Wednesday, January 14, 2026

54664. APA SEBABNYA ORANG BAIK DIBERI UJIAN BERAT



APA SEBABNYA ORANG BAIK DIBERI UJIAN BERAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, MM

 

 

 

 

Kenapa ada orang yang baik.

Mendapat ujian berat?

 

Jawaban.

 

1)        Ujian bukan tanda dibenci, tapi  diperhatikan Allah

 

2)        Semakin baik iman, semakin berat ujiannya

 

3)        Ujian menghapus dosa dan mengangkat derajat

 

4)        Dunia bukan tempat balasan, tapi tempat ujian

 

 

5)        Ujian melatih sifat mulia yang hanya lahir dari penderitaan

 

6)        Orang baik diuji agar menjadi teladan

 

 

 

A.       Ujian bukan tanda dibenci, tapi tanda diperhatikan Allah

 

 

QS. Al-‘Ankabut (29:2)


أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

 

Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedangkan mereka tidak diuji lagi?

 

Catatan.

1)        “Apakah manusia mengira mereka akan dibiarkan berkata: ‘Kami beriman’, sedangkan mereka tak diuji?”

 

2)        Iman tanpa ujian.

3)        Seperti pengakuan tanpa bukti.

 

4)        Orang beriman akan diuji.

5)        Untuk bukti kualitas imannya.

 

 

B.       Semakin baik iman, semakin berat ujiannya

 

Rasulullah ﷺ bersabda:

 

1)        “Orang paling berat ujiannya

2)        Yaitu para Nabi.

 

3)        Kemudian orang-orang saleh.

4)        Lalu yang semisalnya.”


(HR. Tirmizi)

 

1)        Ujian adalah ukuran tingkat iman.

2)        Bukan ukuran nilai seseorang di mata Allah.

 

 

C.       Ujian menghapus dosa dan mengangkat derajat

 

1)        Allah tak selalu menghukum lewat musibah.

 

2)        Tapi membersihkan:

 

Rasulullah bersabda,

“Tidaklah seorang mukmin tertimpa kelelahan, sakit, kesedihan…

Kecuali Allah hapus dosa-dosanya.”


(HR. Bukhari & Muslim)

 

1)        Orang baik diuji bukan dijatuhkan.

2)        Tapi diangkat derajatnya.

 

 

D.       Dunia bukan tempat balasan, tapi tempat ujian

 

QS. Al-Furqan (25:20)


وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا إِنَّهُمْ لَيَأْكُلُونَ الطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِي الْأَسْوَاقِ ۗ وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً أَتَصْبِرُونَ ۗ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيرًا

 

 

Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan kami jadikan sebagian kamu cobaan bagi sebagian lain. Maukah kamu bersabar?; dan Tuhanmu Maha Melihat.

 

Catatan.

1)        “Kami menjadikan sebagian kamu jadi ujian bagi sebagian lain.”

 

2)         Keadilan sempurna bukan di dunia.

3)        Tapi di akhirat.

 

4)        Jika semua orang baik langsung bahagia.

5)        Maka untuk apa surga?

 

 

E.       Ujian melatih sifat mulia yang tak lahir tanpa penderitaan

 

1)        Tanpa ujian:

 

2)        Maka:

 

a.        Tidak lahir sabar

b.        Tidak tumbuh Ikhlas

 

c.        Tidak terasa tawakal

d.        Tidak kuat syukur

 

QS. Al-Insyirah (94:5-6)


فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

 

5. Karena sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,

 

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

 

6. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.

 

Catatan.

1)        “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”



 

F.        Orang baik diuji, agar menjadi teladan

 

1)        Ujian orang baik tak hanya untuk dirinya.

 

2)        Tapi juga:

 

  1. Menguatkan orang lain
  2. Bukti bahwa iman tak sekadar kata
  3. Menjadi dakwah tanpa lisan

 

Kesimpulan

1)        Orang baik diuji bukan karena Allah zalim

2)        Tapi Allah ingin menaikkan derajatnya

 

3)        Ujian tanda cinta, bukan tanda murka

4)        Berat ujian = potensi besar di sisi Allah

 

 

KENAPA ORANG BAIK MENDAPAT UJIAN BERAT?

Versi Siswa

 

1.        Ujian tanda Allah sayang

 

1)        Orang baik diuji tak karena dibenci.

2)        Tapi disayang Allah.

 

 “Apakah manusia mengira akan dibiarkan berkata ‘kami beriman’ tanpa diuji?”
(QS. Al-‘Ankabut: 2)

 

1)        Iman harus dibuktikan.

2)        Tak hanya diucapkan.

 

2.        Semakin baik, ujiannya bisa semakin berat

 

 

Rasulullah ﷺ bersabda

Bahwa orang paling berat ujiannya adalah para nabi, lalu orang-orang saleh.

 

1)        Artinya: orang baik memang diuji.

2)        Htu hal wajar.

 

 

3.        Ujian menghapus dosa

 

1)        Saat orang baik sakit, sedih, atau susah:

2)        Allah menghapus dosanya.

 

3)        Jadi ujian tak selalu hukuman.

4)        Tapi pembersihan.

 

 

4.        Dunia tempat ujian, bukan tempat balasan

 

1)        Di dunia:

 

2)        Orang baik bisa susah

3)        Orang jahat bisa senang

 

4)        Balasan sebenarnya di akhirat, bukan di dunia.

 

5.        Ujian membuat orang jadi kuat

 

1)        Tanpa ujian

2)        Maka orang tidak belajar:

 

a.        Sabar

b.        Ikhlas

 

c.        Berdoa

d.        Berserah diri pada Allah

 

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah: 6)

 

6.        Orang baik diuji, agar jadi contoh

 

1)        Sikap orang baik saat diuji.

2)        Maka bisa:

 

a.        Menguatkan teman

b.        Menjadi contoh akhlak yang baik

c.        Membuktikan iman itu nyata

 

KESIMPULAN (MUDAH DIHAFAL)

 

1)        Orang baik diuji bukan karena salah

2)        Tapi Allah ingin menaikkan derajatnya

 

3)        Ujian = tanda iman, bukan tanda dibenci

 

4)        Yang lulus ujian, akan ditempatkan pada surga mulia yang tinggi.

 

 

Sumber

1)        Tafsir Quran Perkata DR M Hatta.

2)        ChatGPT.

 

3)        Copilot.

4)        Cici.

 

5)        Claude.

6)        Grok.

7)        Meta AI

 

 

 

 


0 comments:

Post a Comment