Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Saturday, May 7, 2022

13128. CARA MINUM DI SURGA MENURUT AL QURAN

 

 




 

CARA MINUM DI SURGA MENURUT AL-QURAN

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Al-Quran menceritakan 3 cara minum penghuni surga.

 1.      Mengambil minuman sendiri.

 2.      Dilayani dengan diberi minuman.

 3.      Allah memberi memberi minuman.

  

KELAK DI SURGA DAPAT APA

 Orang non-muslim bertanya,

 

“Orang lslam kelak di surga akan mendapat apa?”

 

 

“Minum-minum,” jawab orang muslim.

 PESTA MODEL 1.

  

PESTANYA ORANG KAYA TAMUNYA AMBIL MINUMAN SENDIRI

  

Misalnya, ada acara istimewa yang dihadiri banyak orang.

  

Tuan rumahnya tak mampu menyiapkan banyak piring, sendok, gelas, dan sejenisnya.

  

Ruang tamu tidak cukup menampung banyak orang.

 

Tempat pertemuan untuk banyak orang dipindah ke ruang belakang yang luas.

  

Tuan rumah menyewa meja, kursi, alat makan, minum,  dan sejenisnya.

 

Disiapkan tempat minuman besar berisi minuman, sehingga para tamu bisa menuangnya sendiri.

  

Artinya pesta yang tamunya mengambil keperluan minumannya sendiri.

  

PESTA MODEL 2.

 PESTANYA ORANG SANGAT KAYA ADA PETUGAS BERKELILING  MEMBERI MINUMAN KEPADA PARA TAMU.

 

 

 

PESTA MODEL 3.

 PESTANYA ORANG ISTIMEWA TUAN RUMAH LANGSUNG MENUANGKAN MINUMAN KEPADA PARA TAMUNYA.

 

Al-Quran surah Al-Insan berkisah cara minum di surga dengan 3 model di atas.

  

MODEL KE-1 AMBIL MINUMAN SENDIRI

  

Al-Quran surah Al-Insan (surah ke-76) ayat 5.

  

إِنَّ الْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِنْ كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًا

  

Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur.

 

 Ayat di atas memberi kesan orangnya mengambil minuman sendiri dari tempat yang disiapkan.

 

 MODEL KE-2 MINUMNYA DILAYANI

  

Al-Quran surah Al-Insan (surah ke-76) ayat 17.

  

وَيُسْقَوْنَ فِيهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنْجَبِيلًا

 

Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.

 

Ayat di atas memberi kesan orangnya TIDAK MENGAMBIL MINUMAN, TAPI DILAYANI DENGAN DIBERI MINUMAN.

  

Orientalis berpendapat karena orang Arab hidupnya di padang pasir, maka di surga yang dibicarakan Al-Quran adalah minum-minum.

  

Orientalis berpendapat bahwa Al-Quran adalah primitif.

 
Padahal pada zaman modern ini orang berkumpul pasti ada acara minum-minum.

  

MODEL KE-3 ALLAH MELAYANI MEMBERI MINUM

 

 

 

Al-Quran surah Al-Insan (surah ke-76) ayat 21.

  

عَالِيَهُمْ ثِيَابُ سُنْدُسٍ خُضْرٌ وَإِسْتَبْرَقٌ ۖ وَحُلُّوا أَسَاوِرَ مِنْ فِضَّةٍ وَسَقَاهُمْ رَبُّهُمْ شَرَابًا طَهُورًا

  

Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberi mereka minuman yang bersih.

  

 (Sumber Nouman Ali Khan)

 

 

Friday, May 6, 2022

13127. PERBEDAAN KOPIAH PECI DAN SONGKOK

 

 





 

PERBEDAAN KOPIAH PECI DAN SONGKOK

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, MM

 

 

 

Masyarakat Indonesia akrab dengan penutup kepala, berupa:

 

1.        Peci.

2.        Kopiah.

3.        Songkok.

 

Yaitu 3 jenis topi penutup kepala.

Bagi pria.

 

Meskipun fungsinya sama.

 

Tapi 3 jenis topi ini punya sejarah berbeda.

 

1.Kopiah.

 

Istilah “kopiah” diambil dari kata Arab.

Yaitu  keffieh’, ‘kaffiyeh’, atau ‘kufiya’.

 

Tapi bentuk fisik kaffiyeh.
berbeda dengan kopiah.

Yang biasa kita lihat. 

 

Kaffiyeh dibuat dari kain katun segi 4.

Yang ditangkupkan di atas kepala.

 

Biasanya, pola kain kaffiyeh.

Berbentuk kotak-kotak kecil.

Seperti jala ikan. 

 

Kopiah biasanya berwarna hitam.

Berbentuk lonjong.

Dan 2 ujungnya pipih.

 

Bagian luar kopiah.

Dibuat dari bahan beludru lembut.

 

2.        Peci.

 

Istilah peci dikenal sejak penjajahan Belanda.

 

Zaman itu disebut ‘petje’.

 

Yaitu kata ‘pet’ diberi imbuhan ‘-je’ atau ‘tje’ .

 

Makna harfiahnya ‘kecil’.

 

Peci biasanya berbentuk bulat.

 

Berbeda dengan kopiah.

Yang berbentuk lonjong.

 

Motif dan kreasi peci lebih beragam.

Daripada kopiah.

 

3.        Songkok.

 

Songkok dalam bahasa Inggris disebut ‘skull cap’.

 

Skull artinya batok kepala.

Cap artinya topi. 

 

Skull cap berbentuk setengah lingkaran.

Dan menutupi bagian ubun-ubun kepala.

 

 

Wilayah Indonesia pernah dijajah Inggris.

 

Istilah ‘skull cap’.

Berubah lafal.

 

Dari bunyi ‘skol-kep’ menjadi ‘song-kep’.

Akhirnya menjadi ‘song-kok’.

 

Istilah songkok popular.

Pada zaman Presiden Soekarno.

 

Tapi songkok jarang dipakai.

Orang lebih sering menyebut peci.

 

 

(Sumber Tempo)

13126. SIKAP APATHE KERJAKAN TERBAIK APA PUN HASILNYA TAK MENYESAL

 

 






 

SIKAP APATHE KERJAKAN YANG TERBAIK APA PUN HASILNYA TAK MENYESAL

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Kata “apatis” (menurut KBBI) bisa diartikan:

 

1.        Acuh tak acuh.

2.        Tak peduli.

3.        Masa bodoh.

 

Kata “apathe” asalnya bermakna:

 

1.        Orang bijaksana saat memanah.

 

Dia melepaskan anak panah dari busurnya.

Tapi dia tak peduli hasilnya.

 

Apa pun hasilnya.

Apakah tepat sasaran atau tidak.

 

Yang penting dia sudah melakukan yang terbaik saat memanah.

 

2.        Saat seseorang melihat anak akan tenggelam.

 

Dia cepat berusaha menolong anak itu.

Hasilnya dia sukses atau gagal.

 

Dia akan terima risikonya.

Tanpa menyesal dan tak bangga.

 

Juga tak merasa kehilangan rasa bahagianya.

 

Selamat atau tidaknya anak itu.

Bukan hasilnya baik atau jelek.

 

Selama melakukan yang terbaik.

Dan maksimal.

Dia tak akan menyesal.

 

3.        Orang yang sudah melakukan tugasnya.

Dengan cara terbaik dan maksimal.

 

Apa pun hasilnya.

Dia tak akan menyesal.

 

 

Al-Quran surah Al-Asri (surah ke-103) ayat 1-3.

 

وَالْعَصْرِ

إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ

 

Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian.

 

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

 

Kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati agar menaati kebenaran dan saling menasihati agar menetapi kesabaran.

 

 

(Sumber Ngaji Filsafat Dr Fahrudin Faiz)

 

13125. PEMIMPIN DAN PEJABAT HARUS MELUNASI JANJINYA

 





PEMIMPIN DAN PEJABAT WAJIB MELUNASI JANJINYA

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

 

 

Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa.

 

Bahwa haram hukumnya.

Bagi pemimpin, pejabat, dan politisi yang ingkar janji.

 

Fatwa diterbitkan merespon kebimbangan masyarakat.

Tentang janji yang sering diumbar.

Sebelum menjabat.

 

"Janji itu harus dipenuhi.

Jadi hukumnya wajib dipenuhi.

 

Jika janjinya tidak dipenuhi.

Maka dia berdosa," ujar Wakil Ketua MUI, Ma'ruf Amin.

 


(Sumber Viva)