KISAH ANIES BASWEDAN
SUKSES INTEGRASI TRANPORTASI
Oleh:
Drs. H. M. Yusron Hadi, M.M.
Salah satu terobosan.
Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta.
Periode 2017-2022.
Yaitu integrasi
transportasi.
Awalnya.
Banyak orang meragukan.
Anies Baswedan.
1)
Mantan rektor .
2)
Mantan Mendikbud.
Aapakh bisa atasi.
Soal transportasi.
Yang ruwet.
Tapi orang cerdas.
Ternyata cepat belajar.
Mantan Direktur
Pelayanan dan Pengembangan PT Transjakarta.
Achmad Izzul Waro katakan.
Soal transportasi.
Jadi momok Pemprov Jakarta.
Karena andalkan
Pajak kendaraan motor.
Sebagai PAD utama.
“Makin besar PAD.
Maka makin macet,”
katanya.
Workshop Relawan Anies.
Tema:
JIS Legacy Anies Baswedan.
Di Mata Rakyat.
Oleh Relagama.
Jumat, 14 Juli 2023.
“Makin banyak pembeli
kendaraan.
Baru atau bekas.
Maka pajak diraih.
Untuk gerakkan
pembangunan.
Tapi timbal baliknya.
Pemerintah harus anggarkan.
Menata trasportasinya,”
jelasnya.
Menurut dia.
Sebelum Anies Baswedan.
Jadi Gubernur DKI
Jakarta.
Jadi PR masalah ruwet.
Yaitu integrasi
transportasi umum.
Tahun 2016.
Baru ada Transjakarta.
Tapi MRT dan LRT
Belum beroparesi.
“Saat Pak Anies jadi
Gubernur.
Transjakarta diintegrasikan.
Dengan operator bus.
Termasuk angkot,”
ungkapnya.
Konsepny.
Yaitu OLE ON TRIP.
Turunan dari OKE OCE.
ONE TICKET ALL TRIP.
Yaitu 1 tiket untuk semua
tujuan.
Maka biaya jadi lebih murah.
“Pak Anies Baswedan.
Punya political knowledge.
Semua dikomunikasikan.
Ketika Pak Anies mulai tugas.
Semua operator protes
hebat.
Saat itu,” katanya.
Pada awal pemerintahan.
Gubernur Jakarta.
Periode 2017-2022.
Anies Baswedan.
Kasus tutup jalan.
Di Tanah Abang.
Makin kencang protes.
Karena banyak angkot.
Yang terganggu.
“Saat rapat.
Di Kantor Gubernur.
Para operator
teriak-teriak.
Mereka memaki direksi
Transjakarta.
Rapat hingga 20 kali,”
kenangnya.
Saat itu.
Semangat yang diusung.
Jakarta jadi kota maju
di dunia.
“Kalau tidak melihat.
Maka tidak percaya.
Maka para:
1)
Operator.
2)
Sopir bus.
3)
Sopir angkot.
Diajak berkunjung kota Seoul.
Di Korea Selatan.
Melihat integrasi
transportasi.
Bahkan ada 70 operator.
Mereka bersatu.
Dalam payung KOTI.
(Korea Transport Institute),” jelasnya.
Setelah dari Seoul.
Para operator bus dan
angkot.
Mau tanda tangan MoU.
Integrasi dengan
Transjakarta.
Perpanjangan Pemprov DKI
Jakarta.
“Pengambil
keputusan.
Paham kebutuhan teknis.
Dikonversi sesuai
kebutuhan.
Hal itu.
Jadi bagian top of mind.
Dengan Bayar 1 kali.
Bisa sampai tujuan.
Tidak perlu ganti
armada,” jelasnya.
Gubernur Anies Baswedan.
Bisa mewujudkan.
Padahal awalnya.
Banyak orang
meragukannya.
“Awalnya tidak ada yang
yakin.
Mas Anies Baswedan.
Mantan Rektor.
Manta Menteri Pendidikan.
Apa bisa Atasi.
Soal teknis
transportasi.
Faktanya bisa.
Bukti lainnya.
Membangun stadion JIS Jakarta.
Yang megah.
Juga bisa,” jelasnya.
“Pasti awalnya kami ragu.
Dengan kolaborasi semua.
Ternyata semuanya.
Bisa tuntas
menyakinkan,” tegasnya.
(sumber kba)
0 comments:
Post a Comment