BEDANYA 4 KITAB SUCI DAN SUHUF DI
QURAN
Oleh:
Drs HM Yusron Hadi, MM
Menurut Al-Qur'an
Allah turunkan 4 kitab suci utama
Disebutkan jelas.
Yaitu kitab:
1)
Taurat.
2)
Zabur.
3)
Injil
4)
Al-Quran
Al-Qur’an juga sebut
Adanya suhuf (lembaran wahyu)
Misalnya:
1)
Suhuf Nabi Ibrahim
2)
Suhuf Nabi Musa
3)
QS. Al-A’la: 18–19.
Jadi kalau diringkas:
1)
Kitab besar
Disebut jelas: 4 kitab.
2)
Ditambah suhuf (lembaran wahyu)
Jumlahnya tak dirinci Al-Qur’an
Daftar 4 Kitab Suci di Al-Qur’an
1️⃣ Taurat
1)
Untuk Nabi Musa
QS. Al-Ma’idah (5:44).
إِنَّا أَنْزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا
هُدًى وَنُورٌ ۚ يَحْكُمُ بِهَا النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُوا لِلَّذِينَ
هَادُوا وَالرَّبَّانِيُّونَ وَالْأَحْبَارُ بِمَا اسْتُحْفِظُوا مِنْ كِتَابِ
اللَّهِ وَكَانُوا عَلَيْهِ شُهَدَاءَ ۚ فَلَا تَخْشَوُا النَّاسَ وَاخْشَوْنِ
وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا ۚ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا
أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada)
petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang
Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang alim mereka
dan pendeta mereka, sebab mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan
mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu jangan kamu takut kepada manusia,
(tapi) takutlah kepada-Ku. Dan jangan kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga sedikit.
Barangsiapa tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu
orang yang kafir.
2️⃣ Zabur
1)
Untuk Nabi Dawud
QS. An-Nisa (4:163)
۞ إِنَّا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَىٰ نُوحٍ وَالنَّبِيِّينَ
مِنْ بَعْدِهِ ۚ وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ
وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَعِيسَىٰ وَأَيُّوبَ وَيُونُسَ وَهَارُونَ
وَسُلَيْمَانَ ۚ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُورًا
Sesungguhnya Kami telah
memberikan wahyu kepadamu seperti Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan
nabi-nabi yang kemudian, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim,
Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, Isa, Ayub, Yunus, Harun dan Sulaiman.
Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.
3️⃣ Injil
1)
Diturunkan kepada Nabi Isa
QS. Al-Ma’idah (5:46)
وَقَفَّيْنَا عَلَىٰ آثَارِهِمْ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ
يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ ۖ وَآتَيْنَاهُ الْإِنْجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ
وَمُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً
لِلْمُتَّقِينَ
Dan Kami iringkan jejak
mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab sebelumnya,
yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedangkan di dalamnya
(ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab sebelumnya,
yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang
yang bertakwa.
4️⃣ Al-Qur’an
1)
Diturunkan kepada Nabi Muhammad
2)
Penyempurna dan penutup kitab
sebelumnya.
1️⃣ Al-Qur’an
diturunkan kepada Nabi Muhammad
2️⃣ Pembenar dan penyempurna kitab sebelumnya
QS. Al-Baqarah: 185
“Bulan Ramadan adalah bulan yang di
dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia…”
1)
Ayat ini tegaskan
2)
Al-Qur’an sebagai petunjuk (hudā).
QS. An-Nahl: 102
“Katakanlah: Ruhul Qudus (Jibril)
menurunkannya dari Tuhanmu dengan kebenaran…”
1)
Al-Qur’an turun melalui Malaikat
Jibril kepada Nabi Muhammad ﷺ.
QS. Al-Ma’idah: 48
“Dan Kami telah menurunkan Kitab
(Al-Qur’an) kepadamu dengan membawa kebenaran, membenarkan kitab-kitab yang
sebelumnya dan sebagai penjaga (muhaymin) terhadapnya…”
1)
Kata “Muhaimin”
2)
Artinya:
a.
Pengawas
b.
Penjaga
c.
Penyempurna
d.
Pelurus jika ada penyimpangan
Al-Qur’an
1)
Wahyu terakhir diturunkan pada Nabi
Muhammad
2)
Tak meniadakan Taurat dan Injil.
3)
Al-Quran:
a.
Membenarkan ajaran tauhidnya
b.
Meluruskan penyimpangan
c.
Menyempurnakan syariat
d.
Pedoman final bagi umat manusia
Kesimpulan
Versi Al-Qur’an:
1)
Allah turunkan 4 kitab suci utama.
2)
Beberapa suhuf pada nabi terdahulu.
1️⃣ Apa Bedanya Kitab dan Suhuf?
1)
Kitab
a.
Wahyu lebih lengkap
b.
Berisi syariat (aturan hidup)
c.
Diturunkan kepada rasul besar
d.
Membentuk peradaban umat
2)
Contohnya:
a.
Taurat
b.
Zabur
c.
Injil
d.
Al-Qur’an
3)
Kitab = sistem ajaran komprehensif.
Suhuf
1)
Secara bahasa: lembaran-lembaran
2)
Wahyu yang lebih ringkas
3)
Biasanya berisi nasihat, tauhid, dan
prinsip moral
4)
QS. Al-A’la: 18–19
5)
Suhuf Nabi Ibrahim dan Musa.
2️⃣ Mengapa Hanya Al-Qur’an yang Dijaga Keasliannya?
QS. Al-Hijr: 9.
Allah berjanji menjaga Al-Qur’an.
Mengapa?
1.
Karena Quran wahyu terakhir
1)
Nabi Muhammad nabi terakhir.
2)
Tidak ada nabi setelahnya.
3)
Artinya:
a.
Tidak ada kitab baru.
b.
Untuk koreksi jika terjadi perubahan.
c.
Wahyu terakhir harus dijaga.
2.
Kitab Sebelumnya Bersifat Lokal &
Temporal
1)
Taurat untuk Bani Israil
2)
Injil untuk Bani Israil
3)
Berlaku dalam konteks zaman tertentu
4)
Al-Qur’an:
a.
Bagi seluruh manusia sepanjang zaman.
b.
Maka harus terjaga keasliannya.
3.
Logika Sederhana
1)
Jika buku panduan terakhir
2)
Bagi seluruh umat manusia rusak.
3)
Maka manusia hilang pedoman.
1)
Maka secara logis:
2)
Wahyu terakhir harus dijaga.
3️⃣ Hubungan Kitab dengan Agama Sekarang
1)
Islam ajarkan:
a.
Taurat → ajaran Yahudi
b.
Injil → ajaran Nasrani
c.
Al-Qur’an → penyempurna dan korektor
2)
Menurut perspektif Islam:
a.
Ajaran tauhid awalnya murni
b.
Dalam Sejarah
c.
Terjadi perubahan.
d.
Penafsiran manusia
3)
Al-Qur’an disebut:
a.
Pembenar kitab sebelumnya
b.
Pengoreksi penyimpangan
c.
Penyempurna ajaran tauhid
Kesimpulan
1)
Kitab = wahyu besar dan sistem lengkap
2)
Suhuf = lembaran wahyu lebih ringkas
3)
Al-Qur’an dijaga karena:
a.
Wahyu terakhir
b.
Untuk seluruh manusia
c.
Tak ada nabi setelahnya
4)
Hubungan agama sekarang:
a.
Islam akui agama samawi.
b.
Al-Qur’an versi terjaga dan final.
Sumber
1) Tafsir
Quran Perkata DR M Hatta.
2) Tafsirq.com
3) ChatGPT



.jpeg)