Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Friday, March 5, 2021

8855. CATATAN ULANG TAHUN CORONA

 


CATATAN ULANG TAHUN CORONA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

*Prasasti Hati

 

Walau telat, saya hendak ikutan memperingati ultah corona.

 

 

Nah, untuk si corona ultah, berikut saya pahatkan lagi pernyataan2 epic dari pejabat negara:

 

 

 

1. “Tapi, ini guyonan bersama Pak Presiden ya.

 

 

Insya Allah ya, Covid-19 tidak masuk ke Indonesia karena setiap hari makan nasi kucing, jadi kebal.”

 

--> entahlah, tiap hari makan nasi kucing kok bangga.

 

 

itu sebenarnya pertanda rakyat itu masih jauh dari sejahtera, Pakde

 

 

 

2. "Saya kadang penasaran, kenapa mereka tidak begitu panik bahkan senyum-senyum saja.

 

 

 Ternyata kata mereka, 'kami daya tahan tubuhnya kuat, staminanya bertambah tiap hari karena minum susu kuda liar'."

 

 

 

--> okay, belum ada hasil riset, dll, mendadak langsung disimpulkan

 

 

 

3. Jika kalung ini dipakai 15 menit, keberadaannya bisa melumpuhkan 42 persen virus corona.

 

 

 

Sedangkan bila dikenakan lebih lama, yakni 30 menit, kalung bisa mematikan 80 persen virus corona dalam tubuh.

 

 

Kami yakin bulan depan (Agustus) bisa dicetak massal.

 

 

 

--> sudah ditungguin, eh, ternyata nggak jadi. kirain bakal diproduksi ratusan juta kalung sakti itu.

 

 

 

4.  "Dari hasil modelling, cuaca Indonesia di ekuator yang panas dan humidity tinggi maka untuk Covid-19 itu enggak kuat."

 

 

 

--> entah, ini dulu pakai hasil modelling siapa, atau jangan2 cuma ngarang doang, nggak ada modelling-nya.

 

 

 

Parah. gimana mau ngambil keputusan, modelling cuaca beginian dia percaya.

 

 

 

5. “Saya kemarin mendapat meme dari Pak Menko itu begini,

 

 

 

 ‘Corona is like your wife.

 

 

In easily you try to control it, then you realize that you can't.

 

 

Then, you learn to live with it’,”

 

 

 

--> entahlah, quote level begini masih bisa keluar dari pejabat

 

 

 

6. 'Karena perizinan di Indonesia berbelit-belit maka virus corona tak bisa masuk.

 

 

 

--> baiklah, perizinan berbelit2 itu ternyata prestasi yg bisa dibanggakan, bisa dijadikan joke

 

 

 

 

7. "Itu namanya menghina itu.

 

 

Wong peralatan kita, makanya kemarin di-fix-kan dengan duta besar Amerika.

 

 

Kita menggunakan dari Amerika.

 

 

Kitnya, kit boleh gunakan dari mana aja, tapi kita gunakan dari Amerika,"

 

 

 

"Ya, Harvard suruh ke sini.

 

 

Saya suruh buka pintunya untuk melihat.

 

 

Tidak ada barang yang ditutupi."

 

 

 

--> entahlah, apakah Harvard betulan datang atau tidak. mungkin Harvard minder.

 

 

 

 

8. "Yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar.

 

 

Dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya,"

 

 

 

--> Siaaaaap!

 

 

 

 

9. "Suruh belajar sini dululah Bloomberg itu,"

 

 

 

 

--> lama2, semua negara, institusi, lembaga akan belajar ke Indonesia pada akhirnya.

 

 

 

 

10. “Jangan takut sama virus Covid-19 kalau Anda tetap bugar dan sehat.

 

 

Virus apa pun tak akan mendatangi Anda kalau rajin berolahraga,”

 

 

 

 

--> okay, bos. tapi ngomong2 ini riset dari mana?

 

 

atau cuma perasaanmu saja?

 

 

karena Ronaldo sj kena corona.

 

 

 

 

11. "Kalau tidak (ada temuan virus corona) ya justru disyukuri, bukan dipertanyakan.

 

 

 

Itu yang saya tak habis mengerti, kita justru harus bersyukur Yang Maha Kuasa masih memberkahi kita,"

 

 

 

--> tuh, yang masih brisik. kalian benar2 tidak bersyukur

 

 

 

 

12. "Insentif untuk wisatawan mancanegara ini pemerintah memberikan alokasi tambahan sebesar Rp 298,5 miliar.

 

 

 

Terdiri atas alokasi untuk airlines dan (travel) agent diberikan diskon khusus ataupun semacam insentif totalnya Rp 98,5 miliar.

 

 

 

 

Kemudian ada untuk anggaran promosi Rp 103 miliar.

 

 

 

Dan juga untuk kegiatan turisme sebesar Rp 25 miliar.

 

 

 

Dan (media relation) dan influencer sebanyak Rp 72 miliar,"

 

 

 

 

--> NGERI!! Influencer dialokasikan 72 milyar. akhir Februari 2020 saat dunia sedang siaga habis2an menghadapi corona.

 

 

 

Entahlah, pejabat itu kalau bicara mikir dulu, atau asal mangap saja.

 

 

 

 

Demikianlah prasasti ini.

 

 

 

 

Hampir semua negara memang bingung menghadapi corona ini.

 

 

 

Saking bingungnya China sudah kembali melesat perekonomiannya.

 

 

 

Selandia Baru, dan negara2 lain masih bingung.

 

 

 

Anak2 mereka semua masih sekolah online, dll, di Wuhan misalnya, Imlek barusan masih kayak kota hantu. Eh?

 

 

 

 

Entahlah.

 

 

Kalau kita disuruh belajar dari LN strategi pengatasan pandemi, nanti malah ngomel lagi.

 

 

 

Cincai sajalah.

 

 

Besok2, insya Allah, pandemi akan berakhir.

 

 

Ada atau tidak ada pemerintah, sama saja.

 

 

Sesimpel itu.

 

 

(Sumber Tere Liye)

8854. ORANG YANG TAK BERHAK MENERIMA ZAKAT

 


ORANG YANG TAK BERHAK MENERIMA ZAKAT

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

 

 

 

Kata “zakat” menurut KBBI V dapat diartikan:

 

 

1.      Jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya) menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh syarak.

 

 

 

2.      Salah satu rukun Islam mengatur harta yang wajib dikeluarkan kepada mustahik (orang yang berhak).

 

 

 

 

 Zakat menurut istilah agama Islam adalah kadar harta tertentu yang diberikan kepada yang berhak menerimanya dengan beberapa syarat. 

 

 

 

Zakat adalah salah satu rukun Islam.

 

 

 

Zakat hukumnya “fardu ain” (kewajiban perorangan) bagi orang yang memenuhi syaratnya.

 

 

 

ADA 5 KELOMPOK YANG TAK BERHAK MENERIMA ZAKAT.

 

 

1.   Orang kaya.

 

Yaitu orang yang punya harta kekayaan atau punya usaha dan penghasilan yang mencukupi untuk kebutuhan sendiri dan orang yang dalam tanggungannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

2.   Seorang budak.

 

 

Budak tidak berhak menerima zakat karena telah mendapatkan nafkah dari tuannya.

 

 

3.   Keturunan Nabi Muhammad.

 

Keturunan Rasulullah tidak berhak menerima zakat.

 

 

 

4.   Orang yang berada dalam tanggungan orang yang berzakat.

 

 

Yaitu orang yang wajib mengeluarkan zakat dilarang memberi zakatnya kepada orang yang berada dalam tanggungannya.

 

 

 

5.   Bukan orang Islam.

 

 

Orang yang tak beragama Islam  tidak berhak menerima zakat.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

1.      Rasjid, Sulaiman. Fikih Islam (Hukum Fikih Lengkap).  Penerbit Sinar Baru Algensindo. Cetakan ke-80, Bandung. 2017.

2.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

3.      Tafsirq.com online

8853. SALAT IBADAH HIDUP DAN MATI HANYA UNTUK ALLAH

 


SALAT IBADAH HIDUP DAN MATI HANYA UNTUK ALLAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

 

 

Keesaan Allah dalam sifat, zat, dan perbuatan adalah hal yang harus diketahui dan diyakini oleh umat Islam.

 

 

 

 

Keesaan dalam beribadah kepada Allah adalah wujud dari tiga makna keesaan terdahulu.

 

 

 

 

Ibadah itu beraneka ragam dan bertingkat-tingkat.

 

 

 

 

Salah satu ibadah paling jelas adalah amalan tertentu yang ditetapkan cara dan kadarnya langsung oleh Allah  melalui Nabi Muhammad.

 

 

 

Yang populer dengan istilah ibadah “mahdhah” (ritual).

 

 

 

Ibadah dalam pengertian umum adalah ibadah yang mencakup segala macam kegiatan yang dilakukan hanya karena Allah.

 

 

 

Mengesakan Allah dalam beribadah, menuntut manusia melaku segala sesuatu karena Allah.

 

 

 

Artinya segala sesuatu dan semua bentuk kegiatan berupa ibadah “mahdhah” (ritual) yang murni.

 

 

 

 

Dan kegiatan lainnya dikerjakan hanya murni karena Allah.

 

 

 

Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 162.

 

 

 

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

     

 

 

 

Katakan: “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah Tuhan Semesta Alam”.

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

 

1.      Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.      Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.      Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.      Tafsirq.com online.

 

8852. MEMAHAMI KEESAAN DALAM BERIBADAH

 


MEMAHAMI KEESAAN BERIBADAH

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

 

 

 

 

 

Keesaan Allah dalam sifat, zat, dan perbuatan adalah hal yang harus diketahui dan diyakini oleh umat Islam.

 

 

 

 

Keesaan dalam beribadah kepada Allah adalah wujud dari tiga makna keesaan terdahulu.

 

 

 

 

Ibadah itu beraneka ragam dan bertingkat-tingkat.

 

 

 

 

Salah satu ibadah paling jelas adalah amalan tertentu yang ditetapkan cara dan kadarnya langsung oleh Allah  melalui Nabi Muhammad.

 

 

 

Yang populer dengan istilah ibadah “mahdhah” (ritual).

 

 

 

Ibadah dalam pengertian umum adalah ibadah yang mencakup segala macam kegiatan yang dilakukan hanya karena Allah.

 

 

 

Mengesakan Allah dalam beribadah, menuntut manusia melaku segala sesuatu karena Allah.

 

 

 

Artinya segala sesuatu dan semua bentuk kegiatan berupa ibadah “mahdhah” (ritual) yang murni.

 

 

 

 

Dan kegiatan lainnya dikerjakan hanya murni karena Allah.

 

 

 

Al-Quran surah Al-An’am (surah ke-6) ayat 162.

 

 

 

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

     

 

 

 

Katakan: “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah Tuhan Semesta Alam”.

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

 

1.      Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.  

2.      Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.

3.      Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.

4.      Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2

5.      Tafsirq.com online.