Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, October 3, 2020

5668. KATAKAN ISTRIKU PALING CANTIK

 


KATAKAN: ISTRIKU PALING CANTIK

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

A.  Suami wajib memuji istrinya sendiri, bukan memuji istrinya orang.

 

1.  Katakan: Istriku paling cantik.

2.  Jangan tersinggung.

 

3.  Jangan baper.

4.  Status lama bersemi kembali, bukan CLBK.

 

5.  Istriku cantic, bahkan paling cantik.

6.  Sebagai suami saya akan dengan bangga berkata bahwa istriku cantik.

 

7.  Bahkan istriku paling cantik.

8.  Urusan Anda baper, karena mendengar saya memuji istri saya.

 

9.  Lalu ada orang yang mencak mencak.

 

10.      Dan berkata, "Berarti kamu menuduh istri orang lain jelek".

11.      Maka itu bukan urusan saya.

 

12.      Apalagi saya tidak pernah berkata demikian.

13.      Anda baper, lalu mencak mencak.

 

14.      Karena menduga bahwa saya menjelek-jelekkan istri Anda.

15.      Maka bisa jadi sikap Anda sebenarnya pengakuan terselubung Anda.

 

16.      Bisa jadi selama ini, Anda kurang pede.

17.      Sekian lama memendam penilaian bahwa istri Anda jelek.

 

18.      Tetapi Anda takut untuk mengutarakannya.

19.      Giliran saya bersyukur dengan memuji istri saya sendiri.

20.      Apalagi saya memujinya di rumah sendiri dan bukan di rumah Anda.

21.      Mengapa Anda baper?

 

22.      Mungkinkah Anda mulai lelah memendam perasaan?

23.      Sehingga Anda mendapat kesempatan untuk meluapkannya?

 

24.      Kalau Anda merasa istri Anda cantic.

 

25.      Ya solusinya sangat mudah.

26.      Anda ikut membual dan mengobral pujian saja kepada istri Anda sendiri.

 

27.      Anda juga berkata, "lstriku juga cantik".

28.      Selesai urusan.

 

29.      Jangan malah mengobral tuduhan kepada para tetangga adalah “radikal” dan “intoleran”.

 

 

30.      Tetapi gara gara Anda malah memilih untuk baper dan mencak mencak.

31.      Maka jadinya saya bisa membaca dan menduga suasana hati Anda.

 

32.      Status ini sekedar contoh sederhana tentang aplikasi toleransi dalam bermasyarakat yang realistis.

 

 

Sumber: internet Dr. M. Arifin Badri.

5667. JANGAN MENGOLOK-OLOK WANITA LAIN

 


JANGAN MENGOLOK-OLOK WANITA LAIN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

A.  Wanita jangan mengolok-olok wanita lain.

 

1.  Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 11.

 

      يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

 

 

     Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) mungkin mereka (yang diolok-olok) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita (mengolok-olok) wanita lain (karena) mungkin wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik daripada wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu memanggil dengan gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk setelah beriman dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka  orang-orang yang zalim.

 

 

B.  Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 11.

 

1.  Abu Jubair Ibnu Dhahak menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan orang yang dipanggil dengan nama panggilan tertentu, agar orang itu tidak senang.

 

2.  Kemudian turun ayat 11 ini.

 

 

 

 

2.  Daftar Pustaka

3.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

4.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

5.  Tafsirq.com online.

5666. ABDULLAH BIN UBAY MENGEJEK RASULULLAH

 


ABDULLAH BIN UBAY MENGEJEK RASULULLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

A.  Abdullah bin Ubay, tokoh munafik Madinah mengejek Rasulullah.

 

 

1.  Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 9.

 

 

      وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا ۖ فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَىٰ فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّىٰ تَفِيءَ إِلَىٰ أَمْرِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا ۖ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

 

     Dan jika ada 2 golongan orang mukmin berperang, maka damaikan keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan lain, maka perangi golongan yang berbuat aniaya, sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikan keduanya dengan adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

 

 

B.  Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 9.

 

1.  Anas menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan perdebatan antara 2 orang mukmin.

 

2.  Rasulullah mendatangi Abdullah bin Ubay (tokoh munafik) dengan naik seekor keledai.

 

 

3.  Abdullah bin Ubay berkata,”Enyahlah kamu! Demi Allah aku terganggu bau keledaimu.”

 

4.  Seorang Ansar berkata,”Demi Allah, bau keledai Rasulullah, lebih harum daripada baumu.”

 

5.  Mereka saling mencaci dan terjadi perkelahian.

 

6.  Kemudian turun ayat 9 ini.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

5665. MUNAFIK MADINAH MENGEJEK RASULULLAH

 


MUNAFIK MADINAH MENGEJEK RASULULLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

A.  Abdullah bin Ubay, tokoh munafik Madinah mengejek Rasulullah.

 

 

1.  Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 9.

 

 

      وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا ۖ فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَىٰ فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّىٰ تَفِيءَ إِلَىٰ أَمْرِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا ۖ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

 

     Dan jika ada 2 golongan orang mukmin berperang, maka damaikan keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan lain, maka perangi golongan yang berbuat aniaya, sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikan keduanya dengan adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

 

 

B.  Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 9.

 

1.  Anas menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan perdebatan antara 2 orang mukmin.

 

2.  Rasulullah mendatangi Abdullah bin Ubay (tokoh munafik) dengan naik seekor keledai.

 

 

3.  Abdullah bin Ubay berkata,”Enyahlah kamu! Demi Allah aku terganggu bau keledaimu.”

 

4.  Seorang Ansar berkata,”Demi Allah, bau keledai Rasulullah, lebih harum daripada baumu.”

 

5.  Mereka saling mencaci dan terjadi perkelahian.

 

6.  Kemudian turun ayat 9 ini.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

5664. UMAT ISLAM WAJIB MENDAMAIKAN KONFIK

 


UMAT ISLAM WAJIB MENDAMAIKAN KONFLIK

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

A.  Jika terjadi konflik atau peperangan, maka setiap umat lslam wajib berusaha memdamaikannya.

 

1.  Sesuai dengan kemampuan dan kapasitas  masing-masing.

 

2.  Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 9.

 

 

      وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا ۖ فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَىٰ فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّىٰ تَفِيءَ إِلَىٰ أَمْرِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا ۖ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

 

     Dan jika ada 2 golongan orang mukmin berperang, maka damaikan keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan lain, maka perangi golongan yang berbuat aniaya, sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikan keduanya dengan adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

 

 

B.  Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 9.

 

1.  Anas menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan perdebatan antara 2 orang mukmin.

 

2.  Rasulullah mendatangi Abdullah bin Ubay (tokoh munafik) dengan naik seekor keledai.

 

 

3.  Abdullah bin Ubay berkata,”Enyahlah kamu! Demi Allah aku terganggu bau keledaimu.”

 

4.  Seorang Ansar berkata,”Demi Allah, bau keledai Rasulullah, lebih harum daripada baumu.”

 

5.  Mereka saling mencaci dan terjadi perkelahian.

 

6.  Kemudian turun ayat 9 ini.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

Friday, October 2, 2020

5663. JANGAN TERIAK PANGGIL RASUL DARI LUAR RUMAH

 


JANGAN TERIAK PANGGIL RASUL DARI LUAR RUMAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

A.  Dilarang memanggil Rasulullah dari luar rumah sambil teriak.

 

1.  Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 4.

 

      إِنَّ الَّذِينَ يُنَادُونَكَ مِنْ وَرَاءِ الْحُجُرَاتِ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ

    

      Sesungguhnya orang-orang yang memanggilmu (Muhammad) dari luar kamar (mu) kebanyakan mereka tidak mengerti.

 

2.  Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 5.

 

      وَلَوْ أَنَّهُمْ صَبَرُوا حَتَّىٰ تَخْرُجَ إِلَيْهِمْ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

     

 

      Dan sekiranya mereka bersabar sampai kamu keluar menemui mereka, tentu akan  lebih baik bagi mereka, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

 

B.  Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 4-5.

 

1.  Aqra’ menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan perbuatan dirinya terhadap Rasulullah.

 

2.  Aqra’ memanggil-manggil Rasulullah dari luar rumah.

 

 

3.  Tetapi Rasulullah tidak menjawabnya.

 

4.  Aqra’ berteriak,”Hai Muhammad, keluarlah!”

 

 

5.  Kemudian turun ayat 4 dan 5 ini.

 

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

5662. JANGAN MEMBERI GELAR YANG JELEK

 


JANGAN MEMBERI GELAR YANG JELEK

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

A.  Dilarang memberi gelar yang jelek.

 

 

1.  Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 11.

 

      يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

 

     Hai orang-orang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) mungkin mereka (yang diolok-olok) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita (mengolok-olok) wanita lain (karena) mungkin wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik daripada wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu memanggil dengan gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk setelah beriman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka  orang-orang yang zalim.

 

 

B.  Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 11.

 

1.  Abu Jubair Ibnu Dhahak menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan orang yang dipanggil dengan nama panggilan tertentu, agar orang itu tidak senang.

 

2.  Kemudian turun ayat 11 ini.

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.

5664. ISLAM MELARANG SALING MENGOLOK-OLOK

 


ISLAM MELARANG SALING MENGOLOK-OLOK

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

A.  Dilarang saling mengolok-olok.

 

 

1.  Al-Quran surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 11.

 

      يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

 

     Hai orang-orang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) mungkin mereka (yang diolok-olok) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita (mengolok-olok) wanita lain (karena) mungkin wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik daripada wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu memanggil dengan gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk setelah beriman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka  orang-orang yang zalim.

 

 

B.  Asbabun nuzul (penyebab turunnya) surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat 11.

 

1.  Abu Jubair Ibnu Dhahak menjelaskan ayat ini turun berkenaan dengan orang yang dipanggil dengan nama panggilan tertentu, agar orang itu tidak senang.

 

2.  Kemudian turun ayat 11 ini.

 

 

Daftar Pustaka

1.  Hatta, DR. Ahmad. Tafsir Quran Per Kata, Dilengkapi dengan Asbabun Nuzul dan Terjemah. Penerbit Pustaka Maghfirah, Jakarta 2011.

2.  Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.

3.  Tafsirq.com online.