SEJARAH NABI MUHAMMAD
(Seri ke-9)
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

A. Rasulullah
berumur 53 tahun.
1. Pada
musim haji, lebih dari 70 penduduk Madinah mengerjakan manasik haji di Mekah.
1) Mereka
membawa rombongan haji dari kaumnya yang masih musyrik.
2) Kaum
muslim Madinah selalu bertanya-tanya sampai kapan mereka membiarkan Rasulullah berkeliling,
diusir dan dilanda ketakutan di gunung-gunung Mekah.
3) Kaum
muslim Bani Aus dan Khazraj menyatakan setia kepada Rasulullah dengan Baiat
Aqabah ke-2.
4) Kaum
pria baiat berjabat tangan dengan Rasulullah dan yang wanita dibaiat dengan
perkataan.
2. Permulaan
hijrah dari Mekah ke Madinah.
1) Abu Salamah
adalah orang pertama yang hijrah dari Mekah ke Madinah.
2) Kemudian
Shuhaib, Umar bin Khattab, dan lainnya ikut hijrah dari Mekah ke Madinah.
3. Para
pemimpin Quraisy rapat di Darun Najwah.
1) Pemimpin
Quraisy mengetahui para sahabat Rasulullah meninggalkan Mekah ke Madinah bergabung
dengan kaum Aus dan Khazraj.
2) Pemimpin
Quraisy gelisah karena Madinah sangat penting dalam jalur perdagangan mereka.
3) Pemimpin
Quraisy sepakat membentuk regu pembunuh beranggota pemuda dari tiap kabilah,
sehingga Bani Abdi Manaf tidak sanggup membalasnya.
4. Rasulullah
hijrah dari Mekah ke Madinah.
1) Rumah
Rasulullah dikepung oleh regu pembunuh.
2) Abu Jahal
sangat yakin rencana membunuh Rasulullah akan berjalan lancar.
3) Pada
tengah malam, Rasulullah keluar rumah sambil menggenggam pasir dan menaburkan ke
arah regu pembunuh.
4) Ali bin
Abi Thalib menempati tidur Rasulullah dengan berselimut mantel hijau.
5) Rasulullah
mengajak Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur di atas gunung Jabal Tsur (sekitar 7
km di selatan Kakbah).
6) Rasulullah
yakin kaum Quraisy akan mengejarnya ke arah utara (ke Madinah), sehingga beliau
bersembunyi ke arah selatan.
5. Rasulullah
dan Abu Bakar tinggal di Gua Tsur Selama 3 malam.
1) Pada
malam hari, Abdullah bin Abu Bakar secara sembunyi ikut berada di sekitar Gua
Tsur.
2) Pada
siang harinya, Abdullah bin Abu Bakar sudah berada di rumahnya di Mekah.
3) Pada
petang hari, Amir bin Furaihah menggembalakan domba-dombanya di sekitar Gua
Tsur untuk diambil susunya.
4) Kemudian
Amir bin Furaihah menggembalakan dombanya untuk menghapus jejak kaki Abdullah
bin Abu Bakar.
5) Pemimpin
Quraisy mengumumkan hadiah 100 ekor unta, bagi orang yang dapat membawa Rasulullah
hidup atau mati.
6) Para
pemburu Rasulullah ada yang sampai di dekat Gua Tsur, tetapi mereka tidak
menemukan beliau.
6. Perjalanan
Rasulullah hijrah dari Mekah ke Madinah.
1) Abdullah
bin Uraiqah (masih kafir) dibayar untuk membawa 2 ekor unta ke Gua Tsur dan
menjadi penunjuk jalan.
2) Asma
binti Abu Bakar menyiapkan bekal untuk perjalanan jauh dari Mekah ke Madinah.
3) Penunjuk
jalan (Abdullah bin Furaihah) mengambil jalan ke selatan ke arah Yaman, berbelok
ke barat menuju Laut Merah, dan berbelok ke utara (ke arah Madinah) melewati
jalan yang jarang dilewati orang.
4) Rasulullah
berjalan tanpa berhenti selama 18 jam, dan pada tengah hari yang sangat terik
beliau isirahat dibalik bayangan batu besar dan tertidur.
5) Suraqah
bin Malik bersenjata lengkap memacu kudanya dengan iming-iming hadiah 100 kor
unta, berhasil mengejar Rasulullah.
6) Setiap
Suraqah bin Malik akan memanah Rasulullah kudanya terjatuh, terjungkal dan debu
beterbangan.
7) Akhirnya,
Suraqah bin Malik minta maaf kepada Rasulullah dan beliau memaafkannya.
8) Suraqah
bin Malik kembali ke Mekah seolah-olah tidak pernah terjadi apa pun.
9) Setelah
7 hari perjalanan mengarungi padang pasir yang sangat luas dan panas, akhirnya
Rasulullah dan Abu Bakar tiba di Quba.
10) Rasulullah
tinggal di rumah Kalsum bin Hadam selama 4 hari.
11) Rasulullah
dan para sahabat Muhajirin dan Ansar bergotong royong membangun Masjid Quba.
12) Masjid
Quba adalah masjid pertama yang dibangun Rasulullah pada tahun ke-1 Hijriah
(622 masehi).
13) Masjid
Quba terletak 5 km di tenggara kota Madinah
14) Al-Quran
surah At-Taubah (surah ke-9) ayat 108.
لَا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا ۚ
لَمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَنْ تَقُومَ فِيهِ
ۚ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَنْ يَتَطَهَّرُوا ۚ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ
Janganlah
kamu salat dalam mesjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya mesjid yang didirikan
atas dasar takwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu bersalat
di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan
Allah menyukai orang-orang yang bersih.
15) Ali bin
Abi Thalib yang masih tinggal di Mekah mengembalikan semua barang yang dititipkan
kepada Rasulullah kepada yang berhak.
16) Ali bin
Abi Thalib ikut hijrah dan bertemu Rasululah di Quba.
17) Setelah
Masjid Quba selesai, Bilal bin Rabah mengumandangkan azan dan ikamah.
18) Rasulullah
mengimami salat berjamaah menghadap ke utara (Ke Baitul Maqdis ) di Palestina.
19) Pada
saat itu, kiblat salat belum menghadap ke arah Kakbah di Mekah.
Daftar
Pustaka
1. Syaikh
Shafiyurrahman Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta.
2006.
2. Ghani,
Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2017.
3. Ghani,
Muhammad Ilyas Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2017.
4. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
5. Tafsirq.com
online.
0 comments:
Post a Comment