bahwa iman tak sekadar kata
- Menjadi dakwah tanpa lisan
Kesimpulan
1)
Orang baik diuji bukan karena Allah
zalim
2)
Tapi Allah ingin menaikkan derajatnya
3)
Ujian tanda cinta, bukan tanda murka
4)
Berat ujian = potensi besar di sisi
Allah
KENAPA ORANG BAIK MENDAPAT UJIAN BERAT?
Versi Siswa
1.
Ujian tanda Allah sayang
1)
Orang baik diuji tak karena dibenci.
2)
Tapi disayang Allah.
“Apakah manusia mengira akan dibiarkan berkata
‘kami beriman’ tanpa diuji?”
(QS. Al-‘Ankabut: 2)
1)
Iman harus dibuktikan.
2)
Tak hanya diucapkan.
2.
Semakin baik, ujiannya bisa semakin
berat
Rasulullah ﷺ bersabda
Bahwa orang paling berat ujiannya
adalah para nabi, lalu orang-orang saleh.
1)
Artinya: orang baik memang diuji.
2)
Htu hal wajar.
3.
Ujian menghapus dosa
1)
Saat orang baik sakit, sedih, atau
susah:
2)
Allah menghapus dosanya.
3)
Jadi ujian tak selalu hukuman.
4)
Tapi pembersihan.
4.
Dunia tempat ujian, bukan tempat
balasan
1)
Di dunia:
2)
Orang baik bisa susah
3)
Orang jahat bisa senang
4)
Balasan sebenarnya di akhirat, bukan
di dunia.
5.
Ujian membuat orang jadi kuat
1)
Tanpa ujian
2)
Maka orang tidak belajar:
a.
Sabar
b.
Ikhlas
c.
Berdoa
d.
Berserah diri pada Allah
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada
kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah: 6)
6.
Orang baik diuji, agar jadi contoh
1)
Sikap orang baik saat diuji.
2)
Maka bisa:
a.
Menguatkan teman
b.
Menjadi contoh akhlak yang baik
c.
Membuktikan iman itu nyata
KESIMPULAN (MUDAH DIHAFAL)
1)
Orang baik diuji bukan karena salah
2)
Tapi Allah ingin menaikkan derajatnya
3)
Ujian = tanda iman, bukan tanda dibenci
4)
Yang lulus ujian, akan ditempatkan
pada surga mulia yang tinggi.
Sumber
1)
Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.
2)
ChatGPT.
3)
Copilot.
4)
Cici.
5)
Claude.
6)
Grok.
7)
Meta AI



