SEJARAH NABI MUHAMMAD
(Seri ke-3)
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. Rasulullah berumur 35
tahun.
1) Kaum Quraisy
merenovasi Kakbah.
2) Rasulullah mendamaikan
sengketa para pemimpin Quraisy tentang peletakan Hajar Aswad.
3) Rasulullah meminta
selembar selendang yang ujung-ujungnya dipegang oleh para pemimpin Quraisy.
4) Rasulullah meletakkan
Hajar Aswad di tengah-tengah selendang.
5) Selendang berisi Hajar
Aswad diangkat mendekati Kakbah.
6) Rasulullah mengambil
Hajar Aswad untuk diletakkan di tempatnya.
7) Para pemimpin Quraisy
semua gembira.
2. Rasulullah berumur 37 sampai
39 tahun.
1) Pada bulan Ramadan Rasulullah
menyendiri di Gua Hira di atas Gunung Jabal Nur (sekitar 7 km di utara Kakbah).
2) Rasululah membawa
bekal roti dan air minum.
3. Rasulullah berumur 40
tahun.
1) Malaikat Jibril diutus
Allah menemui Nabi Muhammad.
2) Wahyu pertama turun di
Gua Hira (surah Al-Alaq, surah ke-96).
3) Khadijah mengajak
Rasulullah konsultasi kepada pamannya (Waraqah bin Naufal).
4) Waraqah bin Naufal adalah
seorang pendeta Nasrani yang sudah tua dan buta.
5) Waraqah bin Naufal
berkata yang mendatangi Rasulullah adalah malaikat Jibril seperti yang telah
mendatangi Nabi Musa.
4. Rasulullah berumur 40
sampai 43 tahun.
1) Rasulullah mulai berdakwah
secara sembunyi dan tertutup.
2) Pemeluk Islam pertama
disebut Assabiqunal Awwalun (yang terdahulu dan pertama masuk Islam).
3) Assabiqunal Awwalun
dijamin masuk surga selamanya, berjumlah 40 orang.
4) Orang yang masuk Islam
pada hari pertama dakwah:
a. Khadijah (istri Rasulullah).
b. Zaid bin Haritsah
(pembantu Rasulullah, mantan budak).
c. Ali bin Abi Thalib
(keponakan Rasulullah, masih anak-anak).
d. Abu Bakar (sahabat
Rasulullah).
5) Pada awal Islam
Rasulullah mengerjakan salat 2 kali sehari, yaitu 2 rakaat pagi hari dan 2
rakaat petang hari.
6) Malaikat Jibril
mengajari Rasulullah cara berwudu.
7) Rasulullah dan para
sahabat salat dengan bersembunyi.
5. Rasulullah berumur 43 tahun.
1) Rasulullah berdakwah
secara terbuka.
2) Rasulullah berdiri di
bukit Safa menyampaikan agama Islam kepada kaum Quraisy.
3) Kaum Quraisy mulai
melawan Rasulullah.
4) Pemimpin Quraisy
mengirim utusan kepada Abi Thalib agar Rasulullah berhenti berdakwah, tetapi Abi
Thalib menolknya.
5) Pemimpin Quraisy
menghadang perkembangan agama Islam dengan cara:
a. Mengejek, menghina,
mengolok-olok, dan menertawakan agama yang dibawa oleh Rasulullah.
b. Menjelekkan,
membangkitkan keraguan, dan menyebarkan ajaran yang menolak ajaran lslam.
c. Melawan Al-Quran
dengan dongengan terdahulu agar masyarakat meninggalkan Al-Quran.
d. Menyodorkan berbagai
bentuk proses penawaran dan negosiasi.
e. Pemimpin Quraisy melakukan
berbagai tekanan dan intimidasi.
Daftar
Pustaka
1. Syaikh Shafiyurrahman
Al-Mubarakfury. Sirah Nabawiyah. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 2006.
2. Ghani, Muhammad Ilyas
Abdul. Sejarah Masjid Nabawi. Madinah 2017.
3. Ghani, Muhammad Ilyas
Abdul. Sejarah Mekah. Mekah 2017.
4. Al-Quran Digital,
Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.2.
5. Tafsirq.com
online.
0 comments:
Post a Comment