ATHEIS
SEPARUH ISLAM
Oleh: Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.

1. Dalam
sebuah ceramahnya, Zakir Naik pernah diminta oleh seorang atheis untuk
membuktikan adanya Tuhan.
2. Bukannya
panik, Zakir Naik tiba-tiba justru mengucapkan selamat kepada penanya.
3. Zakir
Naik berkata, “Terimalah ucapan selamat khusus saya untuk Anda.”
4. Zakir Naik
berpendapat bahwa atheis adalah bagian pertama dari syahadat.
5. Yaitu “la ilaha” artinya “tidak ada tuhan”.
6. Jadi, setengah
tugas saya sudah selesai.
7. Yang
tersisa tinggal melanjutkan “illallah” artinya
“selain Allah”.
8. Kalimat
Syahadat adalah “La ilaha illallah, Muhammadar Rasulullah”.
9. Zakir naik
menjelaskan keberadaan wujud Tuhan dengan memakai analogi adanya mesin baru.
1) Misalnya,
terdapat sebuah mesin baru.
2) Tak
seorang pun di dunia ini yang pernah melihat mesin itu.
3) Kemudian
mesin itu diperlihatkan kepada atheis yang tidak percaya adanya Tuhan.
4) Atheis ditanya, “Siapa orang pertama yang
mampu memberi keterangan detail tentang mekanisme mesin ini?”
5) Setelah
berpikir sejenak, si Atheis menjawab, “Pencipta benda ini.”
6) Zakir Naik
menjawab,”Ya benar, adanya mesin yang serba teratur itu karena ada penciptanya.”
7) “Demikian
juga dunia, alam semesta, dan segala seisinya yang serba teratur ini pasti ada penciptanya.”
8) Penciptanya
adalah Tuhan Allah.
10. Al-Quran
surah Az-Zumar (surah ke-39) ayat 5.
خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ
وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ ٱلَّيْلَ عَلَى ٱلنَّهَارِ وَيُكَوِّرُ ٱلنَّهَارَ
عَلَى ٱلَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِى لِأَجَلٍ مُّسَمًّى
ۗ أَلَا هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفَّٰرُ
Dia Allah menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutup malam atas siang dan menutup siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
Dia Allah menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutup malam atas siang dan menutup siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
11. Al-Quran
surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 31.
وَجَعَلْنَا
فِى ٱلْأَرْضِ رَوَٰسِىَ أَن تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَّعَلَّهُمْ
يَهْتَدُونَ
Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
12. Al-Quran
surah An-Naba (surah ke-78) ayat 6-7.
أَلَمْ نَجْعَلِ
ٱلْأَرْضَ مِهَٰدًا
وَٱلْجِبَالَ أَوْتَادًا
Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?
وَٱلْجِبَالَ أَوْتَادًا
Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?
13. Al-Quran
surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 32.
وَجَعَلْنَا
ٱلسَّمَآءَ سَقْفًا مَّحْفُوظًا ۖ وَهُمْ عَنْ ءَايَٰتِهَا مُعْرِضُونَ
Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedangkan mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedangkan mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
14. Al-Quran
surah Al-Baqarah (surah ke-2) ayat 223.
نِسَآؤُكُمْ
حَرْثٌ لَّكُمْ فَأْتُوا۟ حَرْثَكُمْ أَنَّىٰ شِئْتُمْ ۖ وَقَدِّمُوا۟ لِأَنفُسِكُمْ
ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّكُم مُّلَٰقُوهُ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangi tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakan (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahui bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan beri kabar gembira orang-orang yang beriman.
Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangi tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakan (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahui bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan beri kabar gembira orang-orang yang beriman.
15. Al-Quran
surah Al-Anbiya (surah ke-21) ayat 30.
أَوَلَمْ يَرَ
ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَنَّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَٰهُمَا
ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ ٱلْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman?
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman?
Daftar
Pustaka.
1. Zakir naik.
2. Al-Quran
Digital, Versi 3.2. Digital Qur’an Ver 3.
3. Tafsirq.com
online
0 comments:
Post a Comment