Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Monday, May 6, 2024

33865. PERINTAH SALAT 5 WAKTU DI ALQURAN

 



PERINTAH SALAT WAJIB 5 WAKTU DI AL-QURAN  

Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M

 

 

 

PERINTAH SALAT KEPADA NABI MUSA

 

Al-Quran surah Taha (surah ke-20) ayat 14.

 

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

 

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikan salat untuk mengingat Aku.

  

PERINTAH SALAT KEPADA NABI ISA

 

Al-Quran surah Maryam (surah ke-19) ayat 31.

 

وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا

 

Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup.

 

PERINTAH SALAT KEPADA NABI YAHYA

 Al-Quran surah Ali Imran (surah ke-3) ayat 38-39.

 

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

 

Di sana Zakaria berdoa kepada Tuhannya seraya berkata: "Ya Tuhanku, beri aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa".

  

فَنَادَتْهُ الْمَلَائِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِينَ

 Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedangkan ia tengah berdiri melakukan salat di mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang saleh".

 

NABI ISMAIL BERPESAN KEPADA KELUARGANYA AGAR SALAT

 

Al-Quran surah Maryam (surah ke-19) ayat 55.

 

وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَكَانَ عِنْدَ رَبِّهِ مَرْضِيًّا

 

Dan ia menyuruh ahlinya untuk salat dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridai di sisi Tuhannya.

  

PERINTAH SALAT KEPADA NABI MUHAMMAD

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 2-3.

  

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

 Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.

 

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

 

(Yaitu) orang yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

 

 WAKTU SALAT DALAM AL-QURAN

 

Al-Quran surah An-Nisa (surah ke-4) ayat 103.

 

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

 Maka jika kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian jika kamu telah merasa aman, maka dirikan salat itu (seperti biasa). Sesungguhnya salat adalah fardu yang ditentukan waktunya atas orang beriman.

  

Al-Quran surah Al-lsra (surah ke-17) ayat 78.

 

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

 

 

Dirikan salat dari sesudah matahari tergelincir (Zuhur) sampai gelap malam (Magrib) dan (dirikan pula salat) Subuh. Sesungguhnya salat Subuh disaksikan (oleh malaikat).

  

Al-Quran surah Hud (surah ke-11) ayat 114.

 

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

 

Dan dirikan salat pada kedua tepi siang (pagi dan petang/Subuh dan Asar) dan pada bagian permulaan malam (Magrib). Sesungguhnya perbuatan baik menghapuskan (dosa) perbuatan buruk. Itu peringatan bagi orang yang ingat.

 

Al-Quran surah Ar-Rum (surah ke-30) ayat 17-18.

 

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ

 

Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari (Asar) dan waktu kamu berada di waktu Subuh.

  

وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَعَشِيًّا وَحِينَ تُظْهِرُونَ

 

Dan bagi-Nya segala puji di langit dan di bumi dan di waktu kamu berada pada petang hari (Asar) dan di waktu kamu berada di waktu Zuhur.

 

Al-Quran surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 115.

 

وَلِلَّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ ۚ فَأَيْنَمَا تُوَلُّوا فَثَمَّ وَجْهُ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

 

Dan kepunyaan Allah timur (Masyrik) dan barat (Magrib), maka kemana pun kamu menghadap di situ wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.

  

Al-Quran surah Al-lsra (surah ke-17) ayat 78.

 

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

 

Dirikan salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikan pula salat) Subuh (fajar). Sesungguhnya salat Subuh (fajar) disaksikan (oleh malaikat).

 

Al-Quran surah Al-Asri (surah ke-103) ayat 1-3.

 

وَالْعَصْرِ

 

Demi masa (Asar).

 

إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ

 

Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian.

 

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

 

Kecuali orang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati agar menaati kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran.

  

Al-Quran surah An-Nur (surah ke-24) ayat 58.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالَّذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ۚ مِنْ قَبْلِ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُمْ مِنَ الظَّهِيرَةِ وَمِنْ بَعْدِ صَلَاةِ الْعِشَاءِ ۚ ثَلَاثُ عَوْرَاتٍ لَكُمْ ۚ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌ بَعْدَهُنَّ ۚ طَوَّافُونَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

 Hai orang-orang beriman, hendaklah para budak (pria daan wanita) yang kamu miliki, dan orang belum balig di antara kamu, minta izin kepada kamu 3 kali (dalam 1 hari) yaitu: sebelum salat Subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah salat Isya. (Itu) 3 aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (3 waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebagian kamu (ada keperluan) kepada sebagian (yang lain). Demikian Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

  

Ada 5 waktu salat wajib dalam 1 hari 1 malam, yaitu:

 

1)                Subuh.

2)                Zuhur.

3)                Asar.

 

4)                Magrib.

5)                Isya.

 

(Sumber Ustaz Adi Hidayat)

 

33864. QARUN KAYA MERASA HASIL ILMUNYA DINILAI KAFIR

 


QARUN KAYA MERASA HASIL ILMUNYA DINILAI KAFIR

Oleh: Drs. HM. Yusron Hadi, M.M.



 

Syukur (menurut KBBI V)

Yaitu rasa terima kasih kepada Allah.

 

Bersyukur artinya berterima kasih.

Atau mengucapkan syukur.


Ada 3 cara mensyukuri nikmat Allah.

Yaitu dengan:

 

1)        Hati.

2)        Lidah.

3)        Perbuatan.

1.        Bersyukur dengan hati. 

 

Sadar bahwa semua nikmat yang diterima.

Anugerah dari Allah.

 

Bersyukur dengan hati.

Mengantarkan  manusia .

 

Menerima nikmat Ikhlas penuh.

Tak menggerutu.

Tak keberatan sedikit pun.

 

Sadari betapa besar kasih sayang Allah.

Sehingga terlontar dari lidahnya.

Ucapan pujian pada Allah. 

 

Al-Quran surah Al-Qasas (surah ke-28) ayat 76-82.


۞ إِنَّ قَارُونَ كَانَ مِنْ قَوْمِ مُوسَىٰ فَبَغَىٰ عَلَيْهِمْ ۖ وَآتَيْنَاهُ مِنَ الْكُنُوزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهُ لَتَنُوءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِي الْقُوَّةِ إِذْ قَالَ لَهُ قَوْمُهُ لَا تَفْرَحْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ

 

Sesungguhnya Qarun termasuk kaum Musa, maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami anugerahkan padanya harta yang kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata padanya: "Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak suka orang terlalu membanggakan diri".

 

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

 

Dan cari pada apa yang telah dianugerahkan Allah padamu (bahagia) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) seperti Allah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tak suka orang berbuat kerusakan.

 

قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَىٰ عِلْمٍ عِنْدِي ۚ أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَهْلَكَ مِنْ قَبْلِهِ مِنَ الْقُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَأَكْثَرُ جَمْعًا ۚ وَلَا يُسْأَلُ عَنْ ذُنُوبِهِمُ الْمُجْرِمُونَ

 

Qarun berkata: "Sesungguhnya aku diberi harta, karena ilmuku". Dan apakah ia tidak tahu, bahwa Allah sungguh membinasakan umat sebelumnya yang lebih kuat darinya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tak perlu ditanya kepada orang berdosa, tentang dosa mereka.

 

فَخَرَجَ عَلَىٰ قَوْمِهِ فِي زِينَتِهِ ۖ قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا يَا لَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

 

Maka Qarun keluar pada kaumnya dengan megah. Berkata orang yang ingin kehidupan dunia: "Semoga kita punya harta seperti  diberikan pada Qarun; sesungguhnya ia benar punya keberuntungan besar".

 

وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللَّهِ خَيْرٌ لِمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الصَّابِرُونَ

 

Berkata orang yang dianugerahi ilmu: "Kecelakaan besar bagimu, pahala Allah lebih baik bagi orang beriman dan beramal saleh, dan tidak diperoleh pahala, kecuali oleh orang yang sabar".


فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَ فَمَا كَانَ لَهُ مِنْ فِئَةٍ يَنْصُرُونَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِينَ

Maka Kami benamkan Qarun beserta rumahnya dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golongan pun yang menolongnya terhadap azab Allah. Dan ia tak termasuk orang (yang dapat) membela (dirinya).

 

وَأَصْبَحَ الَّذِينَ تَمَنَّوْا مَكَانَهُ بِالْأَمْسِ يَقُولُونَ وَيْكَأَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ ۖ لَوْلَا أَنْ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا ۖ وَيْكَأَنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ

 

Dan orang yang kemarin ingin kedudukan Karun, berkata: "Aduhai, benar Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hambanya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benar, tidak beruntung orang yang ingkar (nikmat Allah)".

 

Qarun sukses jadi konglomerat kaya raya.

Hasil dia cerdas.

 

Al-Quran menlai sebagai kafir.

Tak mensyukuri nikmat Allah.

 

Orang bersyukur dengan hatinya.

Pada saat ditimpa musibah.

 

Dia tetap bersyukur.

Masih memuji Allah.

 

Dia bayangkan bencana dialaminya.

Pasti lebih kecil.

 

Daripada musibah lain.

Yang  dapat  terjadi.

Dia tetap bersyukur .

Dengan ucapan  “untung”.

 

Dan merasa  lega.

Sebab musibah lebih ringan.

Daripada yang mungkin terjadi.


 Orang itu “tersungkur”.

Melakukan “sujud syukur”.

 

Wujud syukur  dengan  hati.

Pikiran sadar betapa besar

Nikmat Allah selama ini. 

 

2.        Bersyukur dengan lidah.

 

Mengakui dengan ucapan.

Bahwa semua sumber nikmat.

Berasal dari Allah.

 

Sambil memuji Allah.

Dengan ucapan “Alhamdulillah”.

“Segala puji bagi Allah”.


Segala puji  kepada  Allah.

Saat memuji orang.

Karena baik atau cantik.

 

Pujian kepada Allah.

Sebab kecantikan dan kebaikan.

Bersumber dari Allah.

 

3.        Bersyukur dengan perbuatan.

Nabi  Daud dan putranya, Nabi Sulaiman.

Dapat nikmat sangat banyak.

 

Allah perintahkan pada  mereka.

 Untuk bekerja.

Sebagai tanda syukur.

 

 Al-Quran surah Saba (surah ke-34) ayat 13.

 

يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍ ۚ اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ
    

Para jin membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari Gedung tinggi, patung dan piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba Ku yang berterima kasih”.

Bekerja yaitu pakai nikmat yang diterima.

Sesuai tujuan pemberian. 


Al-Quran surah Ibrahim (surah ke-14) ayat 7.

 

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
   
 Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) padamu, dan jika kamu ingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

 

Redaksi Al-Quran (14:7).

Jika orang “bersyukur”.

 

Maka janji Allah

Jelas dan tegas.

 

Tapi akibat “kufur”.

Hanya diberi isyarat

Siksaan Allah sangat pedih.

 


  Daftar Pustaka
1. Shihab, M.Quraish. Lentera Hati. Kisah dan Hikmah Kehidupan. Penerbit Mizan, 1994.   
2. Shihab, M. Quraish Shihab. Wawasan Al-Quran. Tafsir Maudhui atas Perbagai Persoalan Umat. Penerbit Mizan, 2009.
3. Shihab, M.Quraish. E-book Membumikan Al-Quran.
4. Al-Quran Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2
5. Tafsirq.com online.